Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
  • print Cetak

 

Masyarakat  kota Panyabungan, Mandailing Natal setiap bulan Ramadhan selalu ramai mengunjungi tempat-tempat penjualan menu buka puasa (parbuko), baik yang di pinggir jalan maupun di pasar dadakan.

Yang paling ramai dikunjungi oleh masyarakat adalah Pasar Baru Panyabungan untuk membeli toge dan pakkat (pusuk ni otang) sebagai makanan yang tidak pernah tinggal jika waktu berbuka tiba.

Toge Panyabungan yang paling terkenal dulunya adalah toge “Taing Tumpat“ yang sampai saat ini masih juga dicari-cari masyarakat yang ingin membeli toge di pelataran parkir Pasar Baru Panyabungan. Padahal Taing Tumpat sudah beberapa tahun lalu meninggal dunia, dan memang keluarganya masih meneruskan usaha yang ditekuni sejak kecil bersama orangtuanya.

Penulis ingat betul kemasyhuran toge Taing Tumpat di era tahun 2000-an yang lalu. Nama Taing Tumpat semakin kesohor dimana pada waktu itu Bupati Madina H. Amru Daulay setiap kedatangan tamu dari luar Kabupaten Mandailing Natal selalu memesan toge Taing Tumpat yang merupakan salah satu makanan khas Panyabungan selain kipang.

Sewaktu Gubsu T. Rizal Nurdin yang berkunjung ke Kabupaten Madina, sempat bertanya kepada penulis,apa sebenarnya yang istimewa dari Toge Taing Tumpat?”. Penulis menjawab bahwa cara memasak dengan memakai kayu bakar adalah kuncinya. Sebab memasak cendol, lupis, gula dan santan yang menggunakan kayu bakar menyebabkan rasa dan aromanya sangat jauh berbeda dengan yang dimasak pakai kompor.

Dalam kesempatan itu juga, Pak Gubsu juga bertanya, “kenapa pembuat toge lain juga tak memakai kayu bakar?” Itulah, sebagaian besar pedagang toge yang ada di Kota Panyabungan, menganggap penggunaan kayu bakar lebih boros. Padahal, disitulah salah satu ciri khas yang dimiliki oleh toge Taing Tumpat yang namanya populer kemana-mana. Setelah Gubsu mendapat penjelasan dari penulis waktu itu, beliau langsung menyantap toge yang telah disajikan di pendopo Bupati Madina.

Almarhumah Taing Tumpat telah lama meninggal dunia, tetapi usaha toge-nya hingga sekarang, termasuk Ramadhan 1436 H ini, pembeli masih mencari dan bertanya, dimana tempat jualan toge Taing Tumpat sekarang? Salah seorang warga pun menanggapi, “Itu di sudut jalan ini, tapi Taing Tumpat sudah lama meninggal dunia dan yang meneruskan jualannnya adalah adik dan saudara-saudaranya. Memang kualitas togenya sampai sekarang tak berobah, rasa dan aromanya masih seperti dulu”.

Begitulah, ketika penulis Jum’at pekan lalu (19/6) belanja ke pelataran parkir Pasar Baru Panyabungan, nampak pembeli masih antri menunggu di sekitar tempat jualan toge keluarga Taing Tumpat.

Penulis : Iskandar

Editor  `: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Manggis Di Madina 15.000

    Harga Manggis Di Madina 15.000

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa minggu terakhir harga manggis di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai Rp.15.000/kg. Kenaikan ini membuat petani bergembira, apalagi saat ini pohon-pohon manggis lagi musim berbuah. Aswin Rangkuti seorang petani manggis di Kecamatan Panyabungan Timur kepada wartawan, Kamis (26/12/2013) mengatakan, harga manggis memang berpariasi mulai dari Rp.8.000 hingga Rp.15.000/ kg tergantung […]

  • MARJAGO TARUTUNG

    MARJAGO TARUTUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Trimanto B. Ngaderi*) Musim durian telah tiba. Sudah menjadi kebiasaan penduduk huta, mereka marjago tarutung, siang dan malam. Mereka berlindung dari hujan dan angin malam di sopo, dangau atau biasa disebut bandar. Sebuah balai-balai terbuat dari bambu yang dibelah dan kayu diletakkan di dangau itu. Mereka tidur atau duduk santai di atas balai […]

  • Pasar Pabukoan Dibuka di Pasar Baru

    Pasar Pabukoan Dibuka di Pasar Baru

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemkab Madina merencanakan membuka Pasar Pabukoan selama bulan puasa di Pasar Baru Panyabungan, tepatnya di parkir roda empat. Hal ini dilakukan, agar masyarakat lebih mudah memeroleh bahan makanan selama bulan puasa. Hal itu dikatakan Kadisperindagkop UKM dan Pasar, Drs Ansyari Nasution kepada METRO, Minggu (24/7). Katanya, membuka Pasar Pabukoan di halaman parkir Pasar Baru […]

  • Madina Endemis Malaria

    Madina Endemis Malaria

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Dari sekitar 24 ribuan masyarakat Madina, 9.671 jiwa terjangkit malaria,” sebut Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina, Arifin Fausi Lubis Apt MM, kepada METRO, di ruang kerjanya, Jumat (12/11). Arifin menambahkan, malaria merupakan penyakit yang harus ditangani serius dan […]

  • Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 2-habis)

    Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 2-habis)

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Saifuddin Lubis   Selain itu, juga pengembangan kuantitas dan kualitas SDM pertanian,perikanan dan kelautan serta kehutanan, pengembangan diversifikasi dan konsumsi pangan berbasis Sumber Daya Intern ( SPI), penataan administrasi asset, tersusunnya laporan SAI yang akuntabel dan berstatus wajar tanpa pengecualian (WTP). Meningkatkan peran kelembagaan pertanian, penataan dan peningkatan sentra produksi dan distribusi […]

  • Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya isu tentang kenaikan  PBB ( pajak bumi dan bangunan )  oleh Pemerintah diberbagai daerah di Indonesia membuat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) waswas. Memastikan hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal tegaskan tak ada kenaikan tarif PBB. Melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina Ahmad Yasir Lubis mengakui […]

expand_less