Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

ABG Dijual Teman Sendiri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


DIPERIKSA: Bunga (berkerudung), didampingi ibunya memberikan keterangan di Polres Karo, Selasa (25/1).//Iwan Tarigan/Sumut Pos

KARO- Minggat dari rumah, cewek ABG (anak baru gede) malah dijual teman sendiri kepada pria hidung belang. Hal ini dialami Bunga (15), bukan nama sebenarnya, warga Sei Mencirim Pasar VII, Sunggal, Kab Deli Serdang, Jumat (21/1) lalu.

Bunga minggat dari rumahnya bersama teman karibnya AY (14), berbekal pakaian seadanya. Mereka pergi ke Kabanjahe untuk mengadu nasib mencari pekerjaan di ibukota Kabupaten Karo tersebut. Di Terminal Kabanjahe, kedua cewek ABG ini bertemu dengan F, yang merupakan teman AY.

Oleh F, kedua sahabat karib ini dibawa melancong keliling Kota Kabanjahe hingga pukul 13.00 WIB. Usai berkeliling kota, keduanya lantas ditraktir F makan siang. Usai santap siang, Bunga sempat melihat seorang pria yang belakangan diketahui berinisial Sgl memberikan uang Rp200 ribu kepada AY.

Lantas, uang yang diberikan Sgl itu mereka gunakan membeli perlengkapan dan keperluan yang mereka butuhkan. Menurut Bunga, bukan hanya sekali itu saja Sgl memberikan uang kepada AY, namun hingga tiga kali. Tapi ia tidak mengetahui secara rinci berapa jumlah nominal yang diterima AY dari Sgl.

“Saya melihat AY menerima uang dari SGL. Saya sudah curiga, mungkin ada niatnya untuk menjual saya,” ujar Bunga kepada wartawan di ruang periksa Polres Karo, Selasa (25/1). Walau curiga, Bunga masih mencoba untuk berpikir positif.

Selain memberikan uang, Sgl juga menawarkan kedua gadis ABG itu tempat tinggal, di salah satu kamar di sebuah kafé di kawasan Kabanjahe.

Namun pada Sabtu (22/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Bunga diajak Sgl keluar dengan dalih membeli makanan. Ternyata, bukannya membeli makanan, Bunga dibawa ke penginapan kelas melati. Menurut Bunga, di kamar penginapan itulah, dirinya diperkosa Sgl sampai tiga kali.

Setelah kejadian itu, Bunga langsung menghubungi orangtuanya. Mengetahi apa yang terjadi pada anaknya, ibu korban Dewita Br Bangun (35), membuat pengaduan ke Polres Karo.

Kepada wartawan, Selasa (25/1), di ruang periksa unit Judisila, ibu korban mengatakan, pihak keluarga akan terus mengikuti perkembangan kasus yang menimpa anaknya. Bahkan mereka berjanji akan menyampaikan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Berdasarkan visum, anak kami telah rusak. Jika nantinya, kasus ini tidak tuntas, kami akan membuat pengaduan ke Kapoldasu dan KPAI. Ada indikasi kalau anak kami dijual dan selanjutnya akan dipekerjakan di tempat hiburan malam di kawasan Kabanjahe. Kami minta pihak Polres Karo agar tidak main-main dalam hal ini,” ujar Dewita.
Kabag Humas Polres Karo Iptu Sayuti Malik ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Sesuai keterangan Sayuti, pihak kepolisian masih memburu tersangka pelaku tindakan asusila tersebut.(wan)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LKPJ Bupati Mandailing Natal TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan bupati akhirnya sudah gagal dibahas. Mengapa dua Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati bernasib begitu? Ini kronologisnya. Berdasar surat Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Lely Artati kepada gubernur Sumatera Utara nomor 170/185/DPRD/2016  tertanggal 12 Juli 2016 yang melaporakan kegagalan LKPJ tahun anggaran […]

  • TAHUN INI NAIK DITENGAH KETERBATASAN APBD

    TAHUN INI NAIK DITENGAH KETERBATASAN APBD

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait  Program Pendidikan Gratis PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan di APBD Mandailing Natal tahun 2013 terhadap pembiayaan program pendidikan gratis masih pada program beasiswa, BOS Daerah, pakaian seragam SMA,SMK dan tunjangan tambahan bagi guru, sejauh ini masih tergantung kemampuan anggaran daerah. Untuk menjangkau semua pembiayaan pendidikan yang ditanggung para orang tua murid, belum sepenuhnya terwujud […]

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

  • Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution mengecam aksi bom di depan gereja Katedral Makassar, Minggu kemarin. Dikatakannya bom bunuh diri di Makassar bukanlah kelakuan terpuji. Itu diungkapkan Atika dalam unggahan di akun Facebook-nya Atika Azmi Utammi, Minggu (28/3/2021). “Saya mengecam keras dan mengutuk perbuatan tak terpuji itu,” katanya. […]

  • BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mandailing Natal Rolan Lumban Tobing mengatakan, Perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebaga peserta BPJS Ketenagakerjaan wajib mengeluarkan hak karyawan ketika kecelakaan kerja terjadi. hal ini menyinggung kejadian kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya nyawa karyawan di PT Sawit Sukses Sejati yang beroperasi di Kecamatan Muara Batang Gadis. […]

  • Bangun Kepercayaan Publik

    Bangun Kepercayaan Publik

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani,S.Pd.I Guru tinggal di Medan Sudah genap setahun sejak maret 2020 virus corona masuk ke indonesia, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebarannya, namun hingga kini corona belum juga sirna, malah muncul mutasi varian baru corona B117. Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini akan diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM […]

expand_less