Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

“Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
  • print Cetak

Seputar Kasus Pencabulan Anak di Natal

NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa pencabulan terhadap bocah perempuan umur 4,7 tahun di Kelurahan Pasar I Natal, Mandailing Natal (Madina) hingga kini kian menyayat hati keluarga korban.

Sebab, pelakunya berinisial SMH pelajar SMA dan anak seorang anak oknum pejabat Pemkab Madina yang juga tetangga korban masih berkeliaran karena kebijakan polisi yang melakukan penangguhan penahanan.

Perbuatan Cabul yang dilakukan SMH ini diketahui terjadi pada tanggal 26 maret 2014 lalu, dan sesuai penjelasan Melli Wati selaku ibu kandung korban.

“Ketika itu sekira pukul 18.50 Wib (26/03) saya sedang berada di kamar mandi mendengar anak saya (Korban-Red) menggedor-gedor pintu seraya mengatakan ingin pipis, dan sambil pipis itu anak saya yang menangis dan merintih kesakitan seraya mengatakan kemaluannya sakit karena dicongkel oleh Bang AI alias SMH,” ungkap Melli kepada tim Mandailing Online, kemarin.

“Selanjutnya saya menyampaikan perihal itu kepada ibu kandung SMH, namun ibunya SMH hanya mengatakan ma’af saja. Karena saya merasa keberatan dan tidak terima atas kejadian sangat-sangat bejat itu, lalu saya melaporkan hal ini kepada Polsek Natal,” katanya.

“Polisi yang berwenang di Polsek Natal pada tanggal 27 Maret 2014 sesuai dengan Surat Tanda Bukti Lapor yang bernomor: TBL/09/III/2014/SEK NATAL, yang diterima oleh Brigadir Polisi Jansep R.Marpaung NRP.83101017 selaku Penyidik Pembantu, yang selanjutnya oleh polisi dilakukan pemeriksaan berikut pemberkasan perkara, dan untuk menjerat SMH sebagai tersangka atas perbuatannya, polisi menggunakan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” jelas Melli.

Lebih lanjut dipaparkan Melli, pihak polisi hanya menahan tersangka selama satu hari saja. Sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan (SPPHPL) Nomor:B/09/IV/2014/Reskrim tertanggal 02 April 2014 yang ditandatangani oleh Kapolsek Natal AKP.J.Nasution menyebutkan bahwa tersangka dilakukan penangguhan penahanan dengan alasan karena tersangka masih berstatus pelajar di SMA Negeri 1 Natal.

“Meskipun rasa kekecewaan dan keberatan kami atas ditangguhkannya penahanan SMH sudah kami sampaikan secara lisan sebelumnya kepada pihak Kepolisian, namun tetap saja proses penangguhan penahanan itu berlangsung tanpa melakukan pertimbangan yang serius dan mendalam sebelumnya oleh Kapolsek Natal, sebab anak kami (korban) masih trauma dan masih mengalami beban mental terhadap AI alias SMH,” ujar Melli.

“Hal itu terbukti ketika (26/03) sekira pukul 20:15 Wib anak saya (korban) pipis yang kedua kalinya sambil merintih kesakitan di kamar mandi, lalu anak saya mengatakan, “mak sakit mak, aku takut nanti dicongkel Bang AI lagi”, jelas Melli.

Aksi cabul itu diduga dilakukan SMH terhadap bocah yang masih duduk di bangku TK (Taman kanak-kanak) di rumah SMH saat dia sendirian di rumah orang tuanya, dimana SMH mengajak korban kerumahnya untuk bermain games play station.

Melli juga melihat gelagat aneh seorang polisi ketika tahapan visum di RSU Natal. “Saat itu datanglah seorang polisi mengatakan “lukanya kemaluan anak ibu itu hanya sedikitnya, jadi untuk apalah permasalahan ini diperpanjang,” ungkap Melli menirukan ucapan oknum polisi itu.

“Apakah pantas seorang kanit berbicara seperti itu terhadap keluarga korban..?, sungguh seolah mereka tak punya nurani, tak mengerti akan hancurnya batin kami atas kejadian ini,” kata Melli.

Peliput : Tim MO Pantai Barat
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Pekanbaru Kecam Pungutan Liar Aparatnya

    Wali Kota Pekanbaru Kecam Pungutan Liar Aparatnya

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEKANBARU-: Wali Kota Pekanbaru mengecam aparatur tingkat kecamatan dan kelurahan yang masih saja melakukan pungutan liar di luar ketentuan dalam pengurusan administrasi bagi masyarakat. “Masih adanya pungutan di luar ketentuan yang dilakukan oleh aparatur di tingkat bawah menandakan ada perilaku korupsi di bidang pelayanan publik,” ungkap Wali Kota Herman Abdullah, Kamis (11/11). Itu mendapat sorotan […]

  • Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara mengecam keras tindakan oknum Kepala Cabang Pembantu (Kacapem) Bank Sumut Gunung Tua Toguan Siregar yang mengancam Wartawan Metro Star, Zulham Dani Rambe. “Ansor mengecam segala bentuk kekerasan yang menimpa pekerja media (jurnalis), apalagi pelakunya sekelas Kacapem Bank Sumut Gunung Tua,” tegas Ketua PW GP Ansor Sumut Fadli […]

  • Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penyidik Subdit 2 Harda-Bangtah Direktorat Reskrimum Polda Sumut menjadwalkan, Rabu lusa kembali memeriksa Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait kasus dugaan penipuan uang kepada H. Tajuddin Pardosi warga Hutabargot. “Rabu pekan depan, penyidik menjadwalkan pemanggilan Bupati Madina Dahlan Nasution,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, pekan lalu seperti dilansir […]

  • Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Reaksi rakyat Madina terhadap rencana turnamen game online Mobile Legends bermunculan di Facebook, Jum’at (22/4/2022). Reaksi warganet umumnya menyayangkan rencana itu karena dinilai tak sesuai kultur ketimuran khususnya budaya Mandailing. Berdasar penelusuran Mandailing Online di aplikasi Facebook, beberapa netizen yang bersuara di aplikasi Facebook antara lain, akun Amri Lubis; akun Anggina […]

  • Tentara Dihajar Massa

    Tentara Dihajar Massa

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Seorang prajurit TNI AL, Praka Impol Sianipar (30) kritis setelah dipukuli warga di kawasan Jalan Krakatau Ujung Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Medan. Prajurit yang bertugas di Satkamla Lantamal I Belawan ini menjadi sasaran amuk massa saat akan melerai sekelompok pemuda yang terlibat keributan. Informasi diperoleh, Rabu (29/1) kemarin, menyebutkan, penganiayaan dialami […]

  • MTQ Kabupaten Mandailing Natal Berlangsung di Beberapa Titik

    MTQ Kabupaten Mandailing Natal Berlangsung di Beberapa Titik

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Mandailing Natal dilangsungkan di beberapa titik Panyabungan, berlangsung sejak 4 hingga 8 Mei 2017. Di Taman Raja Batu dilangsungkan acara Pembukaan, Tilawah Dewasa dan Qiroatus Sabaah; arena Tahfidz dilaksanakan di Masjid Nur Ala Nur; arena Syahril Qur’an di Tapian Siri-Siri Syariah; arena Tafsir Qur’an di Masjid […]

expand_less