Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

UKT Ditengah Pandemi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si

 

Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan.

Tentu ini menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah. Apalagi ditengah pandemi banyak orangtua yang mengalami penurunan pendapatan bahkan sampai kehilangan pekerjaan.

Ternyata dalam kondisi seperti ini para peserta didik juga harus mempersiapkan pembayaran uang sekolah meskipun kegiatan belajarnya dilakukan dirumah, tak terkecuali mahasiswa.

Kondisi ini membuat mereka gusar dan menuai protes. Mereka meminta keringanan agar pembayaran dikurangi atau bahkan digratiskan. Sebab mereka merasa tidak menggunakan fasilitas apapun dikampus selama pandemi ini. Ditambah lagi kegiatan belajar online selama ini juga tidak optimal sehingga ini semakin menunjukkan ketidakjelasan target dan capaian yang ingin diraih dari pemerintah dengan kegiatan kuliah online. Kemendikbud diharapkan mempertimbangkan hal tersebut. Protes ini mereka sampaikan melalui sosial media hingga tagar #Nadiemmanamahasiswamerana bertengger diposisi nomor satu trending topik twitter.

Kondisi ini memang sangat mengkhawatirkan sekaligus menyedihkan. Rakyat dipaksa memikirkan nasib dirinya sendiri jika ingin mendapatkan kehidupan normal dan fasilitas yang layak, termasuk pendidikan.

Inilah wajah asli negara dengan sistem pendidikan ala kapitalisme yang selalu cenderung memikirkan keuntungan meski kualitas tak bisa dibanggakan. Pendidikan hanya dijadikan sebagai wasilah untuk meraup peluang bisnis saja.

Pendidikan tidak lagi dianggap sebagai kebutuhan dasar setiap warga negara yang wajib mereka tekuni dan sekaligus menjadi hak mereka sendiri. Disistem yang serba kapitalistik seperti sekarang kesempatan mengecap pendidikan yang layak hanya bagi mereka yang memiliki uang banyak saja.

Tentu ini sangat berbeda dengan sistem pendidikan didalam negara islam. Pendidikan bahkan dianggap sesuatu hal yang sangat penting dan semua memiliki hak yang sama mendapatkannya, baik yang kaya atau yang miskin.

Sebab dalam sistem pendidikan islam, rakyat tidak akan dipungut biaya apapun. Dengan sekolah gratis mereka justru disediakan fasilitas terbaik guna mencetak generasi gemilang dan berkualitas. Negara juga akan senantiasa melakukan pengontrolan dan evaluasi terhadap jalannya proses belajar mengajar guna menakar ketercapaian target-target kurikulum yang sudah dirancang oleh negara.

Begitulah hebatnya pendidikan islam, selalu memudahkan dan melahirkan generasi cemerlang, tidak seperti sistem sakarang yang justru menekan rakyat dengan segudang syarat dan biaya yang memberatkan, namun belum tentu juga melahirkan generasi berkualitas.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    Lahan Pertanian Terendam, Butuh Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam sepekan terakhir ratusan hektar persawahan di Kecamatan Siabu direndam banjir akibat luapan Sungai Batang Angkola. Kondisi itu sangat memukul petani, karena usia tanaman padi sudah menjelang panen. Sejauh ini belum diketahui total luas persawahan yang terrendam, namun sejumlah petani menaksir : mencapai 200 hektar. “Kita hanya pasrah, habis mau biang […]

  • Empat Orang Keluar Dari Fraksi Golkar Plus

    Empat Orang Keluar Dari Fraksi Golkar Plus

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisruh DPRD Madina PANYABUNGAN, Gelombang aksi para anggota DPRD Madina tidaksaja melayangkan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Madina, As Imran KahytamiDauay, SH. Aksi keluar dari Fraksi Gokar Plus juga terjadi, pada Jum’at (27/1). Sebanyak 4 orang anggota Fraksi Gokar Plus melayangkan surat pernyataan keluardari fraksi itu yang dibacakan pada rapat paripurna DPRD Madina, Jum’at […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 13)

    MARSIDAO-DAO (episode 13)

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I Huta Donok, ima na madung pukul 9 manyogot, Si Siti langka tingon bagas. Igoruksa pintu ni bagas i dohot labi-labi namenek, anak ni labi-labi nai ipajopkonsa i toru ni batu na adong ilambung pat ni tangga bagas i. Madung mamboto do daganak ni ia ima Si Poso boti […]

  • Pujakesuma Deklarasi Dukung SAHATA, Saipullah Pidato Bahasa Jawa

    Pujakesuma Deklarasi Dukung SAHATA, Saipullah Pidato Bahasa Jawa

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati Madina Saipullah Nasution ternyata sangat mahir berbahasa Jawa. Nyaris sebagian besar durasi pidatonya disampaikan dalam bahasa Jawa pada acara Deklarasi Dukungan DPD Pujakesuma Madina kepada Saipullah-Atika yang berlangsung di Ball Room, Panggorengan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Kamis (10/10/2024). Acara deklarasi berjalan lancar oleh pengurus Pujakesuma serta keluarga besar Pujakesmuma […]

  • Maju di Pilkada, Fahrizal Daftar di 5 Parpol

    Maju di Pilkada, Fahrizal Daftar di 5 Parpol

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Fahrizal Efendi Nasution maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut. Dia didaftarkan oleh Tim Sahabat Pasti di lima partai politik (parpol), Jum’at (3/5/2024). Rombongan Tim Sahabat Pasti terdiri Dahlan Batubara selaku Sekretaris DPC Partai Hanura Madina, Herman Nasution dan Sutan Pulungan, Ahmad (masing-masing Wakil Ketua DPC Hanura Madina) Habil […]

  • Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing meminta tokoh pengusaha asal Alahankae, Ulu Pungkut,  H. Ivan Iskandar Batubara berkenan tampil sebagai bakal calon (bakal calon) Bupati Madina di Pilkada 2024. Permintaan disampaikan pada pertemuan di Bagas Godang Alahankae, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jum’at (12/5/2023). Raja Panusunan Mandailing Godang, H Hasanul Arifin Nasution […]

expand_less