Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Kemenpera Rehap 119 Rumah Tidak Layak Huni di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
  • print Cetak

 


PANYABUNGAN
(Mandailing Online) – Kementrian Perumahan Rakyat RI memberikan bantuan bedah rumah bagi 119 kepala rumah tangga (KK) rumah tidak layak huni di Desa Hutapadang, Simpang Banyak Jae dan Desa Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berasal dari program Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2014.

Penyerahan bantuan langsung diserahkan Deputi Kementrian Perumahan Rakyat Dr. Ir. Jamil Ansari kepada masyarakat penerima dihadiri Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution. di Desa Simpang Banyak Julu, Rabu (24/9/2014).

Bupati pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas bantaun bedah rumah terhadap 119 kepala keluarga, karena dengan bantuan ini masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni akan bisa diperbaiki.

“Saya berharap dengan adanya bantaun perumahan ini sebesar Rp. 7.500.000 per rumah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga program bantuan bedah rumah bisa berlanjut,” ujarnya.

Dahlan mengatakan, Kemenpera juga telah mempersilahkan bagi sembilan kepala desa di di Kecamatan Ulu Pungkut untuk menyiapkan permohonan dan persayaratan agar berangkat ke Padang Sidimpuan untuk pertambahan bantuan ini lagi.

“Jadi kita minta kepada kepala desa lainnya di kecamatan ini mempersiapkan diri hari ini juga berangkat agar bisa bermusyawarah dengan pihak Kemenpera di PSP untuk pertambahan sekitar 500 rumah lagi, dan saya berharap hal ini bisa terlaksana,” ucapnya.

Sementara itu Deputi Kemenpera Ir. Jamil Ansari mengatakan, bahwa saat ini pihaknyanya masih memiliki anggaran Rp. 140 milyar lagi untuk bantuan terhadap rumah tidak layak huni.

Jamil mengatakan, bahwa sebelumnya dia berjanji kepada bupati bahwa Madina akan memperoleh bantuan 600 bedah rumah, namun baru 119 yang terealisasi.

“Makanya para kelapa desa untuk menyusun persayaratanya. Dan kita selalu memperhatikan rumah tidak layak huni, begitu juga terhadap 119 KK penerima bantuan untuk memanfaatkan sesuai dengan yang ditentukan, jangan dikorupsikan karena ini uang negara. Dan tugas Pemkab Madina melakukan pengawasan monitoring dalam pembangunannya,” katanya.

 

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor   : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perlunya dukungan pemerintah daerah dalam upaya pengembangan dan peningkatan kuantitas maupun kualitas Kopi Mandailing tidak bisa lagi ditawar-tawar. Hal itu disampaikan salah satu pengusaha yang bergerak di bidang Kopi Mandailing Palit Hanafi Lubis usai menerima sertifikat nilai (cupping score) dari panitia Jogja Coffee Week (JCW). “Dengan persiapan apa adanya sudah bisa […]

  • Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RUMBIO (Mandailing Online) – Mandailing Natal dikenal dengan jargon Negeri Beradat Taat Beribadat, tapi perhatian terhadap MDTA dan Ibu-ibu belum maksimal. Terutama kesejahteraan guru MDTA. Padahal keduanya adalah pondasi membangun generasi beriman dan beradat. Hal itu menjadi perhatian dan aspirasi yang disampaikan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyabungan ketika mengikuti Reses III Anggota DPRD Tahun Sidang […]

  • Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

    Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepanikan warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal, Sumatera Utara seolah tiada akhir. Ancaman sebaran gas beracun jenis H2S kembali terulang. Paparan hidrogen sulfida (H2S) dari sumur geothermal diduga penyebabnya. Puluhan warga dilarikan ke rumah sakit akibat sesak dan lemas. Berdasar pengakuan sejumlah warga Sibanggor Julu di RSU Panyabungan, paparan gas mulai terasa ba’da salat azar, Minggu […]

  • Jalan Negara di Pasar Lama Panyabungan Kembali Tergenang

    Jalan Negara di Pasar Lama Panyabungan Kembali Tergenang

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Meski pekerja selama 2 hari terakhir ini melakukan pembersihan dan perbaikan drainase jalan negara di pasar lama panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), ternyata tidak menjamin Jalan negara dan sejumlah pertokoan di sekitarnya tidak banjir. pagi ini Selasa 5/9/2023, hujan yang mengguyur wilayah Madina kembali membuat jalan negara itu bagaikan […]

  • 22 CPNS Kemenag absen

    22 CPNS Kemenag absen

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Sekitar 197 peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kemenag Kota Padangsidimpuan, 22 orang absen, yang diadakan di ruangan kelas MTsN. Untuk peserta ujian guru bidang studi guru kimia yang terdaftar 60 orang, penata laporan keuangan 15 orang, untuk penyusun bahan program dan evaluasi 58 peserta. Ketua panitia penerimaan CPNS Kemenag Padangsidimpuan, Basyrah, […]

  • Begini Tata Cara Shalat di Dalam Pesawat

    Begini Tata Cara Shalat di Dalam Pesawat

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Melakukan shalat di dalam pesawat yang sedang melakukan penerbangan adalah hal yang tidak bisa terhindarkan bagi jamaah haji. Hal ini termasuk menjadi perbincangan para fuqaha’ (Ahli Fiqih) tentang hukum melaksanakan shalat di dalam pesawat yang tengah terbang. Shalat di dalam pesawat yang sedang berlabuh (tidak dalam keadaan terbang) tidak dipersoalkan lagi kebolehannya. Karena tidak ada […]

expand_less