Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
  • print Cetak
Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum  meneliti material candi di Aek Milas Siabu

Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum meneliti material candi di Aek Milas Siabu

SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

“Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa Simaninggir, Siabu.

Material itu ditemukan tim Tympanum Novem bersama Tim Balai Arkeologi Medan, Rabu (2/3) di kawasan Aek Milas, Siabu.

Askolani menyatakan bahwa kawasan ini diyakni menyimpan satu situs candi Hindu-Budha yang diperkirakan antara abad 9 – 11 Masehi, tertimbun di kedalaman yang belum bisa diprediksi. Dan sepanjang sungai Aek Badan Simaninggir – Siabu – Bonandolok, adalah daerah aliran sungai yang disucikan pemeluknya.

Penelitian tim Balai Arkeologi Medan itu menindaklanjuti temuan adanya jejak fragmen batu candi sekitar 300 meter arah barat dari Aek Milas Siabu oleh Tympanum pada Desember 2015 yang lalu.

 “Karena itu Balai Arkeolog menindaklanjutinya dengan mengirimkan tim beranggotakan enam orang peneliti” Askolani.

Eksplorasi pada radius lebih kurang 100 meter persegi, tim menemukan beberapa tambahan pragmen batu bata candi yang tidak terstruktur. Selain itu, juga ditemukan beberapa pecahan gerabah (semacam kendi berbagai ukuran)  dari tanah liat yang dari bentuk dan strukturnya diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah ke kawasan ini.

Struktur garabah terlihat masih menggunakan teknologi yang amat sederhana. Dengan berbagai ukuran, diyakini bahwa kawasan ini memang menjadi bagian dari peradaban penting di masa lalu. Apalagi kawasan ini tidak jauh jaraknya dari Candi Saba Siabu.

“Tentu butuh eksplorer lebih lanjut. Tapi temuan ini makin menambah keyakinan kita bahwa jauh sebelum priodisasi marga-marga, kawasan ini telah dihuni oleh satu entitas sosial yang belum bisa diidentifikasi ras dan asal migrasinya. Dan Tympanum tentu tidak akan berhenti sampai di sini, kita akan terus melakukan studi dan eksplorasi, termasuk mengunjungi satu arca baru yang diinformasikan ada di hulu sungai. Insya allah minggu ini kita akan ke sana lagi,” katanya.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capaian PAD Madina Diakhir Tahun Masih 72,30 Persen

    Capaian PAD Madina Diakhir Tahun Masih 72,30 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Bulan November ini, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai Rp. 91.352.353.95,06 miliyar atau 72,30 persen. Kondisi ini akibat banyaknya masyarakat yang menunda pembayaran pajak demikian hal dengan pajak perusahaan. “Berdasarkan laporan terakhir pada Jum’at 24/11 realisasinya masih 72,30 %. Insya Allah kami akan mengejar maksimal 90% atau dikisaran Rp.110 […]

  • Masyarakat Diminta Awasi Penyelenggaraan Pilkada

    Masyarakat Diminta Awasi Penyelenggaraan Pilkada

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan pilkada damai. Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran dalam proses penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Lanjutnya, selaku penyelenggara, KPU secara terbuka menerima untuk diawasi […]

  • Pengangkatan Guru Honorer ke PPPK Dilakukan Bertahap

    Pengangkatan Guru Honorer ke PPPK Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengangkatan guru honorer yang telah terdata menjadi PPPK akan berlangsung secara bertahap. Dengan demikian, tahun ini bukan gelombang terakhir pengangkatan PPPK. Itu dikatakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dollar Hafrianto kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (7/12/2022) terkait saat ini progres pengagkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan […]

  • Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkumpulan pengajian kaum ibu di Kelurahan Panyabungan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata atau sepakat mencoblos gambar yang ada foto perempuan pakai jilbab dengan gincu (lipstik) agak merah di Pilkada 2024. Perempuan pilih perempuan pun bergema di kelurahan itu. Nur Ainun, salah satu anggota pengajian rutin Jumat tersebut, didampingi ibu-ibu yang […]

  • Kegiatan Sorikmas Mining Disosialisasikan Kepada LSM

    Kegiatan Sorikmas Mining Disosialisasikan Kepada LSM

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Manajemen PT. Sorikmas Mining melakukan sosialisasi tentang aktifitas perusahaan itu kepada pimpinan dan pengurus Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) yang ada di Mandailing Natal, Senin (27/8) bertempat di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Aspek-aspek yang disosialisasikan mulai dari pofil perusahaan, persentase saham perusahaan, izin-izin yang dikantongi perusahaan, tahapan kegiatan perusahaan mulai dari eksplorasi hingga […]

  • Usut DAK Madina 2006-2010

    Usut DAK Madina 2006-2010

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) demo ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Payabungan, Senin (27/12/2010). Demo dilakukan karena banyaknya ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejak Tahun 2006 sampai sekarang. Dalam orasinya, massa HMI mengatakan pengelolaan DAK di Disdik Madina terkesan jadi ajang meraup keuntungan sebanyak-banyaknya oleh pejabat Disidik, khususnya DAK […]

expand_less