Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Bupati Ajak Masyarakat Isi Pembangunan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
  • print Cetak

 

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bersama tokoh masyarakat

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bersama tokoh masyarakat

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Melaksanakan  maupun mengisi pembangunan sesuai dengan yang diinginkan oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Melainkan harus mempunyai sistem dan mekanisme yang diatur dengan Undang-undang maupun peraturan lainnya.

Karena itulah Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi pembangunan demi terwujudnya harapan seluruh lapisan masyarakat.

Ajakan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution tersebut disampaikan kepada masyarakat Jumat (6/11) di Desa Tombang Bustak Kecamatan Kotanopan. Dalam kesempatan yang juga dihadiri enam Pimpinan Partai Politik, seperti Ketua DPC Demokrat H. Syaparuddin Ansyari Nasution, Ketua DPC PKB Khoiruddin Faslah Siregar, Ketua DPC Grindra H. Khoiruddin MJ, Ketua DPD PAN H. Nissat Sidik Nasution, Sekretaris DPC. Nasdem H. Amir Husin Hasibuan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan berserta anggota DPRD Madina M. Rahim Nasution, S.Sos dan Rahmad Risky Daulay, termasuk beberapa pimpinan SKPD dan ulama daerah itu.

Di hadapan masyarakat, Bupati Madina mengutarakan, wilayah Mandailing Natal sampai sekarang ini dijuluki sebagai Serambi Mekkah, Kota Santri, Negerinya Ulama dan tentu timbul pertanyaan, apakah DPRD-nya sudah DPRD Serambi Mekkah? Apakah Bupati dan stafnya sudah dikatakan pejabat Serambi Mekkah, apakah Ketua Parpol juga sudah mengatakan Serambi Mekkah? Saya jawab, “Belum.”

Makanya, ujar Bupati, dirinya sejak Sembilan bulan menjabat Bupati terus melakukan pembenahan di tengah tengah masyarakat dengan terlebih dahulu membersihkan segala aroma  yang kurang baik di Lingkungan Pemerintah dengan membuat kegiatan Pengajian dan Tablik Akbar dimana mana agar masyarakat dapat ilmu agama guna untuk diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, kata Bupati, dirinya adalah keluarga yang miskin namun telah menjadi Bupati Madina, karena itulah seluruh masyarakat bukan saja di Tombang Bustak ( Kuala Lumpur) untuk membangun dirinya sendiri terlebih dahulu, misalnya jadi pahlawan diri sendiri seperti kejadian yang menimpa Ramlan di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Kemudian, anak-anak Mandailing Natal semua pintar-pintar sejak zaman dulunya, sudah ada yang menjadi Wapres, Jenderal, Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kades/Lurah tentu itu salah satu bukti nyata, namun itu semua harus dibekali dengan pendidikan agama, kalau pendidikan agama sudah terpatri di diri manusia maupun pejabat serta DPRD-nya, maka Mandailing Natal baru pas dikatakan Sermabi Mekkah nya Sumatera Utara.

“Jika menjadi DPRD, Bupati/Walikota, Gubsu dan menjadi apa saja, sebaiknya kita lebih mengisi diri kita dengan ilmu agama, apalagi terhadap anak anak kita harus lebih gigih kita menanamkannya dan magrib mengaji salah satu langkah yang sangat baik di terapkan di Bumi Gordang Sambilan dan bila perlu membuat Kampung Al Quran,” ujar Bupati dihadapan masyarakat Tombang Bustak.

UTAMAKAN PROGRAM PERTANIAN

Masyarakat wilayah Kecamatan Kotanopan yang diajak Penulis berbincang bincang di sela sela acara Bupati, sangat berharap kepada Bupati/DPRD serta pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ke depan selain membenahi Infrasturuktur juga lebih mengutamakan program pertanian, sebab warga Bumi Gordang Sambilan mayoritas petani yang mengelola berbagai macam pertanian.

Maksudnya…? selama ini Dinas Pertanian Madina dipimpin Taufik Zulhandra Ritonga.SP.MM telah membuat program diberbagai sector termasuk membangun berbagai fasilitas pertanian seperti jaringan irigasi, tetapi jika Drs.H.Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Madina lebih focus dalam membuat terobosan baru Partanian maka daerahnya di Kotanopan maupun Mandailing Julu.

Memang, semua harapan masyarakat sudah dapat terwujud berkat motifasi maupun terobosan yang dilakukan Kadis Pertanian, tetapi alangkah eloknya andaikata program pertanian lebih di tingkatkan lagi dimasa yang akan datang ini.

 

TERIMA KASIH BUPATI

Secara terpisah di Pasar Kotanopan, warga daerah terisolir mengaku MY.Pulungan kepada Panulis, mengucapkan terima kasih kepada Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang begitu repon terhadap wilayah Terisolir, karena selama ini masyarakat sudah muak dengan perkataan dewan dan pemerintah yang selalu mengatakan akan membuka akses transfortasi, tapi nyatanya baru setelah bupati sekarang yang langsung memerintahkan stafnya untuk membuka akses jalan.

Bayangkan, kata Pulungan, wilayah Aek Botung, wilayah Pagar Gunung serta wilayah lainnya Bupati selaku Kepala Daerah sudah terjun langsung kelokasi melihat dari dekat kondisi akses transfortasi dan langsung membukanya dengan memerintahkan stafnya seperti juga diwilayah Panyabungan desa aek mata serta lainnya.

 

PERHATIKAN PENDIDIKAN AGAMA

Warga Muara Pungkut Kecamatan Kotanopan Abdul Hadi Lubis sangat berharap kepada Bupati Madina ke depan untuk lebih memperhatikan kualitas pendidikan Agama, karena untuk membentengi generasi muda/ anak anak salah satunya adalah dengan pendidikan agama, kalau tidak pendidikan anak akan lain hasilnya dimasa mendatang ini.

“Kami sangat yakin dan optimis dengan langkah langkah yang telah dibuat oleh Drs.H.Dahlan Hasan dimasa mendatang ini, namun sebagai warga sangat berharap agar Bupati dan DPRD memperhatikan pendidikan Agama,” ujar Lubis.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi pendidikan anak anak, kalau menjelang Magrib ajari anak kita mengaji agar terbiasa ke depan nantinya.

“Saya sendiri nggak bisa membangun Madina, tapi marilah kerja sama, bergandengan tangan untuk melakukan perbaikan guna untuk masa depan Bumi Gordang Sambilan menuju yang lebih baik, Madina Serambi Mekkah Sumatera Utara, mari kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Peliput  : tim
Editor   : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengangguran Era Gen-Z, Menagih Tanggungjawab Negara Ciptakan Lapangan Kerja

    Pengangguran Era Gen-Z, Menagih Tanggungjawab Negara Ciptakan Lapangan Kerja

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati umat Potret generasi hari ini dikejutkan dengan berita membludaknya pencari kerja dari golongan Gen-Z. Antrian panjang pencari kerja terlihat hampir di setiap kota. Gen-z yang berusia antara 15-24 tahun banyak menjadi pengangguran atau tanpa kegiatan (not in employment, education, and training/NEET), lantaran sedikitnya peluang lapangan kerja yang tersedia. (Kompas.Com […]

  • Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, — Tak hanya Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang mampu menyedot perhatian publik dalam kunjungan singkatnya di Indonesia. Istrinya, Michelle Obama, pun dengan cerdas melalui penampilannya berhasil mencuri perhatian besar warga Indonesia. Michelle yang saat tiba di Indonesia mengenakan long dress warna coklat tua pada kunjungan ke Masjid Istiqlal membuat kejutan. Penampilannya dengan […]

  • Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan pemerintah daerah menyelesaikan konflik antara warga Batahan I dengan PT. Pamaris diduga memicu aksi pemanenan buah sawit yang berujung penangkapan 12 warga Batahan I. Di hadapan anggota Komisi II DPRD Madina, Senin (18/4/2014), Kepala Desa Batahan I, Sobirin menjelaskan bahwa aksi pemanenan buah sawit oleh warga Batahan I di lahan […]

  • Kasus Kepdes Gunungtua Jae Diproses Polres Madina

    Kasus Kepdes Gunungtua Jae Diproses Polres Madina

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus kepala desa Gunung Tua Jae, Panyabungan mulai diproses Polres Mandailing Natal (Madina). Sejumlah saksi dari desa telah dimintai keterangan di Mapoles Madina sejak Senin (2/3/2020). Perobohan gedung kepala desa termasuk poin penting dari 8 kasus yang diseriusi polisi. “Alhamdulillah kemarin kami telah menghadiri undangan wawancara dari Polres Madina terkait […]

  • Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dihimbau meningkatkan pengawasan pelaksanaan proyek pemerintah daerah tahun anggaran 2013 terutama yang dibiaya oleh APBD Madina. Itu ditekankan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Madina, Indra Gunawan Hasibuan, Rabu (4/11/2013). Menurutnya, pengawasan dilakukan oleh DPRD Madina harusnya bukan hanya terfokus pada persoalan anggaran saja, melainkan harus lebih fokus […]

expand_less