Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
  • print Cetak
Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan

Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah kuatnya goyangan dan gangguan, geliat pergerakan konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal terus menguat.

Fungsionaris yang abu-abu atau setengah hati, silahkan mengundurkan diri. Jangan menjadi duri di dalam tubuh partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengutarakan sejak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan amanah kepadanya sebagai Ketua DPC PDI Madina Priode  2015-2020, bendera PDI Perjuangan telah dikibarkan di 23 Kecamatan di Mandailing Natal (Madina), 404 Desa/Kelurahan, sehingga banyak pihak- pihak yang merasa kurang senang atas kehadiran PDI Perjuangan.

“Karena itu,  momen Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I PDI Perjuangan Madina yang Insya Allah dilakasnakan 30 Mei 2016 di Rindang Hotel Panyabungan, akan dilakukan sebagai ajang konsolidasi dan menyusun program tahun 2017 hingga ke tingkat anak ranting,” kata Iskandar kepada Mandailing Online, Kamis (26/5/2016).

Iskandar menyatakan tidak pernah gentar menghadapi sikap-sikap yang ditunjukkan oleh oknum-oknum yang mencoba menghalangi kehadiran PDI Perjuangan di tengah tengah masyarakat. Sebab, bendera  PDI Perjuangan dikibarkan bersama-sama dengan rakyat.

“Jika memang ada yang tidak senang PDI Perjuangan dicintai rakyat, itu adalah hal yang wajar ditengah kondisi demokrasi sekarang ini,” katanya.

Diungkapkannya, banyak pihak yang merasa gerah karena kader-kader PDI Perjuangan Madina selalu dekat dengan rakyat, apalagi setelah Iskandar Hasibuan menjadi Ketua DPC PDIP Madina menyebabkan banyak pihak yang selalu mencari-cari kesalahannya guna untuk menjatuhkannya.

“Contoh, adanya semacam penggembosan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu agar seluruh fungsionaris tidak menyukai kepemimpinan saya dengan memberikan iming-iming kepada pengurus dan supaya saya di mosi tidak percaya oleh pengurus DPC PDIP Madina,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, ujar Iskandar, melalui Konpercab I PDI Perjuangan Madina yang dilakukan 30 Mei 2016 ini, seluruh pengurus DPC dan PAC yang diwakili Ketua, Sekretaris dan Bendahara akan dilakukan konsolidasi dan sekaligus mempertegas bahwa DPC PDI Perjuangan Madina masih tetap Satu Komando dibawah pimpinan Iskandar Hasibuan.

“Untuk diketahui oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan DPC PDI Perjuangan Madina, bahwa kader-kader PDI Perjuangan tidak mudah untuk dipengaruhi dan kepada oknum-oknum fungsionaris yang setengah hati silakan mengundurkan diri dan kader yang abu-abu silakan juga minggir, karena walau apapun yang datang menghalangi, DPC PDI Perjuangan akan terus maju hingga memenangkan Pileg/Pilpres 2019 mendatang,” ujar Iskandar.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Aneh, Direktur RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dr. Rusly Pulungan tidak tau berapa jumlah tenaga honor di RSUD yang lulus seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) formasi Tahun 2023 lalu. ” sampai saat ini belum ada yang melapor siapa yang lulus dan tidak perihal […]

  • Bupati Madina: Pergaulan Bebas Dampak Globalisasi

    Bupati Madina: Pergaulan Bebas Dampak Globalisasi

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal menyampaikan, pegaulan bebas dewasa ini merupakan dampak dari globalisasi dan mudahnya mengakses beberapa informasi menyebabkan banyak kaula muda (remaja-red) terjebak dalam perilaku free seks (pergaulan bebas). Hal ini telah membuat keresahan bagi para orangtua dan masyarakat. Demikian disampaikan Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM diwakili oleh Asisten IV Zulkarnen […]

  • Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) akan melakukan pengamanan alat peraga kampanye calon bupati Madina berupa baliho, spanduk dan lainnya yang sudah menyebar di berbagai kawasan Madina, termasuk kota Panyabungan. “Penertiban ini nantinya dilaksanakan secara bersama yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Madina,” kata Ketua Panwaslih Madina, Ahmad […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com)   Komunisme, umpamanya, mempunyai konsep “perikemanusiaan” yang berlainan dengan kita. Di dalam Negara yang mereka cita-citakan, adanya hak milik dianggap melanggar asas-asas kemanusiaan. Bagi kita, adanya hak milik adalah syarat untuk perikemanusiaan, karena sesuai dengan fitrah manusia. Sekulerisme, la-diiniyah, tanpa agama, Saudara ketua, tidak bisa memberi keputusan […]

  • Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivis dan mantan ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Salman Rais menilai H. Saipullah Nasution layak dan tepat memimpin kabupaten paling selatan sumatera Utara ini lima tahun mendatang, karena memiliki kematangan memimpin birokrasi. “Bang Saipullah pulang kampung karena terpanggil untuk membenahi Kabupaten Madina ke arah yang lebih baik,” kata […]

  • Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam beberapa hari terakhir petai dan jengkol membanjiri pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul musim panen buah-buhan di daerah ini, seperti buah durian, manggis, petai dan jengkol. Pantauan MedanBisnis di pasar tersebut, Jum”at (19/8), karena pasokan yang melimpah, harga petai pun kini tergolong cukup murah yakni per ikat isi 10 renteng […]

expand_less