Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
  • print Cetak


SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah.

“Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap generasi muda tentang pentingnya menjaga budaya sebagai kekayaan bangsa,” ujar Yamin kepada METRO, belum lama ini.

Menurut Yamin, pengetahuan dan pemahaman terhadap aksara, bahasa, dan adat istiadat daerah di kalangan pelajar sudah berkurang ditelan perkembangan zaman. Pasalnya, saat ini generasi muda cenderung mempelajari budaya dan bahasa asing.

Sementara itu Ketua Naposo Nauli Bulung Napa-Napa ni Sibualbulai (NBPS) Sipirok, Faisal Reza Pardede, kepada METRO, Minggu (14/11), mengatakan, saat ini generasi muda sudah mengedepankan kemampuan berbahasa asing dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

Kondisi tersebut sangat wajar, namun tidak boleh melupakan jati diri bangsa yang terdiri dari berbagai etnik dan suku. Sebab, hal itu merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa termasuk kemampuan menguasai dan menggunakan aksara, bahasa, dan adat istiadat yang dimilki daerah.

‘’Etnografi Angkola Sipirok harus dapat kita lestarikan sedemikian rupa, seperti mengupayakan budaya daerah menjadi budaya nasional, sehingga anak-anak bangsa bisa memahami kebudayaannya dengan baik dan benar termasuk bahasa daerah tadi karena hal itu merupakan kekayaan bangsa,” katanya.

Faisal menambahkan, saat ini generasi muda cenderung mengedepankan pengetahuan modern dalam menyongsong persaingan global sehingga pengetahuan dan pemahaman kekayaan daerah terkesan dikesampingkan. Dan akhirnya kehidupan sehari-hari semakin banyak generasi yang tidak tahu bertutur sapa sesuai dengan yang diatur adat budaya Angkola Sipirok.

“Banyak generasi sekarang yang tidak bisa bertutur sapa dengan baik seperti tulang, nattulang, namboru, amangboru dan lainnya. Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita bersama, misalnya dalam penggunaan tutur secara sederhana jika dibiasakan dalam lingkungan keluarga tentu akan terbiasa dalam kehidupan bermasyarakat. Tanggung jawab ini bisa dibiasakan orangtua kepada sesuai dengan tutur sapa dalam kebudayaan kita,” ungkapnya. (ran)
Sumber: Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amerika Will Take Over Gaza, Adakah Penguasa Mulim Berani Melawan?

    Amerika Will Take Over Gaza, Adakah Penguasa Mulim Berani Melawan?

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Sombong! Angkuh! Biadab! Bengis! Kata-kata yang layak dilayangkan kepada Amerika khususnya Donald Trump. Andai masih ada kata yang lebih kasar dari kata-kata tersebut, jauh lebih layak disematkan kepada sosok yang  berlagak pahlwan, tetapi sesungguhnya adalah perampok dan penjajah yang bertopengkan retorika. Ucapan-ucapannya bak sihir mampu mempengaruhi penguasa negara-negara […]

  • Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara, SE,Msi menyurati Bupati Madina terkait abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis. Surat itu tertanggal 6 Mei 2020. Dalam suratnya Arsidin mengabarkan bahwa abrasi pantai laut Desa Tabuyung kembali terjadi pada tanggal 1 Mei 2020. Menjawab Mandailng Online, Kamis (7/5/2020) Arsidin Batubara menyatakan bahwa abrasi […]

  • Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Perguruan Tinggi kini tengah dihebohkan dengan kasus Rektor Unila, Profesor Karomani. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Profesor Karomani dengan kasus dugaan suap dari jalur penerimaan mahasiswa baru. Tarif yang dipatok tidak main-main. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan nominal uang disekapati bervariasi. Kisaran minimal 100 juta hingga 350 […]

  • Membandingkan Ideologi Islam, Kapitalisme dan Komunisme

    Membandingkan Ideologi Islam, Kapitalisme dan Komunisme

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dicopy dari : hizbut-tahrir.or.id   Dunia secara umum hari ini berpijak pada dua ideologi besar, ideologi Kapitalisme-Liberalisme dan ideologi Sosialisme-Komunisme. Ideologi lainnya, yakni ideologi Islam, belum begitu tampak. Ideologi Islam masih berada dalam individu-individu Muslim dan belum diwujudkan dalam satu pun negara di dunia. Dalam Kamus Oxford, Kapitalisme (Capitalism) dimaknai sebagai sistem ekonomi […]

  • Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil : ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Opini, tesis, atau apapun namanya bukan hal yang aneh dalam tradisi ilmiah. Setiap orang diberi kebebasan untuk menyampaikan gagasan dan pemikirannya terhadap suatu fakta, asumsi, atau kecenderungan tertentu; sepanjang didukung dengan klausal atau kerangka berpikir yang teruji. Dan ketika hal itu dituliskan dalam bentuk karya ilmiah, baik populer […]

  • Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – di Panyabungan, beredar salinan surat KPK yang ditujukan kepada Kejatisu soal kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri di Mandailing Natal. Copyan surat itu beredar di Whatsaap. Dalam surat KPK itu tertera sebanyak 4 pejabat Pemkab Mandailing Natal masuk dalam daftar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat itu bernomor […]

expand_less