Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Lobi dan Kerja Keras Untuk Lompatan Pembangunan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan grafis dukungan APBN untuk percepatan pembangunan Madina

Adventorial

Lobi dan Kerja Keras Bupati Madina

Untuk Lompatan Pembangunan Madina

 

Pembangunan Kabupaten Mandailing Natal itu harus dikebut. Bahkan perlu lompatan. Agar terget-target menuju kemajuan di sektor-sektor strategis dapat diraih.

Tetapi, semua itu membutuhkan kerja keras, kecerdasan, membutuhkan tim dari berbagai lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan.

Mengebut pembangunan tak bisa jika bergantung pada APBD, butuh dukungan penuh APBD Provisni dan APBN.

Oleh karena itu, lobi-lobi yang dilakukan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dalam beberapa tahun terakhir kepada para pihak di semua lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan harus dijempoli.

Lebih dari itu, lobi-lobi taklah semudah hanya bertemu saja, lalu sorongkan proposal. Tetapi lobi membutuhkan strategi, kecerdasan dan kelincahan.

Dalam satu tahun terkahir, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution telah meletakkan fondasi-fondasi pembanguan strategis sebagai upaya percepatan pembangunan daerah. Mulai dari sector kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Bupati Madina mengandalkan kekuatan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat sehingga terlaksana pembangunan awal infrastruktur pola non APBD.

Dengan kekuatan ikatan kebersamaan itulah Bupati Madina memulai fondasi-fondasi itu sehingga persyaratan awal memulai pembangunan mendapat apresiasi dari tokoh perantau dan pemerintah pusat yang pada gilirannya membuka pintu bagi masuknya sokongan anggaran dari APBN.

Pola ini menjadikan usaha percepatan pembangunan itu tak melulu mengandalkan dana APBD, karena besaran pagu APBD sangat terbatas sehingga tidak banyak yang dapat diperbuat untuk membangun daerah.

Strategi yang dipakai Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution ini terlihat jauh berbeda dengan pola yang lazim dilakukan oleh Bupati/Walikota di daerah lain yang berkutat pada proposal konvensional pengajuan ke pemerintah pusat.

Pola mengawali pembangunan itu paling tidak tergambar dari beberapa titik infrastruktur :

  • Pembukaan dan pematangan lahan untuk pembangunan bandar udara di Bukit Malintang;
  • Pembukaan jalan lingkar Kotanopan dan jalan menuju lokasi kampus Politeknik di Tor Siojo;
  • Pembukaan dan pematangan lahan pertapakan Rumah Sakit Umum Madina di bukit Panatapan;
  • Pelebaran jalan raya Panyabungan-Gunung Baringin;
  • Pelebaran jalur Panyabungan-Aek Marian;
  • Pembangunan jembatan di atas sunagi Aek Mata Hutasiantar.
  • Pembukaan Tapian Sirisiri Syariah
  • Pembukaan Taman Raja Batu
  • Pembukaan Bukit Muhasabah

Kerja keras, lobi Bupati Madina serta kebersamaan antara pemerintah daerah dengan tokoh perantauan itu mulai terlihat hasilnya.

  • Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Bukit Panatapan, Panyabungan sudah mulai dikerjakan bersumber dana dari APBN TA 2018 sebesar Rp 312 Milyar.
  • Pembangunan Bandara Bukit Malintang sudah masuk dalam APBN TA 2019 sebesar Rp 1 Triliun menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018, 10 Agustus 2018 tentang penetapan lokasi bandara udara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal
  • Jalan menuju Pelabuhan Palimbungan sebesar Rp 100 Milyar juga sudah masuk dalam APBN TA 2019 sebagai bagian dari percepatan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
  • Jalan menuju lokasi kampus politeknik di Tor Siojo sebesar Rp 45 Milyar juga sudah masuk dalam APBN TA 2019.
  • Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal sudah berhasil ditandai dengan peresmian STAIN Mandailing Natal oleh Menteri Agama Lukmanul Hakim awal April 2018 dan saat ini sudah masuk tahap penerimaan mahasiswa baru.
  • Pembangunan Pasar Maga saat ini sedang proses tender senilai 5,7 Milyar APBN TA 2018
  • Pembangunan Pasar Natal saat juga ini sedang proses tender senilai 5,7 Milyar APBN TA 2018

Selain itu, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution juga melakukan rangkaian kunjungan muhibah kepada etnis Mandailing di Malaysia melalui pendekatan Gordang Sambilan dan Tor-tor Mandailing dalam rangka meningkatkan hubungan Mandailing Natal dengan tokoh-tokoh berpengaruh keturunan Mandailing di Malaysia.

Hasilnya, pada 28 hingga 29 Agustus 2018, Dato’ Sahlan Ismail Nasution berkunjung ke tanah leluhurnya Mandailing Natal dan sudah meninjau kawasan dalam rencana menanamkan investasi pembukaan perkebunan kopi dan pabrik bubuk kopi di Madina.

Penguatan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat ini bukan saja degan masyarakat yang tinggal di Mandailing Natal, tetapi juga dengan tokoh-tokoh nasional asal Madina, termasuk Todung Mulya Lubis (duta besar Indonesia di Norwegia), Darmin Nasution (Menteri Kordinator Perekonomian), Saud Usman, Anwar Nasution (mantan Ketua BPK RI) dan tokoh nasional asal Madina lainnya.

Berbagai pertemuan dalam merumuskan strategi pembangunan kampung halaman terus berlangsung antara Bupati Madina dengan para tokoh-tokoh nasional asal Madina itu berlanjut pada upaya lobi kepada pemerintah pusat dalam perjuangan percepatan pembangunan daerah.

Peliput : Tim
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan kembali gagal melakukan eksekusi terhadap Ali Makmur Nasution Alias Jaganding salah seorang anggota DPRD Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, pria yang divonis 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung itu disebut masih dirawat di RSU Bunda Tamrin, Medan. Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elpi Juni Samudra Dalimunthe,SH.MH di gedung Kejaksaan […]

  • Batalnya Sunnatullah Karena Allah  Memenangkan Suatu Kaum

    Batalnya Sunnatullah Karena Allah  Memenangkan Suatu Kaum

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah, S.Pd Pendidik dan Pegiat Literasi Islam Kota Medan Terkadang manusia lupa akan satu perkara yang dihadapinya. Dia sejenak lupa bahwa dia hidup bersandar pada yang lainnya. Faktor x tempat dia bersandar itu, bahkan tak dipikirkannya. Saat kesulitan menimpa manusia tadi, manusia lupa ingin mengadu kepada siapa. Begitulah, sesuai namanya. Al-Insan yang […]

  • Ini Alasan Nikah Beda Agama Tak Bisa Dilegalkan di Indonesia

    Ini Alasan Nikah Beda Agama Tak Bisa Dilegalkan di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, JAKARTA – Gugatan lima mahasiswa dan alumnus Universitas Indonesia (UI) terhadap pasal 2 ayat 1 UU No 1/1974 tentang Perkawinan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai tidak sejalan dengan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa. Padahal prinsip itu yang menjadi salah satu dasar negara ini. “Jika permohonan uji materi tersebut dikabulkan MK, maka itu sama […]

  • Batahan Tutup Pintu Negosiasi Dengan PT Palmaris

    Batahan Tutup Pintu Negosiasi Dengan PT Palmaris

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 6 desa di Kecamatan Batahan, Mandailing Natal (Madina) menutup pintu bagi negosiasi dengan PT. Palmaris Raya. Mereka juga mendesak Pemkab Madina menjalankan rekomendasi PT. Palmaris agar pihak perusahaan sawit itu berhenti mendekati warga. Sikap 6 desa ini tertuang dalam notulen rapat pertemuan antara warga dengan manajemen perusahaan yang difasilitasi Muspika […]

  • Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA –- Tindak kejahatan kian marak akhir-akhir ini. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengungkapkan ada sejumlah faktor yang membuat angka kriminalitas semakin merajalela. Menurut Neta, menghilangnya patroli polisi, baik menggunakan mobil maupun motor, menjadi penyebab utamanya. Padahal, jelas dia, jika patroli tersebut rutin dilakukan petugas kepolisian, maka pelaku kejahatan akan berpikir […]

  • Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kualitas pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) jauh tertinggal dibandingkan dengan Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Dodi Martua di Panyabungan, Ahad (20/03/2011), setelah pulang kunjungan kerja dari Kendal. Padahal, apabila dilihat dari banyaknya sekolah, alokasi dana, sarana dan prasarana di Madina, tidak berbeda jauh dengan […]

expand_less