Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Zubeir Pulungan, Yatim yang Lolos Beasiswa ke Yaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
  • print Cetak

Ahmad Zubeir Pulungan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Zubeir Pulungan berhasil memperoleh beasiswa kuliah di Universiatas Al Haqop, Hadromaut, Yaman.

Anak yatim yang berasal dari Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ini termasuk dari sekitar 300 dari sekitar 1.000 pelamar di seluruh Indonesia yang berhasil memperloeh beasiswa itu untuk segmen al-wasithiyyah.

Dia mengikuti seleksi di pesantren Al Kaustar, Medan.

Menjawab Mandailing Online di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (9/8/2019), Ahmad Zubeir Pulungan menyatakan bahwa dia akan berangkat ke negara Yaman di bulan Agustus ini. Tanggal pemberangkatan belum terpastikan.

Zubeir merupakan tamatan pesantren Darul Hadis di Desa Hutabaringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

Dia akan mengikuti kuliah di fakultas Syariah, jurusan Tafsir selama lima tahun di Yaman.

Beasiswa itu berasal dari Universiatas Al Haqop. Hanya saja, beasiswa yang diperoleh hanya untuk biaya kuliah dan asrama saja.

Untuk biaya hidup di Yaman selama lima tahun harus dicari sendiri oleh Ahmad Zubeir. Termasuk biaya transportasi pulang pergi dari Indonesia ke Yaman plus jaminan medical setelah tiba di Yaman.

Kebutuhan lain yang harus ditanggung sendiri oleh Zibeir adalah kebutuhan buku dan bahan kuliah lainnya.

Total yang dibutuhkan Ahmad Zubeir untuk kesempatan kuliah di Yaman ini sebesar sekitar 111 juta rupiah.

Rinciannya :

Ongkos transportasi PP Indonesia-Yaman plus jaminan Medical sekitar 45 juta Rupiah.

Biaya hidup 5 tahun sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Biaya kebutuhan bahan-bahan pendukung kuliah serta aktivitas lainnya 5 tahun sekitar 2.000 US Dollar atau sekitar 28 juta Rupiah.

Biaya kitab sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Biaya-biaya yang tak terduga selama di Yaman sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Dana besar itu tak mungkin terwujudkan oleh ibunya yang hanya petani sawah biasa.

Ahmad Zubeir Pulungan (kiri) bersama Raja Bangun Nasution yang pernah kuliah di Timur Tengah foto bersama di masij Nur Ala Nur, Panyabungan, Jum’at (9/8/2019).

Sejauh ini Zubeir Pulungan baru mampu mengumpul uang sebesar sekitar 35 juta Rupiah yang bersumber dari berbagai sumbangan dermawan dan dari keluarganya.

Meski tergolong sulit memperoleh dana, Zubeir Pulungan tetap berkomitmen untuk berangkat ke Yaman karena tekadnya yang sudah bulat untuk menjadi ahli tafsir di kemudian hari.

Zubeir Pulungan lahir di keluarga petani yang sederhana. Karena ayahnya wafat 18 tahun lalu saat Zubeir masih kecil, maka satu-satunya tulang punggung keluarga adalah ibunya yang bernama Saubah Nasution (52 tahun). Zubeir merupakan bungsu dari 4 bersaudara.

Saat ini, Zubeir bersama orang-orang yang bersimpati masih terus menggalang dana dari berbagai pihak yang memiliki kelebihan berkah rezeki.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga diduga korban kebocoran gas beracun kembali terjadi di wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), Selasa (27/9) petang. Dari informasi yang diterima redaksi Mandailing Online, setidaknya 21 warga telah  dilarikan ke rumah sakit umum dan Permata Madina. Dari penuturan salah satu warga yang dihubungi melalui seluler membenarkan kejadian […]

  • Gaungkan Literasi Media Siber, Walikota Medan Beri Dukungan ke SMSI Medan

    Gaungkan Literasi Media Siber, Walikota Medan Beri Dukungan ke SMSI Medan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan,( Mandailing Online ): Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Balai Kota Medan, Rabu (4/6/2025). Dalam pertemuan itu, Pengurus SMSI Kota Medan menyampaikan rencana program literasi media siber untuk pelajar SD dan SMP di Kota Medan. Ketua SMSI […]

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • Kelelahan Sejumlah Peserta Upacara HUT ke 78 RI di Madina Pingsan

    Kelelahan Sejumlah Peserta Upacara HUT ke 78 RI di Madina Pingsan

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Upacara peringatan detik detik HUT ke 78 Kemerdekaan RI di Pelataran Masjid Agung Nur Alan’nur Aek Godang Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Kamis 17/8/2023, diwarnai sejumlah peserta upacara dari barisan pelajar jatuh pingsan. Mereka pelajar yang jatuh pingsan di bawa ke mobil ambulance dan ditangani petugas medis. Sejak awal upacara […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 1

    Pengolahan Kakao Bagian 1

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biji Kakao merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Produksi biji kakao secara signifikan terus meningkat, namun mutu yang dihasilkan sangat rendah dan beragam, antara lain disebabkan karena belum difermentasi, belum cukup kering, ukuran biji tidak seragam, kadar kulit tinggi, keasaman tinggi,cita rasa sangat beragam dan tidak konsisten. Hal tersebut […]

  • Tersangka  Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja. Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah […]

expand_less