Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
  • print Cetak

 

Massa saat berada di ruang paripurna DPRD Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK.

Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter.

Di depan gedung DPRD Madina, puluhan poster bertuliskan keprihatinan terhadap revisi UU KUHP dan UU KPK dipajangkan.

Orasi-orasi yang dikumandangkan menuntut pembatalan revisi KUHP tentang beberapa Pasal yang dinilai kontroversial, mencekik rakyat dan melanggar hak azasi. Revisi UU KPK juga dinilai sebagai pelemahan fungsi KPK dalam memberantas korupsi yang akut di Indonesia.

Massa meminta DPRD Madina menyurati DPR RI dan Pemerintah Indonesia agar meninjau ulang revisi Undang-Undang KUHP dan UU KPK.

Selain issu revisi UU tersebut, demonstran juga mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan aparat kepada mahasiswa yang melakukan demo di berbagai kota Indonenesia.

Peronil Polres Madina dan Satpol PP berjaga-jaga di halaman dan pintu gedung dewan. Sebelumnya personil polisi mengawal gerakan pawai demonstran dari masjid agung menuju gedung dewan.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang berdiri, pohon, keramaian dan luar ruangan

 

Gambar mungkin berisi: 10 orang

https://www.sidaknews.com/po-content/uploads/tuntut_batalkan_ruu_kuhp,_aliansi_mahasiswa_dan_pemuda_demo_di_dprd_madina.jpg

Meski orasi pengunjukrasa berapi-api, aksi tetap berlangsung damai. Massa yang memaksa masuk ke dalam gedung dewan akhinya dibolehkan masuk ke ruang paripurna dan diterima.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dan beberapa anggota dewan melakukan dialog dengan pengunjurasa.

Demonstran ini gabungan dari berbagai unsur antara lain, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi), Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI),  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pemuda Karya (IPK), aliansi mahasiswa STAIN serta pelajar dari berbagai sekolah lanjutan atas di Madina.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dan beberapa anggota dewan menerima pengunjukrasa di ruangan paripurna.

Kesepakatan terjadi, DPRD Madina hari itu juga menerbitkan surat yang berisi tuntutan demonstran dan dikirim ke DPR RI.

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Didesak Proses Pengaduan Warga Gunungtua Jae

    Polres Madina Didesak Proses Pengaduan Warga Gunungtua Jae

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina didesak untuk lebih serius memproses pengaduan warga Desa Gunungtua Jae, Kecamatan Panyabungan. Sebab, sampai kini pihak Polres Madina terkesan lamban menangani pengaduan warga. “Pihak Polres kami harapkan bisa menyunggul LHP itu supaya proses bisa lanjut,” ujar Muhammad Rum didampingi Muhammad Daud dan beberapa warga kepada Mandailing Online, Jum’at (3/7/2020). […]

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bantul, (MO) – Duka yang pernah dirasakan saat bencana gempa bumi melanda pada tahun 2006, membuat warga Dusun Bregan, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul, DIY bersimpati atas bencana banjir di Jakarta. Sebagai bentuk kepedulian, mereka mengirim bantuan ke korban banjir, Senin (21/1/2013). “Kita di Bantul pernah merasakan penderitaan akibat gempa bumi. Dan saat menyaksikan tayangan […]

  • Kaki Aldi Masih Bisa Diselamatkan, Tanpa Amputasi

    Kaki Aldi Masih Bisa Diselamatkan, Tanpa Amputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kaki kiri Aldi Subhandi Hasibuan dimungkinkan masih bisa diselamatkan dari ancaman amputasi. Kemungkinan itu diketahui setelah Aldi dibawa keluarganya berobat ke Jakarta dengan pola pengobatan medis plus herbal. “Aldi Hasibuan sekarang sedang menjalani pengobatan medis dan herbal. Menurut dokternya, pengeobatan itu bisa sembuh tanpa operasi (amputasi). Tentu saja, kita sangat bersyukur […]

  • Satpol PP Tertibkan Belasan PKL

    Satpol PP Tertibkan Belasan PKL

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA ; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menertibkan belasan pedagang kaki lima (PKL) di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Kamis (11/11). Dalam operasi tersebut, personel Satpol PP juga berhasil menjaring 2 pelajar sekolah yang keluyuran pada saat jam belajar. Kakan Satpol PP Madina, Nurkholis SH, saat ditemui METRO di ruang […]

  • Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar. Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan. Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, […]

expand_less