Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Tak Ada Rambin, Warga Bergelayut di Tali Kawat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
  • print Cetak
Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis  di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

Seorang pria harus bergantung pada seutas tali kawat menyeberang Sungai Batang Gadis di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan.

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tak ada jembatan, tak ada rambin alias titi gantung, warga terpaksa bergelayut di kawat menyeberangi sungai agar sampai ke areal persawahannya.

Itu terjadi di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. Selama ini, warga sangat mengharapkan pembangunan titi gantung, tetapi belum pernah terealisasi. Warga terpaksa memasang kawat di atas sungai Batang Gadis yang berarus keras dan dalam.

Hal ini dilakukan agar sampai ke tempat usahanya, sawah dan kebun. Sebab rata-rata sawah atau kebun warga di daerah ini berada di seberang Sungai Batang Gadis.

Asrul Sani (50) salah seorang warga yang sering lewat bergantungan di kawat tersebut mengatakan kemarin, pemasangan  kawat ini adalah inisatif dirinya. Kebetulan areal persawahan dan kebunnya ada di seberang sungai Batang Gadis. Setiap hari ia selalu lewat melalui sungai ini. Namun beberapa bulan terakhir dirinya sering terkendala disebabkan seringnya banjir sungai ini.

Lantas, ia pun berpikir bagaimana caranya agar bisa sampai ke seberang Sungai Batang Gadis. Ide muncul. Kawat dibentangkan di atas sungai kemudian di pasang riol. Setelah dicoba, ternyata riolnya tempat pengikatan tali tidak bisa jalan. Akhirnya ia memutuskan bergantungan saja di kawat yang dientangkan tersebut.

Menurut pengakuannya, tidak semua warga mampu bergelayut di kawat ini, utamanya perempuan. Kaum perempuan lebih memilih tidak ke sawah atau ke kebun jika sungai sedang meluap.

Asrul Sani berharap agar Pemkab Madina secepatnya membangun rambin di kawasan ini. Sebab setiap kali terjadi banjir warga terkendala untuk menyeberangi sungai.

Kepala Desa Muara Siambak, Zulkifli Matondang  yang dihubungi membenarkan bahwa sebagian warga bergelayut di tali jika sungai Batang Gadis meluap.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – UPTD Puskesmas Longat menggelar lokakarya mini bulanan Lintas Program di tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Acara ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai bidang dan dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) dr. Melvariani. Melva mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas yang […]

  • Kami Terpaksa Makan Gandum

    Kami Terpaksa Makan Gandum

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stok Makanan di Mesir Mulai Habis Sudah 7 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka JAKARTA-Akibat krisis politik di Kairo, Mesir, kini sejumlah mahahasiwa asal Indonesia yang bertahan di kota Kairo mengaku kesulitan men dapatkan bahan-bahan makanan. Sementara, stok makanan mulai menipis. Para mahasiswa dan WNI di Mesir kini juga sudah dikumpulkan di satu tempat untuk memudahkan evakuasi. […]

  • Kadis Pendidikan Madina: Peran Orangtua Penting Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Kadis Pendidikan Madina: Peran Orangtua Penting Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kadis Pendidikan Imron Lubis MM mengatakan, peran orangtua penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal. “Sesuai data masih banyak orangtua memanfaatkan tenaga anaknya membantu mencari nafkah yang seharusnya mengecam pendidikan,” ujar Imron Lubis MM di ruang kerjanya kepada wartawan, Senin (2/5). “Untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar di […]

  • Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal diduga sunat Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS). Diketahui gaji anggota KPPS Sendiri sesuai dengan ketentuan PKPU Rp. 1.100.000 setiap anggota yang bekerja di setiap TPS dan Ketua PPS Rp. 1.200.000. Namun, Salah seorang anggota KPPS di […]

  • 10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal bersama Detasemen C Brimob Polda Sumatera Utara Kamis-Jumat (12-13/7/2012) menangkap 10 orang penambang liar tanpa izin (Peti).Penangkapan ini dilakukan pasca terjadinya kerusuhan dan pembakaran Base Camp PT Sorikmas Mining (SM) pada hari sabtu (7/7/2012) yang lalu di wilayah kontrak karya Sork Mas Mining perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang. Selain warga Madina, pelaku […]

  • Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen catur tingkat lopo (kedai kopi) di Mandailing Natal (Madina) akan diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 28 Desember 2013. Turnamen yang dilaksanakan oleh Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Madina ini bertempat di gedung SMA Negeri 1 Panyabungan . Piala l yang diperebutkan adalah piala Bupati Madina Tahun 2013 dengan total hadiah […]

expand_less