Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Pemerintah Terbitkan Hak Paten Kopi Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Nov 2016
  • print Cetak

Bupati Madina dan Ketua MPIG didampingi tokoh perantau Mandailing memperlihatkan sertifikat hak paten usai diserahkan pemerintah

Bupati Madina dan Ketua MPIG didampingi tokoh perantau Mandailing memperlihatkan sertifikat hak paten usai diserahkan pemerintah di Jakarta

JAKARTA (Mandailing Online)Pemerintah Indonesia telah menerbitkan hak paten bagi kopi Mandailing, yakni Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Mandailing.

Sertifikat hak paten itu diserahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly  kepada Bupati Madina di gedung Graha Pengayom Kemenkum HAM RI, Jakarta, Kamis (3/11).

Demikian diungkap Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Georafis (MPIG) Kopi Arabika Sumatra Mandailing, Ir. Zubeir Lubis kepada wartawan via telefon seluler, Kamis siang.

Dikatakannya, penerbitan hak paten ini merupakan langkah kemajuan bagi masyarakat Mandailing Natal, yakni mengembalikan kembali nama besar Kopi Mandailing itu sendiri.

“Kita bersyukur hari ini perjuangan panjang masyarakat untuk Kopi Mandailing sudah kembali kepangkuan kita. Ucapan terima kasih kepada Pemkab Madina. Kepada masyarakat petani jangan menyia-nyiakan potensi ini, baik hulu dan hilir. Ini akan mendongkrak pereknomian masyarakat dan akan meningkatakan harga Kopi Mandailing hingga ke dunia internasional,” ujarnya.

Sejauh ini, Mandailing Online belum memperoleh penjelasan rinci tentang dampak penerbitan hak paten ini terhadap peñata-aturan ekspor Kopi Mandailing ke berbagai negara di dunia. Sebab, selama ini produk bubuk kopi mengatasnakaman “Mandheling Coffee” sebagai nomenclaturnya pada merek dagang mereka sudah mencapai ratusan di berbagai negara, tetapi bahan baku biji kopinya ditengarai bukan berasal dari daratan tinggi kawasan Mandailing.

Zubeir mengatakan program kedepan, MPIG akan mensinergikan dengan pemerintah tentang kegiatan yang akan dilaksanakan bagaimana agar produk dan kualitas kopi arabika Mandailing tetap terjaga.

“Memang selama ini banyak pihak yang mengatasnamakan Kopi Mandailing, akan tetapi tumbuhnya entah dimana-mana (bukan di tanah Mandailing-red). Nah dengan kita perolehnya hak paten tersebut, kita harus bekerja keras untuk mempertahankan bahkan harus ditingkatkan, sehingga menjadi salah satu produk unggulan di daerah kita,” katanya.  

 “Pak bupati sangat bangga, dan bersyukur. Karena kakayaan alam Bumi Gordang Sambilan kembali kepada masyarakat Madina. Dan bupati berharap agar petani, masyarakat dan pemerintah bisa mengembangkannya,” imbuh Zubeir yang juga Wakil Ketua DPRD Madina itu.

Hadir pada penyerahan hak paten itu antara lain Ketua MPIG dan Sekretaris Ahmad Gusti Ray; M.Yasir Lubis Kasi Perkebunan Dishutbun Madina serta bebarapa tokoh masyarakat Madina di Jakarta.

Dan disela acara penyerahan hak paten dibarengi stand pameran produk Kopi Arabika Sumatra Mandailing.

Peliput: Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hingga saat ini kasus dugaan aktivitas ilegal mining di hulu Sungai Batang Batahan dan Batang Taming, Pasaman Barat, Sumatera Barat, belum juga menemui titik terang. Pasalnya, baru beberapa unit exavator yang ditangkap polisi dari total perkiraan 80 unit exavator yang menggali emas (ilegal mining) di hulu dua sungai itu. “Kami […]

  • Panen Raya Padi di Madina, Penyedia Jasa Mesin Rontok Padi Banjir Orderan

    Panen Raya Padi di Madina, Penyedia Jasa Mesin Rontok Padi Banjir Orderan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Panen raya padi di wilayah Kabupaten Mandailing Natal membuat penyedia jasa mesin perontok padi kebanjiran orderan. Mursal salah satunya, selama sepekan terakhir, mesin perontok padi miliknya selalu dapat orderan. “Jasa yang harus dibayar petani dihitung per kaleng hasil panen padi yakni 4000 rupiah. Dalam satu hari bisa empat areal sawah yang […]

  • Puskesmas Siabu Agar Dijadikan RSU

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU(Mandailing Online) – Puskesmas Siabu sudah layak ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit umum mengingat Kecamatan Siabu merupakan kecamatan terluas di Mandailing Natal (Madina). Selain itu, jarak tempuh Siabu- Panyabungan untuk mencapai RSU Panyabungan juga menjadi alasan kuat agar rumah sakit berdiri di kecamatan yang berbatas dengan Kabupaten Tapanuli Selatan ini. “Selama ini pasien dan keluarga […]

  • Rambin Dana PNPM

    Rambin Dana PNPM

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jembatan Gantung ( Rambin ) Kelurahan Gunung Baringin Kec.Panyabungan Timur telah selesai di kerjakan. Bangunan yang bersumber dari Dana PNPM MP tahun 2010 untuk Kecamatan Panyabungan Timur diharapkan masyarakat nantinya dapat diresmikan oleh Pj Bupati Madina Aspan Sopian Btr. Fhoto: MOL

  • Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usaha agar FIFA tak menjatuhkan sanksi kepada PSSI terus dilakukan Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar. Sehari setelah Kongres PSSI di Golden Ballroom Hotel Sultan Gagal, Agum menemui utusan FIFA, Thierry Regennas untuk meminta maaf agar Indonesia tak dijatuhi sanksi. “Saya memohon pengertian bahwa Komite Normalisasi sudah bekerja keras, tapi ternyata seperti itu hasilnya. […]

  • Tapteng Layak Dilibatkan Konsorsium Danau Toba

    Tapteng Layak Dilibatkan Konsorsium Danau Toba

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Tapteng –  Meski tidak berada di pesisir Danau Toba, namun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) layak dilibatkan dalam Konsorsium Pembangunan Destinasi Wisata Danau Toba yang baru-baru ini digagas 5 kementerian RI. Pasalnya, selain memiliki potensi pariwisata yang dapat mendukung dan menjadi bagian dari destinasi wisata Danau Toba, Tapteng saat ini telah memiliki pelabuhan laut yang […]

expand_less