Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

3 Kandidat Bertarung Rebut Ketua BEM di BLU-STAI Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak

Sebanyak tiga kandidat, masing-masing Nisman, Jureid, dan M Ihsan Matondang, akan bertarung merebut kursi ketua BEM Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal, pada pemilihan rakyat, Sabtu (29/1).
Ketiga kandidat dan pasangannya sudah menerima nomor urut. Untuk nomor urut 1 dipegang Nisman-Hamidun Ari, pasangan nomor urut 2 Jureid-Sartika Nasution, disusul M Ihsan Matondang- Ali Asfi di nomor urut 3.
Ketua komisi pemilihan rakyat (Pemira), Abdul Muluk, ditemui METRO di Panyabungan, Selasa (25/1), menyebutkan, pihaknya sedang mencetak kertas suara sebanyak 1.000 eksemplar. Sejauh ini, jumlah pemilih tetap belum bisa dipastikan. Sebab, pihaknya masih melakukan finalisasi atas jumlah pemilih.
“Jumlah pemilih belum final. Namun, dari data yang diperoleh jumlah seluruh mahasiswa di Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (BLU-STAI Madina) sekitar 970-an. Itu pun belum kita verifikasi karena masih ada sejumlah nama mahasiswa yang tak aktif lagi,” ungkap Muluk didampingi sekretaris komisi, Ahmad Junaidi.
Pihaknya, sambung Muluk, secara mekanisme siap melangsungkan pemilihan ketua dan wakil ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM) untuk periode tahun 2011-2013.
“Awalnya kami dihadapkan dengan beberapa persoalan berbau intervensi dari pendukung sejumlah kandidat, sehingga pemilihan sempat diundur. Sebenarnya persoalan ini belum juga selesai, tapi kami optimis apabila seluruh mahasiswa mendukung pemira ini, maka waktu pelaksanaan pemilihan tak akan diundur lagi,” bebernya.
Disebutkannya, persyaratan yang telah ditetapkan komisi setelah ditutup pendaftaran, Senin (24/1) lalu, komisi pemira atas instruksi Pembantu Ketua BLU-STAI Madina bidang kemahasiswaan setiap kandidat harus mengikuti test baca tulis Alquran dan memiliki indeks prestasi (IP) setiap pasangan calon.
“Untuk IP setiap pasangan calon harus memiliki IP minimal 3,3. Ketiga pasangan calon telah lulus syarat itu. Kita juga mengadakan test tulis dan baca Alquran. Itu merupakan syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi mengingat perguruan tinggi ini adalah PT Islam,” sebutnya.
Pemira, sambungnya, merupakan teori pembelajaran bagi mahasiswa untuk menjalankan birokrasi pemerintahan. Pasalnya, untuk menjadi seorang presiden mahasiswa bukan lah hal yang mudah.
“Harapan saya kepada ketua terpilih nantinya merupakan benar figur intelektual dan religius. Sebab, Ketua BEM di BLU-STAI Madina dituntut untuk bisa memotivasi dan mengembangkan bakat setiap mahasiswa, apalagi mahasiswa di STAI Madina itu banyak yang backgroundnya dari pondok pesantren. Nah Ketua BEM itu juga dituntut orang yang betul-betul agamis,” harapnya. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tes Paet Pake Sendok

    Tes Paet Pake Sendok

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Serial Lopo si Kodir Nisuratkon: Askolani Nasution   Pupu tatap tu jae, tatap tu julu, lek naso dong kalak ro. Marsak roa si Kodir. Olo, marlopo ibantong, ngadong na ro. Nga he marsak iba i? Goreng manyogoti pe lek dursat soni di talam nai. Taru pisang sitambatu na malamun tu muse. Melel doma songon parpibir […]

  • Sungai Batang Gadis Mengamuk, Jalan Menuju Rambin Muara Siambak Putus

    Sungai Batang Gadis Mengamuk, Jalan Menuju Rambin Muara Siambak Putus

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis meluap, Jum’at (22/5) menyebabkan satu unit titi gantung di titik Desa Muara Siambak, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) rusak berat. Terjangan arus sungai juga menghanyutkan memutuskan badan jalan menuju titi gantung sepanjang tiga meter. Pantauan wartawan, jalan menuju titi gantung berubah menjadi aliran sungai. Sedangkan bagian tiang yang […]

  • Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): sejumlah warga desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal mendatangi lokasi aktifitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat jenis excavator. Warga itu hendak protes kepada pelaku tambang karena aktifitas kegiatan pengerukan material sudah hampir mendekati pondasi Masjid Al Muhtadhin yang memang tepat berada dibagian belakang masjid. ” warga […]

  • Akbar Tandjung Klaim Tak Niat Jadi Capres

    Akbar Tandjung Klaim Tak Niat Jadi Capres

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, pemasangan baliho bergambang dirinya semata-mata bertujuan menyukseskan Partai Golkar dalam Pemilu 2014. Ia pun menegaskan dirinya tidak memiliki maksud apa pun, termasuk menjadi calon presiden. “Baliho itu untuk memberikan suatu dukungan bahwa saya bersama keluarga Golkar berupaya menyukseskan misi Golkar,” ujarnya di Akbar […]

  • Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor. Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat. Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. […]

  • Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana menaikkan gaji presiden dipandang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap anggaran keuangan daerah. Kenaikan gaji presiden yang akan diikuti dengan kenaikan sekitar 8000 pejabat negara lainnya hingga ke daerah akan menguras anggaran daerah. “Kalau presiden naik gaji, pejabat naik juga, akan bebani APBD karena kepala daerah juga akan ikut naik,” ujar Koordinator Investigasi […]

expand_less