Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
  • print Cetak

Ima Tabagsel berunjukrasa di halaman gedung Kejatisu, Medan, Selasa (30/4/2019).

MEDAN (Mandailing Online) Mahasiswa berunjukrasa di Kejatisu mendesak mengumumkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu di Madina.

Unjukrasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel) itu berlangsung di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatsu), Medan, Selasa (30/4/ 2019).

Gaya teatrikal sangat kental di aksi unjukrasa itu. Mahasiswa mengenakan kain sarung tanpa memakai baju.

Dalam aksi itu, pengunjukrasa membacakan surat pernyataan yang ditandatangani Kordinator Aksi, Roy Ansari; Kordinator Lapangan Rahmadi Siregar yang diketahui Ketua Umum Ima Tabagsel, Wildan Lubis.

Surat pernyataan yang ditembuskan kepada KPK, Gubernur Sumut dan DPRD Sumut  itu terdiri dari 5 poin.

Pertama, meminta Kejatisu mengumumkan tersangka kasus proyek Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu. Seharusnya Kejatisu sudah mengumumkan nama-nama tersangka tanpa harus didesak lagi mengingat Pemilu sudah usai.

berita terkait : Karena Pilpres, Penetapan Tersangka Taman Raja Batu Ditunda

Kedua, meminta KPK memgambil alih kasus kasus proyek Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu, karena Kejatisu dinilai sengaja memperlambat proses penangan hukumnya, padahal kasus ini masih dalam pantauan KPK.

Ketiga, meminta Polda Sumut bekerjasama dengan pihak terkait sesuai dengan kewenangannya untuk menyelesaikan perkara yang dinilai lengah dalam penaganannya di Kejatisu, mengingat kasus dugaan korupsi ini sudah 1.5 tahun berjalan.

Ima Tabagsel juga meminta secara tegas kepada pejabat di Kejatisu untuk komit menjaga integritas sesuai dengan slogan kejaksaan “Satya Adhi Wicaksana” yang dinilai hanya slogan belaka.

Di poin terakhir prnyataan sikapnya, Ima Tabagsel akan terus melakukan pengawalan terhadap proses penanganan kasus ini agar terhindar dari prektek “kong kali kong” dan upaya-upaya pelemahan lainnya.

Gambar mungkin berisi: 10 orang

 

Sementara itu, Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian di hadapan pengunjukrasa menyatakan bahwa penanganan kasus Taman Raja Batu dan Tapian Siri-Siri tersebut sedang diproses dan sampai saat ini sudah dalam tahap penyidikan.

Dia juga meminta kepada seluruh mahasiswa Tabagsel untuk bersabar menunggu penyelesaian kasus tersebut.

“(Kejatisu) tidak main-main, saat ini kasus tersebut sudah sampai pada tahap penyidikan. Jadi saya mohon kepada kawan-kawan mahasiswa untuk bersabar menunggu proses hukum yang sedang berjalan” ujarnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poken Bante

    Poken Bante

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Poken bante itu bahasa Mandailing. Jika di Indonesiakan berarti pasar daging. Poken (pasar), bante (daging). Belum diperoleh penjelasan mengapa bukan juhut (daging), mangapa harus bante. Sebab, orang Mandailing lebih sering menyebut juhut ketimbang bante dalam membahasakan daging. Misalnya : juhut ni orbo, juhut ni lombu, juhut ni ambeng, juhut ni manuk, […]

  • Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhail menangkap 1 pria berikut baran bukti 5 kg ganja kering di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, Selasa dinihari (29/10/2019). Tersangka berinisial AT Batubara (43) warga Desa Gunung Tua, Panyabungan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dalam satu misi penyamaran. Tersangka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB. […]

  • Peresmian transaksi uang kartal antar bank (tukab) di wilayah Sumatera Utara dan Aceh  tahap pertama di Indonesia

    Peresmian transaksi uang kartal antar bank (tukab) di wilayah Sumatera Utara dan Aceh tahap pertama di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2012 bertempat di Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh, telah dilakukan peresmian kegiatan Transaksi Uang Kartal Antar Bank (TUKAB) tahap pertama di Indonesia oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas. Peresmian transaksi perdana ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia sekaligus sebagai proyek rintisan yang jika […]

  • Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Khoiruddin Faslah Siregar terpilih kembali untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Madina di Panyabungan, Rabu (19/1/2022). Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari 23 kecamatan memilih Faslah untuk kembali memimpin PKB Madina 2022-2027. DPAC Ulu […]

  • Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPSEL (Mandailing Online) – Aktor Dimas Anggara didaulat memerankan sosok pendiri HMI di film “Demi Waktu”. Film “Demi Waktu” memulai shooting perdana di Desa Pangurabaan, Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumut, Rabu (9/10), kampung kelahiran Prof. Lafran Pane. Film yang skenarionya ditulis oleh Jujur Prananto ini digarap oleh sutradara film “Habibie Ainun”, Faozan Rizal ini menceritakan […]

  • Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN( Mandailing Online ): Kapal nelayan asal Tapanuli Tengah ( Sibolga ) dihantam ombak di perairan pulau tamang, Batahan, Mandailing Natal.Sebanyak 14 penumpang kapal berhasil selamat dan sudah di evakuasi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Mandailing Natal Muksin Nasution menjelaskan, kejadian sekitar 6.00 wib pagi tadi Senin 14/8/2023. Kapal nelayan itu dihantam […]

expand_less