Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Batang Pungkut Green Beberkan Ketidakbecusan CI di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Conservation International (CI) dinilai tidak becus bekerja di Mandailing Natal.
Dan dana sebesar 20 US dollar yang dikucurkan USAID dan the Walton Family Foundation kepada CI melalui program Sustainanle Landscapes Partnership (LSP) atau Program Kemitraan Pembangunan Berkelanjutan di Madina dianggap menjadi sia-sia.

Meski Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo beberpa waktu lalu berupaya menjelaskan progres programnya di Madina, tetap dinilai tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan publik Madina.

Dalam publikasinya, Primatmojo menyatakan bahwa salah satu program yang berhasil adalah workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis bersama dengan pemkab Madina. Disusul acara diskusi fokus hutan melibatkan petani. Kemudian program pelatihan menyadap pohon karet kepada petani.

Ketiga item program CI tersebut, menurut Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation, Syafaruddin, Kamis (30/1/2014) adalah program gagal.

“Sebenarnya CI telah menunjukkan arogansinya kepada Pemkab Madina. Dan pembelaan CI yang dilakukan oleh Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo di salah satu media menunjukkan bahwa CI tidak punya rasa malu sebagai sebuah lembaga international,” kata Syafaruddin.

Dikatakannya, workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang digelar CI adalah acara yang gagal. Karena kelompok kerja saja tidak terbentuk.

“Jadi bagaimana mungkin worskhop ini di nyatakan sukses dan mempunyai hasil, pokja saja tidak terbentuk, bahkan acara lanjutan pada siang sampai sore hari itu ditinggalkan para pemangku kebijakan pemkab Madina, ini dinamakan sukses?. Kalau ini sukses coba CI publikasikan hasil KLHS tersebut,” katanya menantang CI.

Program seremoni diskusi Fokus Hutan justru dinilai Batang Pungkut Green sebagai program menjebak petani.

“Coba anda pikirkan apa hasilnya. Bukankah para petani akan melakukan pengakuan dosa sebagai perusak hutan? Kita tidak mau CI menyatakan petani Madina yang mengarap kebunnya dinyatakan perusak hutan dan dipublikasikan oleh CI kepada dunia international,” tegasnya.

Sementara program pelatihan menyadap terhadap petani karet, juga masih dinilai bermasalah. Kegiatan latihan itu dinilai program sporadis yang timbul begitu saja tanpa perencanaan melalui dokumen SIAP (Sustainable Investment Action Profile).

“CI diduga hanya mengambil sampel daerah terdekat dengan kota Panyabungan, seperti Aek Banir dan daerah Panyabungan Selatan. Bagaimana dengan kelompok tani yang sempat dihubungi tapi program tidak jadi seperti kelompok tani di desa Alahankae Kecamatan Ulupungkut dan kelompok tani di desa Ujung Marisi Kecamatan Kotanopan? Kenapa dijanjikan pelatihan sadap karet habis itu komunikasi pun diputus?” beber Syafruddin.

Menurut Syarifuddin, faktor penyebab ketidakbecusan CI di Madina akibat ketertutupan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Madina. Dokumen SIAP yang tidak disosialisasikan kepada publik memicu CI bertindak tanpa pengawasan publik. Dan itu berdampak pada tidak becusnya CI bekerja sesuai dengan item-item yang diamanahkan dalam dokumen SIAP.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • DPRD Minta KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    DPRD Minta KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>Panyabungan, Mengingat telah dicantumkannya anggaran pemungutan suara ulang Pilkada Madina pada APBD 2011, seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mandailing Natal sepakat mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina untuk segera menetapkan jadwal serta tahapan lanjutan pelaksanaan pemungutan suara ulang Pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal. Hal tersebut disampaikan seluruh fraksi pada Rapat Paripurna DPRD […]

  • Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaduan masyarakat Desa Darussalam Kecamatan Panyabungan terkait dugaan korupsi Dana Desa TA 2017 oleh pemerintahan desa, masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat Mandailing Natal. Itu dikatakan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Tindaklanjut Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Junaedi menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2018). Junaedi menyatakan belum bisa memastikan kapan […]

  • USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Berdasarkan data Webometrics pada Januari 2015, Universitas Sumatera Utara (USU) tidak masuk dalam peringkat 10 besar perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Versi Webometrics, USU berada di peringkat 34. Tidak hanya kalah dengan perguruan tinggi di Jawa, USU peringkat USU juga lebih rendah dibanding sejumlah PT lainnya di Sumatera. Sementara untuk peringkat dunia, USU yang beralamat […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

expand_less