Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
  • print Cetak

 

Anggota DPRD Madina, Safaruddin Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski APBD Madina telah disahkan DPRD pada Desember lalu, pihak KPU Madina masih ngotot ada perubahan dana untuk Pilkada 2020.

Di APBD 2020 itu ditetapkan pagu dana hibah untuk KPU sebesar 37 milyar rupiah biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pihak DPRD Madina tetap pada pendirian bahwa dana hibah untuk KPU Madina tetap sebesar 37 milyar rupiah.

Sikap DPRD itu menyahuti tuntutan KPU Madina yang ngotot di angka 40,3 milyar rupiah.

Pihak Pemprov Sumut pada saat Pemprovsu melakukan evaluasi terhadap APBD Madina 2020 kabarnya tak bersedia menyikapi perbedaan angka antara DPRD Madina dengan KPU Madina ini.

Persoalan angka ini akhirnya dipindahkan ke Mendagri.

Berdasar surat bupati Madina tertanggal 14 Januari 2020, direncanakan pertemuan konsultatif antara Pemkab Madina, DPRD Madina dengan pihak Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri di Jakarta besok, Kamis (16/1/2020) mengkonsultasikan dana pilkada.

Anggota DPRD Madina, Safaruddin Ansyari Nasution menjawab Mandailing Online di gedung dewan, Rabu (15/1) mengungkapakan bahwa sikap DPRD Madina tetap melihat bahwa besaran 37 milyar adalah angka yang realistis.

Sikap DPRD itu, ungkap Safaruddin terlihat dalam pertemuan anggota dewan di gedung DPRD Madina, Rabu (15/1) sebelum berangkat ke Kemendagri, Jakarta.

Pihak DPRD menilai, KPU Madina kurang argumentatif konstruktif dalam menjabarkan rasionalisasi poin-poin kebutuhan dana Pilkada sehingga permintaan KPU sebesar 40,3 milyar diragukan Badan Anggaran DPRD Madina.

Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif yang dihubungi Mandailing Online via SMS, Rabu (15/1) tak bersedia menjawab rasionalitas besaran 40,3 milyar itu.

Fadillah Syarif justru mempersilahkan Mandailing Online mengkonfirmasi Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Madina, Ridwan Lubis dan seorang wartawan bernama Zamharir.

Sementara itu, pagu dana Pilkada Madina 2020 ini telah mengalami beberapa kali perubahan sebagaimana diungkap media Tagar.id edisi 3 Oktober 2019 berdasar wawancara dengan Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif.

Semula pihak KPU Madina mengajukan kepada Pemkab Madina sebesar 65 milyar rupiah.

Tetapi Pemkab Madina menilai angka 65 milyar itu terlalu besar untuk ukuran kondisi keuangan daerah saat ini dan meminta KPU Madina melakukan rasionalisasi anggaran.

Kemudian KPU Madina mengajukan ulang dengan angka 54 milyar rupiah.

Lagi-lagi angka 54 milyar itu tak dapat disetujui Pemkab Madina. Akhirnya disepakati pada angka 40,3 milyar rupiah.

Namun, ketika angka 40,3 milyar ini diajukan ke DPRD Madina via Rancangan APBD 2020, pihak Badan Anggaran DPRD meminta argumantasi rasional dari pihak KPU Madina.

Anggota DPRD Madina, Safaruddin Ansyari mengungkapkan bahwa awalnya Badan Anggaran pada masa pembahasan RAPBD 2020 menilai pagu dana Pilkada yang rasional hanya sekitar 30 milyar.

Tetapi, berdasar perkembangan pembahasan di Badan Anggaran, akhirnya DPRD hanya meloloskan pagu 37 milyar di APBD 2020.

Peliput : Dahlan Batubara
Sumber tambahan : tagar.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TOR-TOR MANDAILING

    TOR-TOR MANDAILING

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : ASKOLANI NASUTION   Tor-tor Mandailing tiba-tiba menjadi ikon seni tari penting dalam proses pernikahan Boby Nasution dan Kahiyang Ayu. Tentu karena begitu massif pemberitaan di berbagai media. Momen itu sekaligus mengundang rasa ingin tahu publik tentang berbagai entitas budaya Mandailing yang disuguhkan dalam proses pernikahan, termasuk Tor-Tor. Sebagai salah satu seni tari tradisional […]

  • Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik panas dua kubu Fraksi Partai Golkar di Senayan mereda. Kedua kubu yang berseteru sepakat menunggu hasil rapat paripurna DPR yang dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (2/4) untuk mengetahui siapa yang berhak memimpin fraksi partai berlambang pohon beringin itu. Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan mediasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia […]

  • DCS Dapil 4 PBB Madina

    DCS Dapil 4 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PBB Madina

  • Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): terkait pembangunan mandi cuci kakus ( MCK ) masjid Nurul Iman di Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. Kepala Desa Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dana bantuan pembangunan MCK itu tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan MCK. ” untuk memuluskan pencairan dana pembangunan MCK Masjid senilai Rp.400.000.000 itu, […]

  • Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA –- Tindak kejahatan kian marak akhir-akhir ini. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengungkapkan ada sejumlah faktor yang membuat angka kriminalitas semakin merajalela. Menurut Neta, menghilangnya patroli polisi, baik menggunakan mobil maupun motor, menjadi penyebab utamanya. Padahal, jelas dia, jika patroli tersebut rutin dilakukan petugas kepolisian, maka pelaku kejahatan akan berpikir […]

  • Rombongan NNB Diamuk Massa

    Rombongan NNB Diamuk Massa

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tuntut Pelaku Ditangkap, Warga Sisipa Blokir Jalan Warga Desa Siloung, Sialang, dan Parindoan atau Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, memblokir jalan dengan mendirikan tenda dan menanam pohon karet, Minggu (31/7) pagi. Aksi ini menyebabkan kemacetan sekitar 3 kilometer selama 6 jam. Menurut Kades Sisipa Ikhlas Rambe, pemblokiran jalan tersebut merupakan buntut dari aksi pengeroyokan yang […]

expand_less