Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Polri Kantongi Ciri Pelaku Tragedi Lapas Sleman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
  • print Cetak

Jakarta (MO) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku bersenjata laras panjang dan bertopeng dalam penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/3).

“Jelas kita sudah punya info itu dari keterangan saksi, cuma kita belum bisa sampaikan kepada publik karena akan digunakan lagi untuk penyelidikan. Itu bagian dari pendalaman penyelidikan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu.

Boy membenarkan kalau pelaku penyerangan di Lapas mengunakan bahasa daerah tertentu, karena lokasi kejadiannya berlangsung di Pulau Jawa.

“Ya ada, tapi itu bagian dari penyelidikan. Artinya apakah dialek, perawakan, ciri-ciri, alat-alat apa yang dipakai pasti digali disitu, itu namanya proses olah tempat kejadian perkara (tkp),” kata Boy.

Aksi yang dilakukan 17 orang bertopeng sudah terencana rapi. “Dibilang terencana iya betul. Ini direncanakan dengan baik,” ucap Boy.

Hal tersebut dikarenakan dalam aksinya tersebut para pelaku hanya dalam waktu singkat kurang lebih 15 menit, tuturnya.

Pada Sabtu, 23 Maret terjadi insiden penembakan di Lapas Cebongan terhadap empat tersangka kasus pembunuhan anggota TNI AD dari Kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sersan Satu Heru Santoso (31) di “Hugo`s Cafe” Maguwoharjo.

Mereka yang tewas akibat insiden itu adalah Angel Sahetapi alias Deki (31), Adrianus Candra Galaga alias Dedi (33), Gameliel Yermiayanto Rohi alias Adi (29) dan Yohanes Yuan (38).(rr)(Antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Intansi Pemerintah di Madina Tak Berlakukan Bendera Stengah Tiang Peringati G30S/PKI

    Sejumlah Intansi Pemerintah di Madina Tak Berlakukan Bendera Stengah Tiang Peringati G30S/PKI

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta seluruh kantor instansi pemerintah tingkat pusat dan daerah, satuan pendidikan serta seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 September. Instruksi itu tertuang dalam surat Mendikbud Nomor. 31328/MPK.F/TU.02.03/2023 tertanggal 15 September 2023. Namun di Kabupaten Mandailing Natal, intruksi tersebut ternyata tidak […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina II

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 6 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan II (Dapil II) meliputi Kecamatan Kotanopan, Tambangan, Ulu Pungkut, Muara Sipingi, Puncak Sorik Marapi dan Kecamatan Pakantan. Partai Nasdem memperoleh 1 […]

  • Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sidimpuan  – Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang peraturan larangan rapat di hotel, tidak membuat surut Pemko Padangsidimpuan tetap melakukan kegiatan di hotel. Seperti halnya sosialisasi sistem akuntabilitas kinerja pemerintah (SAKIP) digelar di Hotel Sitamiang, Jalan S.M Raja, Padangsidimpuan, Senin (8/12). Seminggu sebelumnya acara sosialisasi juga digelar Dinas Perizinan di […]

  • Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara umumnya membutuhkan kelahiran pelaku-pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi, terutama industri kreatif. Kebutuhan itu, bukan saja dalam upaya menyedot tenaga kerja dalam mengurangi jumlah pengangguran, tetapi jauh lebih luas adalah kian meningkatnya gerak dinamika ekonomi, pergerakan arus nilai tambah suatu daerah hingga menguatnya daya saing di pentas regional maupun […]

  • 65 Desa di Madina Akan Terima Bantuan 3,2 Milyar

    65 Desa di Madina Akan Terima Bantuan 3,2 Milyar

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masing-Masing Desa dapat 50 Juta Panyabungan (MO) -Ini kabar gembira. Sebanyak 65 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima bantuan sebesar Rp.3,250 Milyar. Pencairan ditarget tahun ini. Masing-masing desa akan mendapat jatah Rp.50 Juta. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madina, Drs.Awaluddin Nasution MM kepada Mandailing Online, Rabu (22/2) mengungkapkan bantuan tersebut dari bantuan keuangan […]

  • Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Harga cabe merah naik Rp. 3.000 dari harga sebelumnya Rp. 12.000 sampai Rp13.000. Naiknya harga cabai akibat kurangnya pasokan cabai yang masuk dari luar daerah ke pasar pasar tradisonal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Selain cabai merah, harga cabe hijau dan cabe rawit juga ikut naik, cabe rawit yang awalnya […]

expand_less