Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
  • print Cetak

Penyerahan BLT DD tahap I kepada penerima oleh pemerintah Desa Laru Dolok, Senin (24/5/2021). Foto: Mandailing Online/Sofyan

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan,  Mandailing Natal (Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I Tahun 2021.

Penyaluran berlangsung pada Senin (24/05/21) di desa itu dihadiri Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta jajaran Pemdes Laru Dolok.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Laru Dolok, Irfan Rangkuty menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan agenda penyaluran.

“Memang kita akui ada desa yang duluan membangikan BLT tapi kadesnya itu meminjam. Kita tidak sanggup meminjam karena bunganya besar, karena itulah kita terlambat dari desa lainnya,” katanya.

“Untuk pembagian BLT DD ini hanya satu bulan (tahap I) Januari yang selanjutnya akan kita usulkan karena tidak bisa sekali pengambilan,” jelasnya seraya berharap kepada warga penerima agar uang tersebut dipergunakan semaksimal mungkin untuk kebutuhan rumah tangga atau bisa juga untuk keperluan anak-anak yang hendak bersekolah, karena kemungkinan sekolah akan dibuka kembali setelah lebaran.

“Saya harap uang BLT DD yang diterima dipergunakan sebaik-baiknya”.

Dia mengatakan akan berusaha secepatnya mengurus dan mengupayakan pengajuan untuk BLT DD tahap II agar secepatnya bisa disalurkan kepada masyarakat.

Khairani salah satu masyarakat penerima BLT DD menjawab Mandailing Online mengatakan sangat terbantu atas cairnya BLT DD ini

“Biarpun hanya baru 1 bulan, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan keperluan anak-anak untuk sekolah, intinya akan dipergunakan sebaiknyalah,”katanya tersenyum.

Warga lain juga menyampaikan sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Pemerintah Desa karena telah memperhatikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

”Saya ucapkan terima kasih kepada Pemdes atas keseriusannya mengupayakan pencairan BLT DD ini, biar pun masih 1 bulan yang baru diterima, sangat membantu kami masyarakat di sini”.

Pantauan Mandailing Online di lokasi, jumlah penerima BLT DD ini sekitar 29 rumah tangga sasaran masing-masing menerima Rp 300.000/KK.

Penyaluran aman dan lancar. Pemdes Laru Dolok juga menerapkan protokol kesehatan covid dalam pembagian tersebut.

Peliput : Sofyan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Muhammad Nasir memastikan, nilai ujian nasional tidak dipakai dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN. Dengan keputusan itu, Nasir mengatakan segera mengoreksi Peraturan Menristek-Dikti tentang penerimaan mahasiswa baru. Sebab dalam peraturan ini, Nasir menetapkan bobot nilai unas dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN sebesar 10 persen. Pertimbangan lainnya dari nilai […]

  • Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tunggu Pertemuan Dimediasi Polres TAPSEL- Ratusan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Andalan Napa (KTAN), Angkola Selatan yang menggelar aksi demo dengan bertahan di pinggir jalan Simpang Jalan Napa, akhirnya membatalkan niatnya. Ini setelah adanya janji Polres Tapsel yang akan memediasi warga dengan pihak perusahaan dan pemerintah. Bendahara KTAN Baginda Harahap menuturkan mereka bersedia tidak […]

  • Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    Fahrizal Efendi Nasution: Umaro dan Ulama Harus Tetap Sejalan

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H.Fahrizal Efendi Nasution menyatakan umaro dan ulama harus tetap sejalan dalam mengayomi rakyat serta penyelenggaraan kebutuhan umat. Itu dikatakan politisi Hanura ini saat melakukan reses di Mandailing Natal, Selasa (6/7/2021). Reses ini adalah Reses III Tahun Sidang II 2020-2021Daerah Pemilihan Sumut VII (Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

  • Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Relawan Alumni SMA Willem Iskandar Tanobato terus bergerak merangkul pemilih untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomo urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Cara relawan alumni sealmamater Harun Mustafa merangkul pemilih cukup unik, mereka mendatangi setiap group keluarga alumni mulai dari group lulusan 86 sampai […]

  • Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal lagi, Senin (13/8) untuk menetapkan jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Ini gagal kali kedua setelah pada Jum’at (10/8) gagal rapat akibat tak mencukupi quorum. Kegagalan kali kedua ini juga akibat jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi quorum. Dari 23 total jumlah anggota Bamus plus […]

expand_less