Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Madina Kembali Turun ke KPK Plus Kejagung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
  • print Cetak

Tatak dari Biro Humas KPK (berjilbab) menerima dokumen pengaduan FMMP Madina di depan gedung KPK di Jakarta, Rabu (24/2/2021). Foto : FMMP Madina

JAKARTA (Mandailing Online) – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal (FMMP Madina) kembali melalukan aksi Jilid 2  di depan gedung KPK RI dan KEJAGUNG RI, Rabu (24/2/2021) di Jakarta.

Dalam tuntutannya FMMP meminta  ketua KPK agar segera memanggil dan memeriksa seluruh oknum yang terlibat dalam menggunakan anggaran penanganan dana covid 19 di Kabupaten Mandailing Natal yang merugikan keuangan negara masyarakat Mandailing Natal.

Di KPK mahasiswa diterima Tatak dari Biro Humas KPK.

Sedangkan di Kejaksaan Agung mereka diterima Purwoko dari Bagian Pengaduan Masyarakat.

Di hadapan mahasiswa Purwoko menyatakan akan laporan mahasiswa itu akan diteruskan kepada Jaksa Pidana Khusus (Jampidus).

FMMP Madina dalam aksi demo di depan gedung Kejaksaan Agung di Jakarta, Rabu (24/2/2021). Foto : FMMP Madina

“Oknum-oknum yang diduga terlibat meliputi kepala desa, camat, kepala dinas PMD dan Kadis Kesehatan, sejumlah kepala dinas lainnya serta Sekda Kabupaten Mandailing Natal,” FMMP dalam rilis pers ditandatangani Kordinator Aksi, Herman Birje Nasution diterima Mandailing Online, Rabu.

Titik berat dugaan permainan korupsi itu dikordinir pejabat di Dinas PMD karenakan dana sebesar  Rp. 57.369.172.800 untuk 377 Desa di Mandailing Natal berada dalam naungan Dinas PMD Kabupaten Mandailing Natal.

“Kami duga dengan sangat kuat disalahgunakan untuk mempengaruhi masyarakat melalui BLT Dana Desa tahap 3,” lanjut FMMP.

Dalam penyalurannya FMMP menemukan adanya dugaan mobilisasi pemilih di 157 desa yang disalurkan pada tanggal 7-8 desember 2020. Hal ini diperkuat menurut salah satu pengakuan dari warga setempat dan pernyataan oknum kadis PMD Kabupaten Mandailing Natal, Sahnan Batubara, di salah satu media online lokal bahwa penyaluran BLT Dana Desa tahap 3 untuk tanggal 7-8 desember 2020 sebanyak 157 desa.

“Dan dana sebesar Rp. 3.240.827.752 yang dikelola oleh Dinas Kesehatan, belanja tidak terduga sebesar Rp.22.268.636.643 yang dikelola oleh OPD lainnya seperti Dinas PUPR, BPBD Madina dan lainnya dugaan kuat terindikasi korupsi untuk memperkaya diri, golongan, dan kelompok tertentu yang menurut dugaan kami aliran dana ini mengarah kepada salah satu pasangan calon bupati petahana pada pilkada kabupaten Madina tahun 2020”.

“Disamping itu keterlambatan usulan program RKPDES Madina tahun 2020 yang molor hingga bulan Oktober tahun 2020 kami duga adalah suatu siasat untuk memperlambat proses pencairan dana desa dari rekening kas umum nasional (RKUN) kantor perwakilan kota padang sidempuan kepada rekening kas umum desa (RKUDES)”.

Keterlambatan ini memunculkan stigma baru bahwasannya ada dugaan persoalan hukum yang menyangkut laporan pertanggungjawaban Dana Desa tahun 2019 yang menurut hasil investigasi FMMP di lapangan adalah syarat muatan dugaan korupsi. Hal ini terbukti dengan banyaknya desa-desa yang melakukan pemblongkiran jalan lintas Sumatera diantaranya Desa Hutapuli Kecamatan Siabu dan Desa Mompang Julu Kecamatan  Panyabungan Utara yang menuntut keterbukaan APBD Desa dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

“Sehingga kami berpendapat bahwasannya aparat penegak hukum yaitu Jaksa Agung dan KPK sudah saatnya memantau serta menurunkan tim ke Kabupaten Mandailing Natal sebagai tindak lanjut dari aksi yang kami lakukan hari ini”.

“Jika memungkinkan kami berharap supaya Jaksa Agung dan KPK memberikan hukuman mati bagi pelaku korupsi penanganan Covid 19 yang bersumber dari APBD  Kabupaten dan APBDes Madina Tahun 2020, apabilla terbukti di pengadilan nantinya supaya berkomitmen penuh untuk menjalankan Pasal 2 ayat (2) UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi yaitu memberikan hukuman mati, karena sudah berani melakukan dugaan tindak pidana korupsi di masa pandemi covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2020”.

Di akhir pernyataanya FMMP meyakini Jaksa Agung dan KPK masih memiliki komitmen penuh dan integritas yang timggi untuk menyelamatkan uang negara yang dikorupsikan oleh pihak-pihak tidak bermoral di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelumnya, FMMP telah melakukan aksi serupa di halaman KPK pada 18 Pebruari 2021 membawa data awal dugaan penyalahgunaan BLT Covid 12 dari Dana Desa. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Konflik PT Tanjung Siram dengan Warga

    Soal Konflik PT Tanjung Siram dengan Warga

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak Capai Sepakat Mediasi Berlanjut TAPSEL- PT Tanjung Siram belum bisa memenuhi tuntutan warga Desa Aek Kanan dan Padangmatinggi, Kecamatan Dolok Sigompulon, Jumat (20/1). Padahal, pihak kepolisian telah membantu mediasi. Dan, untuk mencapai kesepakatan, mediasi kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (21/1). Mediasi kemarin difasilitasi Kapolres Tapsel AKBP Subanbdriya dan dihadiri Bupati Paluta Bachrum Harahap, Ketua […]

  • Kafir Politis

    Kafir Politis

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Emha Ainun Najib Kafir Politis     Kalau menjelaskan pada jemaah-jemaah kecil kaum muslimin yang awam tentang kufur atau kafir, biasanya saya memakai entry point soal bersih atau kebersihan. Misalnya begini: sepanjang seseorang masih mandi dan makan tiap hari, maka ia tak bisa disebut sebagai kafir dalam arti total. Orang mandi, ightisal alias […]

  • Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Garuda Indonesia Bekerjasama dengan PT Railink memberikan promo khusus kepada pelanggan Garuda Indonesia yang terbang menuju Bandara Kualanamu International Airport (KNIA). Marketing & Sales Manager, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Branch Office Medan, Susan saat dihubungi Tribun melalui seluler mengatakan Promo tersebut adalah setiap pelanggan Garuda Indonesia akan mendapatkan tiket Kereta Api Bandara […]

  • Ini Harga Bahan Pokok di Pasar Panyabungan Hari ini

    Ini Harga Bahan Pokok di Pasar Panyabungan Hari ini

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga beras di Kabupaten Mandaiking Natal berlahan mulai turun setelah sempat selama dua bulan terakhir harganya naik. Pantauan Mandailing Online di Pusat Pasar Panyabungan, harga beras jenis 64 mengalami penurunan 10 ribu per karungnya ukuran 30 kg gram. Dari harga Rp 400.000 sebelumnya sekarang di harga Rp.390.000/ 30kg nya. Jenis lain […]

  • Irigasi Batang Gadis Gagal Airi Sawah Sipolu-Polu

    Irigasi Batang Gadis Gagal Airi Sawah Sipolu-Polu

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saluran Irigasi Batang Gadis di kawasan Sipolu-Polu, Panyabungan, Mandailing Natal tak mampu mengairi sawah-sawah petani. “Tak ngerti lagi kami irigasi ini, kebanyakan sawah tak berair,” kata Sahat Nasution, petani setempat kepada Mandailing Online, Selasa (13/7/2021) lalu. Pantauan di lapangan, saluran irigasi ini dari titik depan hotel Sunan, volume airnya sangat sedikit. Kedalaman arus air hanya […]

  • Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina), Todung Mulya Lubis sangat menyayangkan kondisi lingkungan yang hancur khususnya ekosistem air sungai Batang Natal, sehingga masyarakat hilir sungai di Natal menjadi korban. Dalam postingan media sosial (Medsos) Facebook miliknya. Beliau memposting sebuah foto tentang keruhnya air Sungai Batang Natal. Menurut Todung dalam postingan […]

expand_less