Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin, MFin

Salah satu penyakit di Pemkab Madina selama ini adalah persolalan data yang tidak akurat.

Padahal data harus akurat agar kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah tepat sasaran.

Data yang tidak akurat sangat berbahaya karena berdampak pada kekeliruan kebijakan daerah.

Contohnya, data sektor pertanian. Jika data produksi, kendala dan kelemahan sektor pertanian amburadul maka kebijakan yang akan ditetapkan tidak akan mampu menjawab solusi-solusi sektor pertanian.

Oleh karena itu, mau tidak mau persoalan data ini harus diperbaiki secara cepat.

Dan ini menjadi salah satu fokus pembenahan yang dilakukan Bupati Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di awal pemerintahan yang mereka jalankan.

“Persoalan data menjadi satu hal yang menjadi perhatian Pak Bupati dan saya. Harus diakui data kita masih jauh dari harapan,” ungkap Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution melalui akun pribadinya di facebook, Jum’at (16/7/2021).

Dia menyatakan, pembaruan, pembenahan, dan keakuratan data perlu terjamin dan kontinu. Keberadaan data yang akurat sesuai fakta di lapangan akan menghasilkan kebijakan yang akurat pula.

“Akurasi data akan membantu kami mencapai visi misi. Tanpa data yang akurat, valid dan update kebijakan yang diambil akan mengambang dan eksklusif. Padahal kebijakan pemerintah harus inklusif, mencakup lapisan masyarakat,” imbuh master finansial dari University of New South Wales, Australia ini.

“Bangunan yang kuat didasari pondasi yang kuat. Kita sengaja memprioritaskan pembenahan data dan birokrasi karena dua hal ini adalah pondasi pembangunan daerah. Dengan demikian kerja di lapangan lebih optimal. Keberadaan pusat dan sistem manajemen data yang perlu pembenahan ini mau tidak mau memaksa kami harus bekerja ekstra di kantor. Tak jarang kami baru bisa kembali ke rumah pukul 18.15 WIB. Hal ini sudah pasti memengaruhi waktu untuk turun  ke lapangan,” katanya.

Dia meminta doa dari masyarakat Madina agar bisa sesegera mungkin menuntaskan persoalan data ini sehingga bisa lebih membagi waktu terjun ke lapangan.

“Kami sadar banyak prioritas dan kebijakan yang kami buat. Maka dari itu penting sekali data yang kami terima valid dan mutakhir,” pungkas Atika.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rehab Puskesmas di Siabu, Tak Memasang Plang Merek

    Rehab Puskesmas di Siabu, Tak Memasang Plang Merek

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dua proyek rehabilitasi gedung Puskesmas Siabu di Kecamatan Siabu, Madailing Natal membingungkan masyarakat. Pasalnya tidak ditemukan plang merek informasi kegiatan di dua proyek tersebut. Informasi diperoleh bahwa kedua proyek rehab itu milik Dinas Kesehatan Mandailing Natal. Kedua proyek itu masing-masing rehab ruang rawat inap, dan pekerjaan perbaikan lantai salah satu […]

  • Harga Sawit Mulai Anjlok

    Harga Sawit Mulai Anjlok

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Menjelang penetapan aturan larangan ekspor minyak goreng oleh pemerintah Indonesia mulai berdampak pada harga buah sawit. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, dampaknya ke petani langsung terasa. Harga TBS anjlok dalam dua hari terakhir. Penurunannya di daerah penghasil bervariasi antara Rp […]

  • Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Panitia konferensi IV Persatuan Wartaawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuka penjaringan atau pendaftaran calon Ketua PWI Kabupaten Madina masa bakti 2022-2025 Dapat diketahui, PWI Madina akan mengadakan konferensi IV untuk menyusun program kerja juga menyusun kepengursan untuk periode 2022-2025 pada hari Senin (5/9) depan. Ketua Panitia, Zamharir Rangkuti kepada […]

  • Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) – Nasrul Hilmi Nasution, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang beberapa hari ini menjadi sorotan karena sering absen membantah. Dia mengatakan, tugas dari seorang anggota DPRD tidak seperti eksekutif yang harus selalu hadir setiap hari. Sehingga dirinya merasa tingkat kehadiran tak terlalu penting. “Anggota DPRD itu bukan seperti pemerintah […]

  • Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap Petani Plasma KUD Kuala Tunak

    Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap Petani Plasma KUD Kuala Tunak

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pengurus KUD Kuala Tunak mensinyalir ada upaya kriminalisasi terhadap petani plasma yang tergabung dalam KUD Kuala Tunak, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Hal ini terlihat setelah ratusan petani peserta plasma mendatangi Kantor Kebun Madina Selatan (KMS) PT. Sawit Sukses Sejati (PT SSS) tanggal […]

  • Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PALUTA, – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), akhirnya secara resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ada 122 formasi yang diterima tahun 2013 ini. Dari 122 formasi itu, rinciannya terdiri dari tenaga guru 67 orang, tenaga kesehatan 42 orang dan tenaga teknis sebanyak 13 orang. “Sesuai dengan […]

expand_less