Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi.

Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial terhadap upaya penanaman modal, baik di bidang perkebunan, pertambangan dan proyek panas bumi bagi pembangkit listrik.

Persolan plasma, Pemkab Madina harus dapat mendorong penyelesaian kewajiban tersebut, dengan melakukan mediasi antara perusahaan dan masyarakat, agar hak-hak masyarakat terhadap kebun plasma dapat dinikmati rakyat.

Demikian dikatakan Ketua Pansus DPRD Madina, Binsar Nasution yang membacakan hasil pembahasan Pansus terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Madina Tahun Anggaran 2014 dalam rapat paripurna DPRD Madina, Selasa (9/6) yang dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

Soal gangguan keamanan terhadap investasi, pemerintah daerah belum mampu merangkul infrastruktur social dalam menangani gangguan investasi.

“Agar pemerintah kabupaten lebih melibatkan para pemangku kepentingan, baik institusi-intisusi pemerintah terkait maupun infrastruktur social disekitar wilayah investasi,” kata Binsar.

Di sisi lain, Pansus juga menyoroti masih banyaknya Izin-Izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih. Dan juga tidak dilaksanakannya secara baik prosedur pemberian Izin Lokasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh karenanya, pemerintah daerah diminta menginvestarisir seluruh izin lokasi yang telah terbit dan mengevaluasi luas lahan yang telah dibebaskan, guna meminimalisir potensi sengketa lahan antara perusahaan dan masyarakat.

Pansus juga meminta pemeritah kabupaten dalam proses menerbitkan izin lokasi harus serius  mengikuti prosedur standar penerbitan, dengan melibatkan para pemangku kepentingan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Agraria-Kepala BPN Nomor 02 Tahun 2003.

Peliput /editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (2)

    MARSIDAO-DAO (2)

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Dung salose mambuot parira, kehe alai lao marpalan-palan mamolus gadu saba sareto pupu mamangani parira. Tarpaiada ji alai talaga ni tobat tar bahat tarida gulaen piri-piri dot capet. Adong muse tarida namalkot ilambung liang ni talaga i, na igalbuk ni aruting. Dodasna, pala adong namanggalbuk tar miduk mei gulaenna, […]

  • Ratu Safiatuddin dalam Catatan Sejarah Aceh

    Ratu Safiatuddin dalam Catatan Sejarah Aceh

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penobatan Ratu Safituddin sebagai Sultanah Kerajaan Aceh menuai polemik, tetapi putri Sultan Iskandar Muda ini bisa melaluinya dengan baik, hingga 35 tahun pemerintahannya ia berhasil membangun Aceh dari berbagai sisi. PJ Veth, profesor etnografi dan geografi, Leiden University, Belanda, sangat tertarik dengan kepemimpinan perempuan di Aceh, terutama pemerintahan Ratu Safiatuddin. Ia menyebutnya sebagai pemerintahan yang […]

  • TEMBAKAU PILKADA

    TEMBAKAU PILKADA

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Opuk ukuran dua kali tiga meter yang sudah berdiri miring namun masih digunakan berposisi di tengah kampung seiring usianya yang telah tua. Daun rumbia yang menutupi atap opuk itu tinggal setengah dan sudah ditempeli dengan seng sebahagiannya, sehingga keestetikan opuk legendaris ini sudah berkurang. Tiang-tiang penyangga opuk yang terbuat dari batang […]

  • PT Virco ‘Usir’ Anggota Dewan

    PT Virco ‘Usir’ Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tinjau Perusahaan, Tak Ada Pemberitahuan SIDIMPUAN Petugas keamanan PT Virco tidak memperbolehkan tujuh anggota DPRD Padangsidimpuan yang hendak masuk ke perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet tersebut, Jumat (25/3). Para wakil rakyat itu hendak melakukan tinjauan lapangan seputar bocornya pipa limbah PT Virco beberapa waktu lalu. Hal ini sontak membuat gerah tujuh anggota DPRD […]

  • Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M. Ma’ruf Direktur-Religious Democracy Institute …….Kurdi sudah pasti tidak akan mendapatkan kemerdekaan sebagai negara normal, tapi kemungkinan besar malah akan menjadi daerah jajahan baru sebagai tempat pangkalan militer AS dan Israel untuk bermimpi menyerang Iran melalui tangan suku Kurdi…….   Eforia berita hasil referendum kemerdekaan Kurdi terus menghiasi media lokal dan Internasional. Komisi […]

  • Polri Kantongi Ciri Pelaku Tragedi Lapas Sleman

    Polri Kantongi Ciri Pelaku Tragedi Lapas Sleman

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta (MO) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku bersenjata laras panjang dan bertopeng dalam penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/3). “Jelas kita sudah punya info itu dari keterangan saksi, cuma kita belum bisa sampaikan kepada publik karena akan digunakan lagi untuk penyelidikan. Itu […]

expand_less