Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa.

Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis.

Berbeda dengan masa sekitar 20 tahun lalu dimana kaum perempuan yang masih gadis hingga usia tua sering terlihat di halaman, atau di kolong rumah mengayam tikar bersama-sama.

Pada masa itu, pasaran tikar pandan masih luas yang digunakan untuk alas duduk di rumah-rumah penduduk maupun untuk alas hamaparan menjemur padi di kawasan Mandailing.

Saat ini, ditengah gempuran tikar plastik buatan pabrik, tikar pandan pun semakin kurang peminantnya, sebab para petani saat ini sudah memakai tikar plastik untuk alas menjemur padi. Sementara alas lantai rumah sudah memakai karpet plastik.

Di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Bukit Malintang, seorang pengrajin ayaman tikar, Bu Kholilah (50) masih setia menjalankan usahanya meski sudah di usia tua. Dia sudah sekitar 5 tahun menjalankan aktivitas “mambayu” pandan berlokasi di depan rumahnya yang nyaman.

Dari hasil usaha anayaman tikar ini, Bu Kholilah mengaku sangat membantu menambah penghasilan dirumah tangganya, sehingga sangat meringankan bagi suaminya yang berprofesi sebagai peyadap karet.

Meski lesu pasarannya, pemandangan kaum ibu juga masih ditemui di Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir setengah kaum ibu-ibu di sana menganyam tikar dengan bahan baku daun pandan.

Eliarni (50) misalnya. Perempuan ini mengaku, pekerjaan menganyam tikar sudah dilakukannya sejak puluhan tahun silam. Dan akitivitas menganyam dilakukan pada waktu luang atau kalau pekerjaan pokok mereka (bertani) lagi kosong. Bahkan, tak jarang pula menganyam juga dilakukan pada malam hari.

“Sejak puluhan tahun silam saya bersama ibu rumah tangga yang lain melakoni pekerjaan ini. Disamping bisa menambah penghasilan keluarga, menganyam ini juga sudah menjadi hobi kami untuk mengisi waktu luang apalagi pekerjaan tani lagi kosong semisal selesai menanam padi atau yang lain,” terangnya kepada wartawan, baru-baru ini.(idw/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

      Panyabungan   Komisi I dan IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di laksanakan serentak, hari ini, Rabu (30/11).   Setelah memantau Pilkades di beberapa TPS, kita melihat antusias Masyarakat untuk memilih Kepala Sangat tinggi,"Sebut Dodi Martua dan Suwandi Komisi I dan Syafri Siregar […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal, Musaddad Daulay, diminta menindak tegas oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 142632 Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, berinisial M yang tidak disiplin dan telah bertahun-tahun tidak mempedulikan kelangsungan proses belajar di sekolah itu. “Kadisdik harus segera menindaklanjuti keluhan para orangtua murid tersebut. Tindakan tegas sudah pantas diberikan kepada […]

  • DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal menyatakan bahwa Pustu yang seharusnya direhab adalah Pustu Desa Pastab Julu, bukan Pustu Desa Pastab Jae. Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Komisi I, As Imran Khaitamy Daulay menjawab Mandailing Online, Sabtu (26/6) menyatakan proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu Desa Pastab Jae Kecamatan Tambangan tidak sesuai dengan […]

  • Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). “Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya […]

  • MTQ Tingkat Sumut akan Digelar di Sergai

    MTQ Tingkat Sumut akan Digelar di Sergai

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    S. Rampah. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Sumatera Utara ke-33 tahun 2012 akan dilaksanakan di Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). MTQ tersebut direncanakan berlangsung mulai tanggal 28 April hingga 5 Mei 2012. Hal tersebut dikemukakan Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi saat menerima kunjungan tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an […]

expand_less