Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Proyek Jalan Pagargunung-Batahan Diduga Fiktif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
  • print Cetak

Proyek jalan Pemkab Madina grafis

Proyek jalan Pemkab Madina grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Proyek peningkatan jalan Pagargunung-Batahan, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) TA 2015 yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum diduga fiktif.

 “Kami sudah turun ke lokasi. Kami menemukan indikasi bahwa proyek itu fiktif. Hal itu diperkuat keterangan dan pengakuan masyarakat bahwa tidak ada pembangunan maupun peningkatan jalan senilai Rp978 jutaan di daerah itu,” ungkap Ketua DPD Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Madina, Syamsuddin Nasution, Selasa (1/11) di Panyabungan yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel.

Ia mengatakan, dalam buku penjabaran APBD tahun 2015, pihaknya menemukan sejumlah proyek yang diduga tidak dikerjakan alias fiktif.

Kalaupun ada yang dikerjakan, tetapi tidak selesai, sehingga diyakini sejumlah proyek tersebut merugikan keuangan negara. Bahkan, menurut Syamsuddin, pihaknya sudah meminta keterangan dari Plt Kepala Dinas PU Maina terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Madina, Syahruddin telah memberikan klarifikasi kepada FK-1 Madina dalam menjawab konfimasi tertulis yang dikirim FK-1 Madina kepadanya. Dalam jawaban konfirmasi itu, Syahruddin menyatakan bahwa proyek itu dikerjakan, hanya saja tak 100 persen.

“Kami sudah beberapa kali menyurati Plt Kadis PU Syahruddin memintai keterangan terkait proyek tersebut. Setelah beberapa kali kami surati baru dibalasnya. Dalam keterangannya, Kadis PU menyebut proyek peningkatan jalan tersebut memang dikerjakan, tetapi tidak selesai seratus persen. Ini yang jadi persoalan bagi kami. Begitu besarnya anggaran hampir Rp1 miliar, tetapi pekerjaan yang mereka maksud itu tidak ada. Yang ada hanya sedikit galian yang tentunya tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” bebernya.

Ironisnya lagi, sambung Syamsuddin, proyek yang bernilai sekitar Rp978 jutaan tersebut tidak menggunakan jasa konsultan. “Dalam keterangan Kadis PU, proyek tersebut tidak menggunakan konsultan. Ini kan aneh, kalau tidak ada konsultan bagaimana hasil pekerjaannya,” sebutnya.

Karena itulah, Syamsuddin meminta penegak hukum supaya melakukan penyelidikan terkait dugaan proyek fiktif tersebut. Sebab, menurut pantauan dan investigasi DPD FKI-1, masih ada beberapa proyek yang sama dan perlu penyelidikan dari lembaga penegak hukum.

“Kami siap membantu penegak hukum untuk menyelidiki beberapa proyek yang bermasalah dan fiktif di Dinas PU. Karena kami tidak ingin ada pembiaran dalam penggunaan anggaran keuangan negara,” tambahnya.

Sumber                : Metro tabagsel

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Tertunda Pasangan Calon Haji Asal Madina Akhirnya Berangkat

    Setelah Tertunda Pasangan Calon Haji Asal Madina Akhirnya Berangkat

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Madailing Online) – Pasangan calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, akhirnya berangkat ke tanah suci Selasa malam (13/6/2023) setelah sebelumnya tertunda akibat sakit. Dua calon haji itu penduduk Desa Gunung Godang, Kecamatan Ranto Baek, yakni Abdul Gani (63 tahun) dan Basariah Simanjuntak (63). Keduanya berangkat bersama jemaah dari Padanglawas Utara (Paluta) dalam kelompok […]

  • Mantan Koruptor Jadi Caleg Bikin Dilematis

    Mantan Koruptor Jadi Caleg Bikin Dilematis

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Direktur Bidang Politik dan Jaringan Indonesian Human Rights Committee for Social Justice, Ridwan Darmawan, menilai Undang-undang yang membolehkan mantan narapidana korupsi dan narkoba bisa maju menjadi Calon Legislatif 2014 memang membuat dilematis. “Di satu sisi, itu hak politik setiap orang sesuai prinsip HAM, di sisi lain kondisi penegakan hukum bagi koruptor juga […]

  • Pengacara Rahudman Belum Tau Isi Putusan MA

    Pengacara Rahudman Belum Tau Isi Putusan MA

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Hasrul Benny Harahap, selaku kuasa hukum Rahudman dalam perkara TPAPD Tapsel, juga mengaku belum menerima salinan putusan. Benny menjelaskan belum dapat berkomentar lebih jauh saat ditanya apakah pihaknya akan menempuh jalur PK. “Belum ada saya terima salinan putusan. Jadi belum ada mengambil sikap. Belum bisa mengambil sikap, karena isinya (salinan putusan) juga belum […]

  • FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution, SH Glr Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam Nasution mendesak Polda Sumut menetapkan tersangka tragedi pembukaan sumur PLTP Sorik Marapi yang menewaskan 5 warga Sibanggor Julu. “Setelah Tim Polda Sumut turun melakukan investigasi, semestinya saat ini sudah ada tersangka dari manajemen PT SMGP,” kata Fahrizal […]

expand_less