Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Kasus CPNS Dilaporkan ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan segera melaporkan kasus dugaan suap dalam penentuan kelulusan CPNS di 33 pemkab dan pemko se Sumatera Utara Tahun 2010 ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini dikatakan Direktur LBH Medan Nuriono di Medan, Sabtu (01/01/2011).

Dijelaskannya, kasus yang sama terjadi di Pemkab Padang Lawas pada Tahun 2009 lalu. Saat itu, harusnya delapan pelamar CPNS sudah menjadi CPNS. Karena pada waktu pengumumam terjadi kesalahan, yakni nomor dan nama peserta berbeda, kedelapan pelamar CPNS tersebut menjadi tidak lulus.

Kemudian kedelapan pelamar CPNS yang malang itu mengadu ke LBH Medan. Lantas LBH menelusuri kasusnya. Anehnya kasus ini, meski kedelapan orang tersebut memang lulus berdasarkan hasil konfirmasi Sekda Palas waktu itu Syahrul Harahap ke salah satu perguruan tinggi di Solo dan meminta LJK, akan tetapi Bupati Palas Basyrah Lubis tetap berpedoman kepada nama, bukan nomor peserta.

Anehnya lagi, imbuh Nuriono, meski kasus ini telah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara, namun pihak BKN terkesan lepas tangan dan menganggap kewenangan sepenuhnya dalam pengumuman pelamar CPNS yang lulus, berada pada bupati setempat.

Kasus CPNS Pemko Medan Tahun 2010 ada kesamaannya dengan kasus CPNS Pemkab Palas Tahun 2009. Kalau di Palas terjadi perbedaan nomor dan nama peserta yang lulus, di Medan peserta yang semula diumumkan lulus di website Pemko Medan, namun tidak lulus saat diumumkan di koran. Anehnya lagi, nama mereka pun yang semula ada di website, menjadi tidak ada.

“Kita menduga ini terjadi kasus penyuapan atau gratifikasi terhadap oknum pejabat tertentu dalam menentukan kelulusan. Kalau dilihat dari sisi nominal bisa saja di atas Rp 100 juta per orang. Mudahnya permainan dalam kasus ini karena proses testing kelulusan hanya berdasarkan ujian test tertulis. Kalau saja tesnya ditambah dengan tes psikologi dan wawancara, tentunya bisa memperkecil terjadinya dugaan praktik suap,” tegas Nuriono.

Terkait kasus ini, LBH Medan juga mendesak USU sebagai tim penentu perangkingan nilai pelamar CPNS supaya mengumumkan hasil perangkingan. Berdasarkan rangking, akan dapat dilihat hasilnya. “Berangkat dari situlah kita bisa melihat berapa rangking yang sebenarnya,” ujarnya.

Nuriono menambahkan, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, pihaknya kemungkinan akan menerima pengaduan sampai pekan kedua Januari 2011. “Pelamar CPNS di luar Kota Medan juga bisa mendatangi LBH dan melaporkan dugaan kecurangan yang terjadi sehingga mereka tidak lulus,” imbau Nuriono.

LBH Medan akan membukan layanan pengaduan hingga pukul 19.00 WIB. Setelah semua lengkap, LBH Medan segera mengajukan proses hukum, tidak hanya mengajukan somasi dan gugatan citizen law suit terhadap Pemko Medan ke Pengadilan Negeri Medan, akan tetapi juga melaporkan kasus ini ke KPK.

Nuriono menegaskan, hingga Jumat (31/12/2010), tercatat sudah 14 orang yang melapor ke LBH Medan. Pelapor terakhir bernama Dedi Prayuda Sembiring yang melamar formasi Verifikasi Keuangan Pemko Medan dan Very Asaira yang melamar formasi Penyusunan Program evaluasi Pemko Medan. Keduanya sempat lulus ketika diumumkan di website kemudian dinyatakan tidak lulus saat pengumumam di media cetak.

Berikut nama-nama pelamar CPNS Pemko Medan yang lulus versi website Pemko Medan yang sebelumnya melapor ke LBH Medan. Lenny Marlina Sirait, Titin Mariani, Sari Rahmania, Kamalia Siregar, Muhammad Fahmi, M Untung, Magdayanta Sembiring, Agrefina Sembiring, Sabrina, Basana bestari, Indri Andalta Sitepu dan Maria Abrina Tarigan. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 3 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Ivan Iskandar Batubara memeragakan tortor Mandailing ketika tampil sebagai Nara Sumber pada acara “Pertunjukan & Diskusi” Gondang Boru Mandailing, buah kerjasama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II di Medan, Juni 2024. Dalam penghayatannya, sekalipun tidak sempat memberi perintah langsung, […]

  • Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JANJI ANGKAT: Presiden SBY saat menghadiri Kongres PGRI ke-XXI di Istora Senayan Jakarta. Jutaan guru honorer masih belum memperoleh penghasilan atau gaji yang layak. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperjuangkan supaya guru honorer itu mendapatkan gaji minimal setara dengan upah minimum kabupaten atau kota. Mereka telah melayangkan surat permintaan itu langsung ke Presiden Susilo Bambang […]

  • Guru Menari di Hardiknas

    Guru Menari di Hardiknas

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekitar 30 orang guru di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menari bersama, Senin (2/5) di pelataran parkir Terminal Pasar Kotanopan. Mereka membawakan berbagai tarian etnis di Sumatera Utara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016. Foto     : Lokot Husda Lubis Editor  : Dahlan Batubara  

  • Madina Tertibkan Truk Melebihi Tonase

    Madina Tertibkan Truk Melebihi Tonase

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemkab Madina akan menertibkan truk-truk yang melebihi tonase melintasi jalan lintas pantai barat Madina. Karena kapasitas jalan tersebut maksimal 8 ton. Selama ini truk kelebihan tonase sering lewat sehingga mempercepat kerusakan jalan lintas pantai barat,” kata Kadis Perhubungan Madina, Harlan Batubara, di Panyabungan, Rabu ( 25/1). Selain karena desakan masyarakat, penertiban truk-truk itu juga […]

  • Mulai 2014, Penilaian Perilaku PNS Diperketat

    Mulai 2014, Penilaian Perilaku PNS Diperketat

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    JAKARTA, – Aturan baru yang mengatur mengenai penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mulai diterapkan mulai tahun depan. Berdasar Peraturan Pemerinta (PP) Nomor 46 Tahun 2011, penilaian akan didasarkan pada Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan perilaku kerja PNS. Di pasal 15 PP tentang Prestasi Kerja PNS itu dinyatakan, bobot nilai unsur SKP 60 persen […]

  • Tahun 2024, Madina Kebanjiran Anggaran Pembangunan Dari Pusat

    Tahun 2024, Madina Kebanjiran Anggaran Pembangunan Dari Pusat

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online )- Dinas PUPR Mandailing Natal( Madina ) tahun 2024 kembali dapat sokongan anggaran senilai 28,6 miliar sumber Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2024. Dana ini diperuntukkan untuk kegiatan sanitasi dan air bersih. Pj Kepala Dinas PUPR Madina Elpi Yanti Harahap Jum’at 25/8/2023 mengatakan, dana itu diperoleh setelah acara sinkronisasi […]

expand_less