Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

KISARAN- Mantan polisi Mapolres Asahan, Ronggo Warsito (43) menggerebek istrinya, RS (40) sedang berhubungan intim dengan pria selingkuhannya ZE (42) di rumah kontrakannya, Jumat (10/2), di Jalan DR Wahidin Gang Beruang, Kisaran. Akibatnya, Warsito emosi dan membacok ZE.

Informasi yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di lokasi kejadian menyebutkan, Warsito sudah lama mendengar kabar isterinya memiliki pria selingkuhan. Akhirnya, kabar itu terbukti di depan matanya sendiri, istrinya sedang bercinta dengan ZE, di rumah kontrakannya sekira pukul 00.30WIB. Ketika itu, dia melakukan penggrebekan bersama Kepala Lingkungannya, Marno.

Spontan, Warsito emosi dan menangkap ZE warga Jalan By Pas Tanjung Aur, Padang -Sumbar yang sedang menjalankan bisnis di Kisaran. Sedangkan RS yang merupakan seorang PNS di satu Puskesmas di Asahan langsung kabur meninggalkan rumah kontrakan tersebut.

Kaburnya, RS justru membuat emosi Waristo memuncak, seketika itu juga parang yang diselipkan di pinggangnya langsung membacok bahu kiri ZE hingga mengalami luka serius. Saat Waristo hendak membacok kedua kalinya, ZE langsung lari dan sembunyi di rumah warga.

Waristo yang sudah emosi terus melakukan pencarian, sembari berujar ingin memberi pelajaran terhadap lelaki yang menyelingkuhi isterinya. Bahkan emosinya terus memuncak hingga nekad merusak bagian kaca samping mobil ZE yang tidak jauh di parkir dari rumah kontrakan tersebut.

Mendengar keributan tersebut, Polres Asahan yang bertugas di Pos Kota Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sisingamangaraja Kisaran maupun dari Mapolres Asahan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kehadiran polisi itu justru mebuat Waristo takut dan menghindar, sedangkan polisi masih mencari keberadaan ZE. Ternyata, ZE bersembunyi di satu rumah warga yang tak jauh dari rumah kontrakan Waristo dan istrinya. Polisi akhirnya membawa ZE untuk diobati dan diminta keterangannya. Kini Petugas Polres Asahan sedang mendalami perkara tersebut.

Akibat perkaran pembacokan itu, ZE melapor ke Mapolres karena merasa dianiaya dan terancam nyawanya. Hanya saja, Waristo yang telah berhenti menjadi polisi sejak lima tahun lalu akibat berbagai kasus pidana hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Tapi, sumber POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di Mapolres Asahan, Waristo akan melaporkan ZE dan RS yang telah serumah tanpa ikatan resmi dan terlebih RS masih berstatus isterinya.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Fahrijal SIK mengatakan, kasus perselingkuhan hingga ke pembacokan sedang didalami penyelidikannya, karena perlu mengecek ulang untuk mengetahui perkembangannya.
Di tempat tugasnya, ternyata RS tidak ditemukan pada Jumat (10/2). RS tidak terlihat datang ke tempatnya kerjanya.

Informasi dari sejumlah warga di sekitar rumah kontrakan Waristo menyebutkan, ZE dan RS sering berduaan di rumah kontrakan semi permanen tersebut, bahkan hubungan keduanya layaknya suami-isteri punya ikatan resmi. (van/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    Tradisi Nazar Memberi Makan Yatim Usai Panen di Desa Huraba

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) ada suatu tradisi memberikan makan kepada para anak yatim usai panen padi sawah. Tradisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan berlanjut hingga era sekarang. Biasanya diselenggarakan setelah semua petani sudah menyelesaikan kegiatan panen. Tradisi ini terjadi terkait dengan adanya niat bernazar dari […]

  • Aturan Makan dan Minum

    Aturan Makan dan Minum

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dalam tradisi Islam, makan dan minum tak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani akan asupan nutrisi dan gizi. Aktivitas itu di satu sisi juga memiliki dimensi ibadah transendental. Karena itu, ada berbagai macam aturan dan prinsip penting yang harus diperhatikan dan dijaga oleh Muslim saat makan atau minum. Aturan itu seperti dikemukakan pada abad ketujuh dalam Alquran […]

  • MEMERDEKAKAN RAKYAT

    MEMERDEKAKAN RAKYAT

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara, Dr., MSi Maharddhika (Sanskerta) sebagai asal kata merdeka dengan makna bebas dari segala belenggu, kekangan, kekuasaan atau aturan dari pihak penguasa yang tidak sah pada satu zona. Dalam konteks negara, diartikan merdeka dari penjajah seperti Nusantara yang telah bebas dari penghambaan dan penjajahan yang diproklamirkan pada 17 Agustus 1945. Rocky Gerung, […]

  • Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Abdul Aziz pelajar kelas IV SD Negeri 108 Desa Aek Mata, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) meraih juara II turnamen catur pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasiona (O2SN) tingkat Provinsi Sumataera Utara. Ini membuktikan Madina memiliki bibit-bibit pecatur yang potensial. Raihan juara II itu disabet Abdul Aziz pada laga final melawan pecatur dari […]

  • Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Bila Perpu Nomor 1 Tahun 2014 belum bisa diterapkan akibat belum dibahas oleh DPR RI, maka untuk mengisi kekosongan kursi wakil Bupati Madina harusnya menerapkan Undang-Undang 32 tahun 2004, yakni pengusulan kursi wakil yang lowong oleh partai pengusung. Itu diujarkan Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Madina, Abdul Waris Ray kepada […]

  • Bupati Tapsel Lantik 67 Kepala Desa

    Bupati Tapsel Lantik 67 Kepala Desa

    • calendar_month Selasa, 15 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu melantik 67 kepala desa, Senin (14/5/2018). Para kepala desa terpilih itu hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 23 April 2018 lalu. Mereka dilantik di Gedung Serbaguna, Kompleks Perkantoran Pemerintah Tapanuli Selatan, Jl. Prof. Lafran Pane, Sipirok. Pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan […]

expand_less