Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
  • print Cetak

Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang.
Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula dari sekelompok orang dari kelompok Tajul berniat ke Malang dalam rangka silaturahim, namun isu yang berkembang dikira kelompok ini akan ke Pasuruan mendatangi Imam Syiah yang di Pasuruan.

“Inilah yang menimbulkan kemarahan dari pihak Syuni dan menyerang membakar rumah kelompok Syiah,” katanya seraya mengatakan Kapolsek setempat mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.

Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Nakernang, Desa Karang Gayam Omben, di mana telah terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik Ibu Kyai Tajul yang dilakukan oleh massa kurang lebih 1.000 orang dengan membawa senjata tajam, sementara perkuatan dari Brimob 160 orang, diperkuat 2 SSK Yon 500/R dan anggota Kodim Sampang. Akibat penyerangan itu, lima rumah warga terbakar.

Saat ini Tim dari Polres Sampang dan Brimob Polda Jatim sedang menelusuri tkp/hutan untuk mencari dan melacak korban dan pelaku.

Sebelumnya dilaporkan, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sampang, Kompol Alfian Nurizal, mengatakan, Kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura kali ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir ini.

Sebanyak 200 jiwa lebih pengikut Islam Syiah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Harta benda mereka juga dirampas dan anak-anak kelompok Syiah dikucilkan.

Ketegangan pada aksi penyerangan pertama ketika itu, reda, setelah petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI berupaya melakukan negosiasi kepada kedua kelompok yang bersitegang itu.

Korban Tewas Bertambah

Sementara itu dilaporkan, korban kerusuhan di Sampang bertambah lagi. Satu orang lagi dari pihak Syiah atas nama Tohir dikabarkan tewas.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (26/8), Tohir tewas dalam persembunyiannya di area sungai perbatasan desa.

Tohir tewas setelah mengalami banyak luka bacok di sekujur tubuhnya, khususnya pada bagian punggung. Hingga pukul 18.45 WIB, jenazah Tohir hendak dievakuasi. (Ant/dtc)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Elpiji Kembali Melambung

    Harga Elpiji Kembali Melambung

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga gas LPJ kembali melambung di Panyabungan, Mandaiiling Natal dalam beberapa hari terakhir. “Barangnya sulit didapat, bang. Harganya sudah 22.000 (rupiah) setabung (3 kg),” kata ibu rumah tangga boru Pulungan di Desa Gunung Tua Julu, Panyabungan, Selasa (4/4/2017) kepada Mandailing Online. Sementara itu, sejumlah warung pengecer  LPJ yang dijumpai, menyatakan dalam […]

  • Tuntutan Belum Direspon, Warga Batu Sondat Batahan Larang Pengangkut CPO Milik PTPN IV Beroperasi

    Tuntutan Belum Direspon, Warga Batu Sondat Batahan Larang Pengangkut CPO Milik PTPN IV Beroperasi

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : sejak minggu malam sampai senin pagi ini 15/7, jalan utama truk pengangkut CPO milik PTPN IV gang beroperasi di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) masih di tutup warga. Aksi penutupan jala truk CPO ini dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan belum dipenuhinya tuntutan terkait kekurangan lahan […]

  • Kertas Suara Salah Cetak, Pilkades 6 Desa di Madina Ditunda Beberapa Jam

    Kertas Suara Salah Cetak, Pilkades 6 Desa di Madina Ditunda Beberapa Jam

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut hari ini Senin (21/8/2023) berlangsung, namun ada sejumlah masalah yang terjadi seperti di Desa Gunubg Barani, Kecamatan Panyabungan. Surat suara mengalami salah cetak, akibatnya pelaksanaan Pilkades di desa itu di tunda beberapa jam menunggu cetak ulang kertas suara selesai. Salah cetak […]

  • Warga Pertanyakan Lampu Jalinsum Siabu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga mengeluhkan lampu jalan di Jalan Lintas Sumatera titik pusat kota Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) yang sudah lama tak menyala. Kondisi yang gelap itu menyebabkan seringnya kenderaan menabrak pulau jalan di malam hari. Bahkan baru-baru ini satu tiang lampu jalan tumbang akibat tertabrak mobil. “Pengendara juga sudah sering kami dengar […]

  • Kebijakan Blunder, Watak Asli Sistem Demokrasi

    Kebijakan Blunder, Watak Asli Sistem Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Para penguasa negeri seakan bebas bertindak apapun, ironisnya para penguasa yang dimana mereka seharusnya mengeluarkan kebijakan yang adil dan tidak ada ketimpangan sosial. Namun tak heran jika para penguasa saat ini mengeluarkan kebijakan itu sesuai pesanan dan sesuai keinginan. Baru-baru ini undang-undang baru bahwa KPK dilarang menyelidiki dan […]

  • Guru Honor SD, SMP di Madina 7 Bulan Belum Digaji

    Guru Honor SD, SMP di Madina 7 Bulan Belum Digaji

    • calendar_month Rabu, 21 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 2.315 orang guru Honor TKS tingkat SD dan SMP di Mandailing Natal (Madina) tak memperoleh gaji selama 7 bulan. Yakni sejak bulan September hingga Desember 2017 dan berlanjut Januari-Marer 2018. “Saya tak habis pikir, bagaimana kekacauan ini bisa terjadi di Mandailing Natal. Mengapa kinerja Dinas Pendidikan bisa kacau seperti ini,” […]

expand_less