Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
  • print Cetak
Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12).

Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah Ustadz Abdul Wahid dan Ustadz Hasan Tanjung LC.

Selain tokoh partai Golkar dan PPP, juga H Ismail Hakim Lubis atau akrab disapa Oji Atas yang merupakan ayah kandung Saparuddin Haji.

Oji Atas dalam orasi politiknya menyatakan, pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay merupakan pasangan yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, diperkirakan akan mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Soso Saparuddin Haji dinilai dapat membawa masyarakat Madina lebih sejahtera lima tahun ke depan. Selain berlatar belakang santri dan pernah menempuh pendidikan di University of Cairo, dan telah sukses memimpin berbagai organisasi termasuk organisasi ekonomi Kadin. Sementara Miswaruddin Daulay dikenal sebagai akademisi di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan.

 “Paslon nomor urut 3 ini merupakan pasangan ideal, dan insyaAllah akan melakukan perubahan bagi masyarakat Madina lebih sejahtera, mari kita pilih pasangan nomor urut 3 untuk Madina yang lebih baik,” ujarnya dari podium.

Dia juga menyampaikan kepada seluruh PNS di pemerintahan, mulai dari pejabat, camat, lurah dan kepala desa supaya jangan mau ditekan dan diintervensi maupun dipaksa untuk memilih salah satu paslon ataupun dipaksa menjadi tim sukses, tetapi berikanlah hak suara untuk menentukan pilihan pada tanggal 9 desember.

“Jangan mau dipaksa, karena kita sudah merdeka. Cukup sudah kita dijajah selama 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang, ini zamannya reformasi dan kita berhak dan bebas untuk menentukan pilihan kita, jangan takut kepada siapapun, melainkan takut sama Tuhan” sebutnya.

Sementara, Ir Amin Daulay dari Golkar, dalam orasi politiknya menyatakan, 16 tahun sudah Kabupaten Madina mekar dari Tapanuli Selatan, dan selama itu juga pembangunan di Madina belum memberi dampak yang positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Saya sendiri dan bapak Oji Atas adalah saksi hidup mekarnya daerah kita ini, enam belas tahun sudah Madina mekar, tapi selama itu juga masyarakat masih banyak yang sengsara, rakyat masih miskin dan terzalimi, sementara mereka-mereka yang duduk manis di sana hanyalah penikmat-penikmat dari perjuangan tokoh-tokoh kita terdahulu,” katanya.

“Karena itulah, mari kita bersama-sama memilih nomor 3, karena pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yang lahir dan dibesarkan di Madina tentu lebih mengerti apa yang dibutuhkan rakyat. Mari tinggalkan semua perbedaan dan satukan pilihan kita kepada paslon nomor urut 3 untuk perbaikan Madina ke depan,” teriak Amin.

Di sesi lain, Miswaruddin Daulay mengatakan, sudah saatnya masyarakat Madina bangkit dari keterpurukan, bangkit dari ketertinggalan dengan memilih paslon nomor urut 3,  yang akan membuktikan bahwa Madina bisa lebih baik dari yang selama ini.

“Kami akan abdikan apa yang ada dalam diri kami untuk seluruh rakyat Madina, kami prihatin melihat perjalanan Kabupaten Madina yang sudah cukup lama, tapi rakyat belum merasakan dampak positif. Kami akan amanah, berikan kesempatan dan kepercayaan bagi kami untuk memimpin daerah yang sama-sama kita cintai ini, insya Allah kami akan buat perubahan, tidak ada yang namanya KKN, tidak ada membayar untuk suatu jabatan, kami siap melaksanakan pemerintahan yang bersih dan berkualitas, yakinlah bersama kami Madina akan lebih baik,” kata Miswar.

Sedangkan Saparuddin Haji alias Akong dalam orasinya mengatakan, ‎Kabupaten Madina sungguh kaya sumber daya alam, tapi sesungguhnya SDA yang dimiliki itu belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Kebijakan-kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat, sehingga banyak terjadi ketimpangan yang berujung penderitaan bagi rakyat.

“Kita melihat harga karet murah, harga hasil bumi masyarakat tidak diperhatikan pemerintah. Apabila masyarakat memberikan amanah, kami nanti bersama DPRD akan membuat langkah strategis untuk menuntaskan persoalan-persoalan rakyat, itu yang kami utamakan. Karena, sudah cukuplah rakyat menderita di tengah kekayaan alam yang kita miliki. Karena semua kekayaan alam ini adalah milik kita dan diperuntukkan untuk kesejahteraan ummat, bukan untuk kekayaan mereka-mereka yang mengkhianati rakyat,” katanya.

“Berikan kepercayaan dan kesempatan bagi kami, kami akan amanah, kami tidak akan memberikan janji-janji, tapi kami akan tunjukkan bukti bahwa kamilah yang terbaik diantara paslon yang lain, pilih kami tanggal 9 desember mendatang, dan InsyaAllah kami akan berbuat yang terbaik bagi daerah kita,” himbau Saparuddin Haji.

Sumber                : http://koranbogor.com

Editor    : Dahlan Barubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Gratiskan Penambahan Daya

    PLN Gratiskan Penambahan Daya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    jakarta : PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia menyediakan layanan tambah listrik (tambah daya) gratis bagi pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA. Siaran pers PLN, Minggu (6/3) menyebutkan setiap pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA yang naik daya atau tambah listriknya ke 1300 VA […]

  • Indikasi Ditukangi Menguat

    Indikasi Ditukangi Menguat

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Indikasi penukangan hasil pengumuman CPNS Pemko Medan menguat. Salah seorang pelamar CPNS, M Fahmi mengaku namanya lulus di website CPNS Pemko Medan, namun saat pengumuman di media massa namanya hilang. “Saya mengecek pengumuman di www.ppcpns.pemkomedan.go.id sekitar pukul 01.00 WIB (Rabu dinihari) dan hasilnya lulus, saksinya ada. Tapi saat paginya, saya lihat di koran nama […]

  • Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    Komisi II: PTPSU Lecehkan DPRD Madina

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banyaknya keluhan warga terkait polemik kehadiran PT Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU) di Mandailing Natal (Madina) mulai masuk ranah DPRD. Pihak Komisi II DPRD telah melakukan rapat kerja dengan Dinas Perkebunan Madina membahas dan mengkaji akar semua persoalan sekaligus mencari solusi. Lanjutan rapat kerja dengan Dinas Kehutanan Perkebunan itu menghasilkan keharusan […]

  • Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Nasib Tahana Djuandi alias Jimmi selaku Direktur PT. DAP, pabrik pembuat saus merek Dena, Sun Flower dan Bola Dunia bakal ditentukan hari ini (31/3). “Tim sudah pulang. Besok (Selasa) kita akan gelar perkara,” tandas Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Frido Situmorang, Senin (30/3). Apakah Jimmi akan ditetapkan tersangka? “Hasil gelar perkara akan menjawab […]

  • Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian. “Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, […]

  • Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah

    Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Kepala Inspektorat Daerah (Itda) Provinsi Kalimantan Timur (Itda Kaltim) Irfan Prananta mengakui adanya kasus perselingkuhan antar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan daerah. Namun, pihaknya tidak bisa merinci berapa jumlah kasus yang ditangani setiap bulan. “Perselingkuhan intinya kita tahu ada terjadi. Kalau jumlah saya tidak […]

expand_less