Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah.

Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah.

Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri tak sependapat jika pelajaran HIV/AIDS dimasukkan dalam kurikulum, sebab akan menimbulkan beban lebih banyak lagi bagi para siswa. “Pembelajaran tentang proteksi anak terhadap pendidikan seks sudah termasuk dalam pendidikan biologi, olahraga, kesehatan dan agama. Jadi tak mungkin dimasukkan lagi secara spesifik ke dalam kurikulum. Selain membutuhkan biaya, beban siswa juga makin bertambah,” ungkap Hasan kepada wartawan, Senin (6/12).

Lebih lanjut Hasan mengatakan, informasi tentang HIV/AIDS ini telah terintegrasi ke dalam beberapa mata pelajaran. “Apalagi kekhawatiran terhadap penyakit ini berawal dari seks bebas, itu bisa dicegah dengan pendidikan agama,” terangnya.

Terlepas dari hal tersebut, menurut Hasan, pihaknya sering melakukan kerjasama dengan berbagai mitra terkait dalam mensosialisasikan tentang bahaya hubungan di luar nikah dan gonta-ganti pasangan. “
Kita tak mungkin memasukkan pelajaran tersebut ke dalam kurikulum khusus, tapi dengan melakukan sosialisasi anti HIV/AIDS. Jika kita sampaikan tentang hal ini kepada siswa, malah mereka belumsiap. Bahkan secara psikologi hal itu sebagai sesuatu yang harus dihindari dan itu harus diuji coba terlebih dahulu,” katanya.

Namun, Hasan mengaku pendidikan seks bagi siswa itu penting. “Tapi bukan dalam mata pelajaran seks, melainkan dalam mata pelajaran biologi dan olahraga yang menjelaskan fungsi-fungsi alat genetika dan reproduksi,” tuturnya.
Hasan berpendapat, pengetahuan tentang HIV/AIDS belum bisa dimasukkan ke dalam kurikulum.
“Karena memang belum sesuai dengan perkembangan pendidikan yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Perlu diketahui bersama, jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh kabupaten/kota di Indonesia pada 2010 diperkirakan mencapai 93 ribu hingga 130 ribu orang. Data ini berasal dari National Trainer Care, Support and Treatment IMAI-HIV/AIDS. (saz)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusril Ihza Mahendra Terpilih Sebagai Ketua Umum PBB

    Yusril Ihza Mahendra Terpilih Sebagai Ketua Umum PBB

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      CISARUA  – Mukhtamar ke IV Partai Bulan Bintang (PBB) menghasilkan ketua umum baru. Nama Yusril Ihza Mahendra dipilih untuk menjadi imam politik PBB untuk masa jabatan 2015 sampai 2020. Yusril resmi menggantikan kepemimpinan MS Ka'ban yang sudah memimpin partai turunan Masyumi itu selama dua periode terakhir. "Dengan bertawakal kepada Allah Subhanawataala, memutuskan menetapkan, mengesahkan […]

  • Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) kembali meluncurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi tahun 2015. Beasiswa ini ditujukan kepada mahasiswa miskin berprestasi asal Madina yang kuliah di universitas negeri atau terguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Kasi Subsidi dan Bantuan Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada Mandailing Online, Kamis (17/9) […]

  • Ustadz dari PKS: Ya Tanda-tanda Kiamat Memang itu

    Ustadz dari PKS: Ya Tanda-tanda Kiamat Memang itu

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kehebohan tentang suara mirip trompet dari langit di seluruh pelosok dunia seperti di Amerika, Kanada, Jerman, Hungaria, Ceko, Denmark, Swedia, Inggris, Kosta Rika, Ukraina, dan Prancis, ikut dikomentari oleh politikus PKS, Hidayat Nur Wahid. Sosok yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan bahwa salah satu tanda-tanda kiamat adalah terdengarnya sangkakala […]

  • dr. Rajamin bongkar Borok RSU Husni Thamrin Natal

    dr. Rajamin bongkar Borok RSU Husni Thamrin Natal

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online – Direktur Rumah Sakit Umum Husni Thamrin di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) akui tidak ada hubungan baik antara dirinya dengan Staf nya sehingga pekerjaan tidak berjalan lancar. Hal ini dikatakan dr. Muhammad Rajamin Nasution pada Mandailing Online lewat tlephon saat dikonfirmasi Kamis 11/7/2024. Dalam percakapan itu, awalnya Mandailing […]

  • BNN Dibentuk di Sidimpuan

    BNN Dibentuk di Sidimpuan

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Direncanakan tahun ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan dibentuk di Kota Psp. Sekarang tinggal menunggu petunjuk dari BNN Pusat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) mengatakan, direncanakan tahun 2012, BNN dibentuk di Kota Psp. Nantinya pimpinan BNN ini bisa dari kepolisian atau PNS aktif di Kota Psp yang […]

  • Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Proyek Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dengan pekerjaan penataan taman panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal ternyata banyak menuai protes. Rencana penebangan pohon pelindung taman kota panyabungan menjadi salah satu masalah yang di perdebatkan sebab taman kota menjadi ruang terbuka hijau ( RTH ) kota Panyabungan. Selain masalah penebangan pohon, pedagang yang mangkal di areal […]

expand_less