Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Peluang Budidaya Ikan di Sidimpuan Menjanjikan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
  • print Cetak

Sidimpuan – Peluang untuk membudidayakan ikan di Padangsidimpuan masih menjanjikan. Sebab, dari produksi sektor periakanan pada tahun 2014 baru 401 ton dari 430,8 ton yang ditargetkan. Berdasarkan data statistik Tahun 2014 luas potensi perikanan kota Padangsidimpuan 61,6 Ha. Hampir 40% perikanan melalui budidaya ditambah kolam rakyat dan lubuk larangan.

"Bila ditambah dari produksi lubuk larangan 37,5 ton per tahun maka target tersebut dapat dicapai," kata Kepala Bidang Perikanan dan Peternakan Kota Padangsidimpuan, Bambang S kepada MedanBisnis di kantornya, Selasa (13/1).

Dikatakan, peta wilayah perikanan Sidimpuan difokuskan pada Kecamatan Batunadua, Hutaimbaru dan Angkola Julu. Data asli kolam rakyat lebih kurang 23 Ha berada di Kecamtan Batunadua Hutaimbaru dan Angkola Julu sementara lubuk larangan luasnya lebih kurang 35 km tersebar di seluruh kecamatan yang ada.

Usaha meningkatkan produksi yang dilakukan pihak pertanian yaitu mengadakan pengadaan induk ikan mas, lele dan nila setiap tahunnya. "Dengan memunculkan bibit unggul maka hasil produksi perikanan juga akan semakin baik artinya perikanan ini sama saja dengan tanaman yang juga mengandalkan bibit unggul," kata bambang. Kemudian pihaknya juga mengoptimalkan 10 Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan juga mengoptimalkan Health Sciences Reasoning Test (HSRT).

Sampai pada tahun 2014 sudah ada HSRT sebanyak 20 unit, kemudian pada tahun 2015 ini akan ditambah 15 unit. "Dengan mengadopsi teknologi perkembangan ikan sama dengan perkembangan tanaman pangan yang setiap saat butuh perkembangan," katanya.

Dikatakan, konsumsi per kapita nasional 40,1 kg/kapita, provinsi 38,9 kg/kapita. "Dikota Padangsidimpuan konsumsi kita ditargetkan 35,7 kg/kapita dari 200.000 jiwa penduduk kota P Sidimpuan atau harus terpenuhi 7.140 ton/tahun. Sementara hasil produksi hanya 438,5 ton/tahun.

"Berarti kita hanya menyumbang 6,14 persen, selebihnya konsumsi ke ikan laut. Peluang untuk mencapai target 20% saja masih terbuka luas budidaya ikan tawar di Padangsidimpuan," kata Bambang.(medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gatot tolak pemekaran Sumteng?

    Gatot tolak pemekaran Sumteng?

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pasca dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut), kinerja Gatot Pujo Nugroho selaku pucuk pimpinan di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), kerap menuai kritik. Mulai dari minus komunikasi, hingga beragam kebijakan Gatot yang dinilai menyalah dan arogan, karena tidak berdasarkan atas mekanisme yang semestinya. Salah satunya yakni, terkait tidak masuknya Provinsi […]

  • Poken Bante

    Poken Bante

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Poken bante itu bahasa Mandailing. Jika di Indonesiakan berarti pasar daging. Poken (pasar), bante (daging). Belum diperoleh penjelasan mengapa bukan juhut (daging), mangapa harus bante. Sebab, orang Mandailing lebih sering menyebut juhut ketimbang bante dalam membahasakan daging. Misalnya : juhut ni orbo, juhut ni lombu, juhut ni ambeng, juhut ni manuk, […]

  • Mobil Esemka lolos uji emisi

    Mobil Esemka lolos uji emisi

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Solo, (MO) – Mobil Esemka buatan pelajar SMK kini telah lolos dari uji emisi yang dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulis (BTMP) di Serpong, Tangerang. Dalam waktu dekat, mobil Esemka akan dibawa pulang ke Solo Technopark (STP). “Mobil Esemka yang menjalani uji emisi memang telah lolos, tetapi dengan catatan harus menurunkan berat mobil tersebut […]

  • Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 11.467 orang saat ini dipengungsian akibat banjir yang menerjang sejumlah kawasan di Mandailing Natal. Demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina). Dalam keterangan pers, Kepala BPBD Madina, Subuki Nasution di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten di Panyabungan, Selasa (21/12/2021). total yang dihantam banjir sebanyak 74 desa/kelurahan di […]

  • Seminar Kebangsaan di Madina

    Seminar Kebangsaan di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengadakan seminar sehari dan talk show peningkatan wawasan kebangsaan, Kamis (24/10/2019). Lika Saragih dari Kemendagri;  Prof. Dr Turmizi Lubis serta Ketua STAIN Madina Torkis Lubis menjadi narasumber. Seminar yang berlangsung di gedung Serbaguna, Panyabungan itu dihadiri organisasi-organisasi pemuda, ormas, usur polisi dan TNI, LSM, tokoh masyarakat, ASN […]

  • Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing memproduksi itak poul-poul biasanya ketika hajatan “pamijur danak” (harfiahnya menurunkan bayi-suatu tradisi di Mandailing membawa bayi pertama kali keluar rumah). Sang bayi belum boleh digendong ke luar rumah sebelum usia seminggu. Acara “pamijur danak” dipestakan dengan memproduksi itak poul-poul oleh para gadis dan dibagikan kepada tetangga keluarga si bayi. […]

expand_less