Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

2 Calhaj Tabagsel Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak

.
SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang waktu Arab Saudi.

“Satu calhaj asal Padangsidimpuan meninggal dunia di Madinah. Jenazah Musa Nasution, warga Jalan Tano Bato, Kampung Tobat, Gang Ikhlas, Kelurahan Tobat, Kecamatan Psp Utara, saat ini sudah dimakamkan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Psp, Drs H Efri H Harahap, kemarin (5/11).

Diutarakan Efri, 401 calhaj lainnya, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan sedang khusuk melaksanakan semua ibadah haji.

Sementara itu Nurbaek Siregar, calhaj asal Desa Pangarambangan, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meninggal dunia di Mekkah, saat mendapat perawatan tim medis Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Halongonan, Drs H Haddad Ulum Harahap MAg, saat dikonfirmasi METRO, Jumat (5/11).

Diutarakan Haddad, informasi meninggal calhaj asal Kecamatan Halongonan ini didapatkan dari salah seorang petugas haji Tapanuli Selatan yakni Drs Parmohonan Siregar yang saat ini berada di Mekkah. “Informasi meninggalnya calhaj asal Halongonan ini saya terima melalui SMS (short message service) dari salah seorang petugas haji yakni Drs Parmohonan Siregar. Parmohonan mengabarkan bahwa calhaj asal Halongonan meninggal dunia saat mendapat perawatan tim medis di Mekkah. Kita turut berdukacita atas wafatnya calon haji asal Halongonan ini. Semoga keluarga tabah menerimanya,” ujarnya.

Ketika ditanya penyebab meninggalnya calhaj asal Halongonan tersebut, Haddad menuturkan, calhaj tersebut meninggal dunia diduga karena penyakit bawaannya. “Penyebabnya diduga karena menderita penyakit bawaan. Dan kemungkinan besar, calhaj tersebut akan dimakamkan di Mekkah,” pungkasnya.

Semua Calhaj Madina Sehat

Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal Drs H Muksin Batubara MPd ketika dihubungi METRO melalui staf Kasi Urusan Haji dan Umroh, Erwin SHi, Jumat (5/11) menuturkan, hingga kemarin (5/11), 489 calhaj Madina yang diberangkatkan ke tanah suci Makkah dalam dua kloter, semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Kloter 11 berangkat Kamis (21/10) lalu, dan kloter 13 berangkat Sabtu (23/10).

Diutarakan Erwin, Kantor Kemenag Madina terus menanyakan informasi lebih lanjut terkait kondisi kesehatan calhaj yang saat ini berada di tanah suci.

“Kita selalu menanyakan kabar calhaj kita, dan petugas haji yang ikut mengabari kita bahwa belum ada masalah dengan kesehatan mereka (calhaj, red), dan seluruh calhaj masih dalam kondisi sehat,” ucapnya. Sebelumnya, calhaj Kloter 11 berjumlah 450 orang, diberangkatkan dari Panyabungan pada Kamis sore (21/10) menuju asrama haji Medan. Kemudian calhaj kloter 11 diberangkatkan ke tanah suci hari Sabtu (23/10). Calhaj kloter 11 akan dipulangkan dari tanah suci Makkah tiba di embarkasi Medan pada tanggal 3 Desember dini hari. Siang harinya jamaah akan istirahat di asrama haji Medan dan pulang ke Panyabungan sore harinya. Jamaah haji akan tiba kembali di Panyabungan di Masjid Agung Nur Alannur tanggal 4 Desember.

Sementara calhaj kloter 13 sebanyak 39 orang tersebut digabungkan ke rombongan calhaj asal Kota Psp, diberangkatkan dari Panyabungan menuju Psp pada hari Minggu (24/10) ke asrama haji embarkasi Medan. Mereka berangkat ke tanah suci pada Selasa (26/10). Kemudian jamaah haji kloter 13 ini akan pulang dari tanah suci dan tiba di embarkasi Medan pada tanggal 6 Desember, serta tiba di Panyabungan tanggal 7 Desember.

Dari jumlah calhaj sebanyak 489 orang itu, Kepala Kantor Kemenag Madina Drs H Muksin Batubara MPd yang juga sekaligus Kepala Staf Haji Madina menyebutkan, calhaj tertua berusia 85 tahun, yakni Ballia. Sedangkan calhaj termuda yakni Muhammad Nurdin berusia 26 tahun. “Ibu Ballia juga masih dalam kondisi sehat di tanah suci,” jelas Erwin. (phn/thg/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

    Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dikejutkan kedatangan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution ke pasar tersebut. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan bakal calon (balon) bupati Madina tersebut. “Ini ya Pak Jenderal itu, alhamdulillah bisa juga bertemu. Selama ini baru lihat fotonya” kata Saodah (34), seorang warga yang kebetulan sedang […]

  • KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Uapaya menciptakan kerukunan beragama Kelompok Kerja Kuliah Nyata (KKN) 09 STAIN Madina sosialisasikan konsep moderasi beragama kepada peserta didik di SD Negeri 056 Aek Nauli, Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Naga Juang. Abdur Rahman Humasi KKN 09 mengatakan, kegiatan itu salah satu kegiatan Program Kerja KKN serta pengabdian masyarakat dalam rangka menjalankan […]

  • Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahan baku batu cincin dari kawasan Mandailing Natal (Madina) saat ini menjadi incaran kolektor dari Medan dan Sumatra Barat. “Karena yang tercatat saat ini daerah kita memiliki 17 macam jenis batu mulia,” Sarman Amir Nasution MA menjawab wartawan di acara pameran batu cincin di Panyabungan, Minggu (8/2/2015). “Hanya saja batu […]

  • Warga Hutaraja Siabu Amankan LH Terduga Penyebar Video Syur Dimedia Sosial

    Warga Hutaraja Siabu Amankan LH Terduga Penyebar Video Syur Dimedia Sosial

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Seorang lelaki berinisial LH diamankan warga Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ) karena diduga sebagai pelaku penyebar video syur dengan mantan istrinya berinisial SAH lewat media sosial facebook. Kamis 7/9/2023. LH sendiri diserahkan warga ke Polres Madina  guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan sejumlah barang bukti postingan facebook. Amir Hamzah, […]

  • Kades Tegal Sari Natal Ingin Tempuh Jalur Damai Terkait Video Viral Penganiayaan Anak

    Kades Tegal Sari Natal Ingin Tempuh Jalur Damai Terkait Video Viral Penganiayaan Anak

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Kepala Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Rizal Efendi mengaku koperatif terkait dirinya yang di polisikan perihal video viral penganiayaaan anak di desa nya pada 7 juni 2024 lewat. ” Kalau pemukulan seperti di video yang viral saya tidak terlibat tapi untuk warga dan karang taruna […]

  • Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musibah demi musibah tiada henti dari dampak aktivitas pengeboran panas bumi oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal, Sumut. Musibah hari ini, Minggu (24/4/2022) adalah peristiwa besar kali ketiga sejak perusahaan itu mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal. Sekitar 21 warga dan kru perusahaan dilarikan ke RSU Panyabungan menyusul semburan lumpur dan […]

expand_less