Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

PU Madina Belum Jalankan Proyek P-APBD, Waktu Minus 2 Bulan Menjadi Bumerang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas PU Mandailing Natal (Madina) dinilai lambat merealisasikan proyek-proyek fisik yang didanai dari Perubahan APBD 2014.

Sebab, hingga awal November ini atau tak sampai 2 bulan sebelum berakhirnya masa tahun anggaran, beum ada terlihat pergerakan di Dinas PU.

Jika terus terlambat, dikhawatirkan para kontraktor nantinya akan dihadapkan pada keterbatasan waktu pekerjaan ditambah cuaca penghujan yang memperlambat pelaksanaan di lapangan.

“Kendati sebagian besar dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung tetap saja keterlambatan ini akan menjadi bomerang kelak,” kata anggota Komisi III DPRD Madina, Binsar Nasution kepada wartawan, Selasa (4/11/2014).

Pihak kontraktor nantinya akan dihadapkan dengan masalah batas masa kontrak, sesuai dengan volume kegiatannya.

“Jika kita perhitungkan proses penunjukan penyedia jasa sampai dengan terbitnya SPPJK memakan waktu satu minggu dan jika masa kontrak sedikitnya selama 45 hari, maka secara keseluruhan itu sudah memakan waktu 2 bulan. Dan masa waktu tutup anggaran akhir tahun yang diperkirakan sekitar tanggal 24 Desember 2014, akhirnya terlampaui,” katanya.

“Faktor kedua, yang harus diperhatikan adalah ketergantungan pelaksanaan-pelaksanaan kegiatan fisik pada cuaca, khususnya di wilayah Pantai Barat. Curah hujan yang semakin meningkat yang diprediksi sampai dengan akhir tahun, dapat berakibat pada kemampuan akselerasi pelaksanaan kegiatan dan kualitasnya,” imbuh Binsar.

Binsar menyatakan, keterlambatan pelaksanan kegiatan P-APBD 2014, yang sesungguhnya merupakan tanggung jawab kepala dinas PU, dapat berdampak pada kerugian daerah. Baik itu bagi Pemerintah Kabupaten sendiri dalam bentuk melemahnya kemampuan penyerapan anggaran daerah, pihak penyedia jasa yang dikarenakan masa kontrak yang sempit dan berujung pada kualitas pekerjaan yang asal-asalan, serta terutama masyarakat sebagai pengguna hasil kegiatan pembangunan.

Binsar mengingatkan bahwa ada baiknya pemerintah daerah bercermin pada pengalaman tahun 2013 lalu, dimana telah terjadi kerugian daerah dalam bentuk terserapnya DAU sekitar 12 M untuk menutupi pembayaran kegiatan DAK yang tidak diserap lagi akibat terlambatnya penyelesaian kegiatan tersebut.

Oleh karenanya, Binsar mendesak Dinas PU Madina supaya jangan main-main soal jadwal realisasi PAPBD ini.

 

Peliput: Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Negeri 2 Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu. Pembangunan gedung sekolah ini dalam menjawab kebutuhan infrastrukur sekolah menengah di daerah Sulang Aling yang selama ini merupakan kawasan terisolir. Foto: Hendri Pulungan  

  • Tanggul  Penahan Banjir Mulai Dikerjakan.

    Tanggul Penahan Banjir Mulai Dikerjakan.

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terlihat dalam foto, tanggul penahan arus banjir dipinggiran pemukiman penduduk yang berada pinggiran Aek Rantopuran, Gunungtua, Panyabungan mulai dikerjakan.(hol/mo)

  • Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Banjir Terus Melanda, 1 Anak Dilaporkan Hanyut

    Banjir Terus Melanda, 1 Anak Dilaporkan Hanyut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Satu orang hanyut terbawa arus sungai, Rabu (26/11) di Desa Sale Baru Kecamatan Muara Batanggadis, Mandailing Natal (Madina) dalam peristiwa banjir di desa itu. Demikian data yang diterima dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Madina, Kamis (27/11). Sejauh ini belum diketahui nama orang yang hanyut tersebut, tetapi […]

  • Sumut Tolak Umumkan Hasil PNS

    Sumut Tolak Umumkan Hasil PNS

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 13Komentar

    JAKARTA – Sebagian besar daerah menolak untuk mengumumkan hasil tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS tahun 2013 dari pelamar umum untuk provinsi dan kabupaten/kota. Kepala BKD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Pandapotan Siregar yang kemarin datang ke Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) guna menerima master data hasil seleksi CPNS untuk pemprov dan […]

  • Animo Warga Tinggi, Vaksin di Muarasoma Kurang

    Animo Warga Tinggi, Vaksin di Muarasoma Kurang

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARASOMA (Mandailing Online) – Animo warga mememperoleh suntikan vaksinasi lumayan tinggi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Pihak Puskesmas Muarasoma mencatat dalam beberapa hari terakhir rata-rata 400 warga per hari datang untuk divaksin covid-19. Akibatnya puskesmas yang berbasis di ibukota Kecamatan Batang Natal itu kekurangan vaksin pada Sabtu (25/9/2021). Kepala Puskesmas Muarasoma, […]

expand_less