Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Solusikah Melawan Covid Dengan UKS?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Pegiat Literasi

Melawan covid adalah kewajiban semua pihak, terlebih pemerintah, yang memiliki wewenang penuh atas kebijakan untuk rakyatnya. Dalam  24 jam terakhir, Satuan Tugas Penanganan Covid mencatat 8.189 kasus harian terkonfirmasi positif.

Peningkatan itu membuat akumulasi kasus positif covid bertambah menjadi 1.919.547 kasus. Oleh karena itu, pemerintah daerah di masing-masing wilayah bekerja keras membuat kebijakan untuk menekan angka positif covid, seperti yang dilakukan pemerintah daerah Medan.

Anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Pendidikan Medan untuk menyiapkan infrastruktur kesehatan di setiap sekolah yang ada di Kota Medan. Terkhusus, setiap sekolah wajib mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) secara layak. Sepengetahuannya, masih banyak UKS yang kurang layak bahkan tidak aktif sama sekali. Padahal dalam kondisi pandemi saat ini, keberadaan UKS sangat penting dan mendasar. Di lain pihak mengikuti arahan menteri pendidikan dan kebudayaan, Walikota Medan Boby Afif Nasution menyatakan bahwa sekolah tatap muka harus dengan persiapan dan konsep yang matang, bukan ajang coba-coba. Meskipun kebijakan ini bertolak belakang dengan arahan Gubsu yang menolak adanya belajar tatap muka di bulan Juli ini, (SumutPos, 7/6).

Tampak adanya ketidaksolidan antara pemerintah di pusat dan di daerah dalam menyikapi masalah yang sedang dihadapi. Pertolongan pertama sebagai bentuk penjagaan dan pencegehan kluster di sekolah memang dibutuhkan, namun yang diandalkan harus lebih siap dari sekedar pengaktifan UKS. Betapa runyamnya mengatasi masalah dengan atmosfer sistem kapitalisme yang selalu memikirkan keuntungan ekonomi dan tindakan asal dalam hal-hal parsial tanpa memutus masalah akarnya. Seharusnya pemerintah pusat memastikan terlebih dahulu kesiapan dan kondisi di semua wilayah agar tidak terjadi kerancuan.

Jadi, jika hanya mengandalkan UKS disekolah sepertinya kurang efektif dan tidak menjamin, karena alat kesehatan di sekolah hanya sekedarnya. Sudah selayaknya pemerintah daerah menyikapi keputusan pemerintah pusat dengan melihat kesiapan wilayah msing-maisng, jika dianggap tidak memungkinkan maka jangan sampai salah mengambil jalan hingga muncul masalah-masalah baru. Kasihan rakyat yang selalu menjadi tumbal kebijakan. Harusnya langkah awal yang diambil pemerintah adalah menutup akses WNA secara total. Memisahkan antara yang sehat dan yang sakit, serta menyediakan alat pelindung diri serta fasilitas yang memadai untuk semua kalangan masyarakat.

Kebijakan tegas dan solutif aka nada jika kita berhukum kepada Islam yang tidak mengedepankan untung rugi, melainkan hanya mencari rida Allah swt. Di dalam sistem Islam, gambaran penanganan wabah sangat jauh berbeda dengan sistem kapitalis hari ini.

Pertama, keintegralan dalam hal kewenangan kestrukturan pemerintah yang bersifat sentralistik.

Kedua, pemecahan permasalahan berdasarkan aqidah Islam yang bersifat mengakar bukan parsial. 

Tindakan preventif dan kuratif dilakuakn dengan cepat yang berasal dari Allah swt. Pemisahan antara yang sakit dilakukan dalam jaminan rapit tes, swab tes, mencegah penularan dan lain-lain dengan gratis. Setelah ikhtiar dilakukan dengan sungguh-sungguh maka doa juga harus seantiasa digencarkan. Wallahu’alam.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Muhammadiyah dan Bupati Madina Jalin Silaturrahim

    Pemuda Muhammadiyah dan Bupati Madina Jalin Silaturrahim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Madina melaksanakan silaturrahim dengan Bupati Madina. Silaturrahim itu berlangsung di ruang kerja Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, Selasa (2/6/2020). Silaturrahim itu berlangsung akrab. Berbagai hal kedaerahan dibicarakan. Termasuk sinergitas hubungan antara pemda dengan kepemudaan untuk penguatan nilai nilai religiusitas di dalam sistem pembangunan daerah. Dalam hal […]

  • Jika Keracunan itu Akibat Siomai, Mengapa Konsumen di Desa Lain Tak Keracunan?

    Jika Keracunan itu Akibat Siomai, Mengapa Konsumen di Desa Lain Tak Keracunan?

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peliput : Salman Rais Daulay / Editor : Dahlan Batubara   MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Padil, penjual siomai yang biasa berkeliling di Kecamatan Muara Sipongi mengaku terkejut mendengar ada anak-anak keracunan di Desa Simpang Mandepo. Pria yang  berdomisili di Pasar Muarasipongi itu menjawab Mandailing Online, Jum’at malam (12/5/2017) menyatakan keterkejutannya mendengar keracunan itu disebut-sebut diduga […]

  • Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Kasus kekeringan ribuan hektar tanaman padi di 6 desa Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) ternyata sudah berlangsung lama. Petani selama ini hanya pasrah berapapun pendapatan dari sawah harus diterima. Banyak petani berupaya tidak tergantung pada irigasi yang dibangun pemerintah di era tahun 90-an itu, melainkan berupaya mencari aliran tradisional […]

  • Arus Balik Lebaran Terus Berlangsung

    Arus Balik Lebaran Terus Berlangsung

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga hari ke-9 lebaran, Rabu (14/8/2013) terminal bus antar kota antar propinsi di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus dipadati calon penumpang yang hendak kembali ke tanah rantau. Arus balik lebaran yang berkendara mobil pribadi juga masih ramai di sepanjang jalur Lintas Sumatera. Hanya saja, lebaran tahun ini arus mudik dan […]

  • Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Arbiuddin Harahap menjenguk M.Sultan, siswa SD 116 Percontohan, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat, (21/1/2022) Sultan jatuh sakit usai mengkonsumsi jajanan yang diduga kadaluarsa diberikan oleh pihak sekolah. Peristiwa yang dialami Sultan ini  mendapat perhatian serius dari  Arbiuddin karena Sultan masih berbaring lemah di […]

  • Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Usai melalui rangkaian kegiatan memperingati HUT ke 78 RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pagi ini Jum’at 18/8/2023 melaksanakan zikir bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan 17 san di daerah ini. Zikir dan Do’a berlangsung di Masjid Nur Alan’nur Aek Godang Panyabungan yang diikuti Pelajar, […]

expand_less