Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Guru SD Dibantai 11 Liang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Seorang Guru Sekolah Dasar ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/12/2010) pagi.

Korban yang bernama Eliza (49) diduga merupakan korban korban perampokan disertai pembunuhan karena di sekujur tubuh korban ditemukan 11 luka tusukan dan kepala pecah.

Mayat korban ditemukan masyarakat diduga setelah dua hari dibunuh karena kondisinya sudah mulai rusak serta membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Berdasarkan saksi mata Aprizal, korban baru diketahui meninggal setelah sejumlah guru disekolahnya curiga karena sejak Sabtu korban tidak masuk sekolah.

Merasa curiga, sejumlah guru mencoba mendatangi korban kerumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Sekolah.

Saat tiba di rumah korban, para guru menemukan rumah Korban dalam keadaan terkunci dan tercium bau busuk. Saksi mata mencoba mengintip dari ventilasi rumah dan menemukan korban sudah terkapar di lantai.

Setelah melihat korban terkapar di lantai Aprizal bersama guru lainnya dan warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Sipongi.

Saat dikonfirmasi pihak kepolisian membenarkan kejadian pembunuhan ini. Kepolisian langsung turun ke TKP setelah mendapat laporan dari masyarakat sekaligus melakukan olah TKP.

Duga sementara korban adalah korban perampokan yang disertai pembunuhan karena ditemukan luka di sekujur tubuh serta tempat barang berharga korban ditemukan di kamar mandi seperti tas tangan dompet dan beberapa dokumen lainnya.

Dari keterangan diperoleh pihak kepolisian, barang korban yang hilang seperti cincin, handphone dan uang. Hal ini diperkuat pengakuan kepala sekolah yang menyebutkan korban baru menerima uang sertifikasi guru berjumlah belasan juta rupiah.

Polisi sudah mengamankan barang-barang yang bisa dijadikan barang bukti seperti batu tempat penggilingan cabe yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.

Setelah selesai divisum, mayat korban langsung dimandikan warga. Rencananya mayat korban akan dibawa ke tempat saudaranya di Medan, karena keluarga korban berada di Medan.

Selama ini korban tinggal sendirian di rumah dinas sekolah karena korban merupakan janda. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Setelah tidak mendapatkan izin dari protokoler Sekretariat Wakil Presiden, kehadiran 25 anggota beserta pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) ke Jakarta terus dipertanyakan. Kehadiran mereka pun ditertawakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Disinggung soal kedatangan 25 anggota serta pimpinan DPRD Sumut yang ingin mempertanyakan status Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Gamawan Fauzi sedikit heran. Gamawan […]

  • Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) kembali meluncurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi tahun 2015. Beasiswa ini ditujukan kepada mahasiswa miskin berprestasi asal Madina yang kuliah di universitas negeri atau terguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Kasi Subsidi dan Bantuan Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada Mandailing Online, Kamis (17/9) […]

  • Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA,(MO)- Kabar mengejutkan datang dari lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung (MA). Seorang hakim agung mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tugasnya berakhir. “Seorang hakim agung mengajukan pengunduran diri, diajukan Rabu, (14/11/2012) kemarin,” kata sumber kuat dan terpercaya di lembaga peradilan yang tidak mau disebut nama dan meminta dirahasiakan identitasnya, Kamis (15/11/2012). Juru bicara […]

  • Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Koperasi Mitra Manindo (KMM) kembali melakukan bedah rumah milik warga. Rumah yang dibedah adalah milik Sahronia, warga Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peletakan batu pertama berlangsung Senin (24/10/2022). Sahronia anggota KMM. Ia menjadi anggota sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Berdasarkan proses […]

  • Menjelajahi Kota Panyabungan dengan Google Street View

    Menjelajahi Kota Panyabungan dengan Google Street View

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Google Street View merupakan sebuah fitur Google Maps yang diperkenalkan tahun 2007 dan menyediakan pemandangan jalan 360° dan membolehkan pengguna melihat bagian dari kota , termasuk salah satunya Kota Panyabungan dan sepanjang jalan Willem Iskander. Meskipun Fitur Street View hanya untuk jalan protokol, namun bisa memuaskan orang untuk tahu perkembangan yang terjadi di Panyabungan. Beberapa […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

expand_less