Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Unlearning Loss Education

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah S.Pd
Guru dan Pegiat Literasi

 

Polemik learning loss dalam sistem pendidikan negeri ini makin parah. Sudah sebelas bulan pelaksanaan pendidikan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hanya menghasilkan masalah baru. Learning loss education seharusnya sudah bisa diprediksi. Kebijakan pemerintah membuat kurikulum  darurat di era pandemi   pun tidak banyak menolong. Para orang tua dan murid stress karena beberapa masalah yang muncul. Masalah gadget, paket data, kemampuan guru yang kurang, hingga intensitas pertemuan yang berkurang masih melingkupi PJJ. Kisruh masalah ini belum juga usai. Masyarakat hampir putus asa menghadapi pandemi yang tak kunjung pergi.

Sebenarnya sebelum pandemi pun negara ini mengalami masalah learning loss education. Sebab akar masalah dari kasus itu bukan karena pandeminya. Tetapi lebih kepada sistem kapitalis seluler yang menjadi asas bagi sistem pendidikan itu sendiri. Sistem kapitalis sekuleris yang mendasari proses pembelajaran baik di era normal maupun era pandemi hanya menjadikan hasil akademis yang bersifat materi  saja yang dicapai.  Sebab sistem sekuler yang menyusun program pembelajaran itu memisahkan  persoalan agama pada ranah privat individu. Negara bahkan sanggup  mencampakkan sistem aturan ilahi (agama) dan hanya diterapkan pada masalah pribadi masyarakatnya. Sementara masalah dalam kehidupan umum mengadopsi sistem kapitalisme itu.

Bukan hanya itu Kurikulum pendidikan sekuleristik hanya menitikberatkan pada hasil akademis saja yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Beban berat pada guru dan siswa semakin bertambagh karena harus mencapai target yang sudah dibuat dengan kondisi negara yang lemah dalam konsep aplikatif sistemnya.Realitanya negara hanya sebagai regulator bukan sebagai penanggung jawab.berubahnya fungsi  negara itu menjadi blunder yang semakin mengacaukan dunia pendidikan.

Seharusnya negara bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan pendidikan ini untuk semua masyarakat tanpa kecuali. APBN  yang tangguh, kurikulum yang benar, fasilitas pendidikan yang baik, kemampuan para guru yang mumpuni menjadikan pendidikan itu bermutu. Output pendidikannya pun berkualitas dan mampu menyelesaikan problem masyarakat. Namun jika pemerintah tetap bertahan dan  berbasis sekuleris tidak akan mungkin pernah sampai pada tujuan yang mulia.

Sebab sekulerisme hanya menjadikan target hasil pendidikannya berkemampuan akademis  namun kosong dari kepribadian yang mulia. Masalah pembiayaannya pun menjadi kapitalistik. Pendidikan menjadi mahal dan hanya mampu diakses kalangan orang kaya saja. Orang miskin dilarang sekolah. Pandangan yabg bertolak belakang ini menang nyata. Sebab kapitalisme memang menganggap negara bertindak sebagai regulator. Perbedaan dua kata ini yaitu “penanggung jawab dan regulator” menjadikan pengurusan masyarakat dalam masalah pendidikan menjadi berbeda cara pandang.

Oleh karena itu kapitalisme hanya menjadikan pendidikan menjadi learning loss baik ada pandemi atau tidak. Perubahan cara pandang menjadikan perubahan yang hakiki dalam masalah pendidikan dan bukan hanya sebatas kurikulum. Wallaahu a’lam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kadin akan melakukan pembicaraan dengan 15 kabupaten/kota di Sumut, Sumbar dan Aceh terkait proses pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Mandailing Natal (Madina). Itu diungkapkan Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Sabtu (22/2/2020) usai Rakerda Kadin Madina. Sejauh ini 15 kabupaten dan kota wilayah pantai barat Sumatera […]

  • Tarif Rp100 Juta, Dijanjikan Menang CPNS

    Tarif Rp100 Juta, Dijanjikan Menang CPNS

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Staf Sekretariat Golkar Jadi Calo LANGKAT- Ini pelajaran bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2010 agar tidak menjadi korban penipuan para calo. CPNS sebaiknya tidak mudah percaya dengan ulah sejumlah calo yang mengaku-ngaku dekat dengan pejabat, seperti modus yang dilakoni Nurhasanah alias Novi (37) sebagai calo. Novi yang sehari-hari bertugas sebagai staf Seketariat […]

  • Berdoa Sebelum Mendaftar

    Berdoa Sebelum Mendaftar

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tim pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Madina Safaruddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay melakukan do’a bersama di kediaman Safaruddin Haji, Sipolu-polu, Panyabungan sebelum melangkah mendaftar ke KPU Mandailing Natal (Madina), Selasa (28/7). Pasangan ini didaftarkan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan. Turut hadir di do’a bersama dan pendaftaran antara lain Ketua DPD Partai Golkar Madina, As […]

  • LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Bantuan Hukum Mandailing Natal Yustisia (LBH Madina Yustisia) mendesak Kapolres Madina, Sumut, AKBP Arie Sofandi Paloh, segera menertibkan dan menindak tegas pelaku tambang Galian C yang diduga ilegal di daerah ini. “Praktik tambang tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan serta dapat membahayakan kehidupan bagi masyarakat di wilayah sekitarnya”, kata Ketua LBH […]

  • Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis memanfaatkan kemeriahan HUT ke-77 RI untuk bersilaturahmi dengan warga Banjar Sehat, Panyabungan II. Kehadiran Ketua DPRD sontak membuat heboh masyarakat yang hadir di lokasi. Beberapa di antaranya berebut untuk sekadar bersalaman atau berswafoto. Banjar Sehat merupakan dusun yang tidak asing bagi Ketua DPD […]

  • Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta pemerintah untuk tidak memberi peluang kepada PT Rendy Permata Raya mengulur waktu dalam merealisasikan kebun plasma bagi warga Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut. Hal itu disampaikan Arsidin menanggapi belum tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat penerima […]

expand_less