Home / Seputar Madina / 4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

Dari kiri ke kanan : Alamulhaq Daulay, Sahnan Pasaribu, Gozali Pulungan, Marwan Bhakti Siregar

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Total empat pejabat yang tertarik menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sejak pengumuman seleksi calon sekda Madina tanggal 25 Juni 2019 hingga batas akhir penerimaan berkas 2 Agustus 2019, tercatat empat calon yang mengajukan berkas yang diterima panitia seleksi.

Keempat pejabat itu, Alamulhaq Daulay (saat ini menjabat Asissten I Pemkab Madina); Marwan Bhakti Siregar (Kepala Inspektorat Madina); Sahnan Pasaribu (Kadis Infokom Madina) dan Gozali Pulungan (Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Madina).

Tahapan seleksi administrtasi dilakukan sejak 2 hingga 9 Agustus 2019 mendatang.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Sori Gunung Nasution menjawab wartawan di runang kerjanya, Senin (5/8/2019) menyatakan, ada beberapa tahap proses dalam Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk jabatan Sekretaris Daerah (eselon II.a) ini.

Tahapan seleksi administrtasi, kemudian masuk tahapan Pengumuman Hasil Seleksi, Pembekalan, Psikotes, Pengumuman Hasil Psikotes, Penulisan Makalah, Wawancara, Pengumunan Hasil Penulisan Makalah dan Wawancara.

Tahap akhir, Penyampaian Hasil Penilaian Kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Madina yang dijadwal berlangsung tanggal 24 September 2019.

Berdasar catatan Mandailing Online, belum ada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madina yang bersifat defenitif, hanya Plt (Pelaksana Tugas) saja.

Sementara itu, Gozali Pulungan tercatat pernah menjabat Plt Sekda di era bupati Amru Daulay. Sedangkan Marwan Bhakti Siregar juga tercatat pernah Plt Sekda Madina merangkap Kepala Inspektorat Madina di era bupati Dahlan Hasan Nasution.

 

Peliput : Dahlan  Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: