Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Tahun Depan Jalan ke Pastap Julu Diperlebar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • print Cetak
Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution (kiri) dan

Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution (kiri) dan Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis. Bupati meninjau desa itu, Senin (23/8/2021). Foto: Dahlan Batubara

 

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Penantian panjang warga Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal untuk menikmati jalan lebar tampaknya bakal terrealisasi.

Sebab, Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa Pemkab Madina berupaya memasukkan anggaran pelebaran dan peningkatan jalan menuju desa itu pada APBD 2022.

Itu dinyatakan bupati di Pastap Julu, Senin (23/8/2021) saat meninjau desa itu terkait penetapan Pastap Julu sebagai satu dari 300 desa di Indonesia memperoleh Anugrah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 oleh Pemerintah Indonesia.

Untuk kelancaran pelebaran jalan kelak, bupati berharap Desa Pastap Julu berupaya melakukan pembebasan lahan sepanjang jalur yang akan diperlebar.

Panjang jalan menuju desa itu sekitar 7 km dari jalur Lintas Sumatera. Sepanjang sekitar 3 km diantaranya hanya berkelebaran 3 meter, lantai jalannya berbatu-batu. Sulit mencari titik badan jalan yang bisa menampung dua kenderaan roda empat yang saling berlawanan arah.

Anugrah desa wisata itu diterima Pastap Julu dua pekan lalu.

Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis mengungkap, dari 1831 desa peserta yang mendaftar secara nasional, Pastap Julu masuk 300 besar.

Dan untuk kawasan Mandailing Natal hanya Pastap Julu yang memperoleh anugrah itu.

Dia berharap sektor pariwisata bisa menambah pendapatan warga dan pendapatan asli desa, dan menjadi desa mandiri untuk jangka panjangnya.

Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution bersama Naposo Nauli Bulung Desa Pastap Julu

Kondisi jalan ke desa itu diungkap ketua Naposo Nauli Bulung setempat bahwa masih banyak kekurangan mensukseskan sektor wisata, terutama akses jalan menuju desa itu dari jalur Lintas Sumatera sepanjang sekitar 7 km terdapat sekitar 3 km yang butuh pelebaran.

Bupati sendiri di kesempatan itu menyatakan bahwa anugrah desa waisata itu suatu prestasi yang bagus.

“Semua tak ada yang mustahil asal kerja keras,” katanya.

Dia juga menyatakan bahwa alam Pastap Julu sangat eksotis. Dia berharap tidak ada penebangan kayu hutan.

Bupati juga menghimbau pemerintah desa agar memprogramkan pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pemberdayaan bersimber dana dari Dana Desa, sedangkan kabupaten membiayai program yang lebih besar.

Peliput: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAN Setujui Sofwat-Zubeir

    PAN Setujui Sofwat-Zubeir

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan persetujuan kepada Sofwat-Zubeir calon Bupati dan Wakil Bupati Madina di Pilkada 2020. Persetujuan itu tertuang dalam surat keputusan DPP PAN nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/066/VI/2020 tentang persetujuan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Surat keputusan tanggal 18 Juni 2020 yang ditandatangani Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan […]

  • Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas Mapolres Madina, Mandailingonline Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat […]

  • Muspida Madina Pesta Durian

    Muspida Madina Pesta Durian

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banyak cara untuk merayakan kemenangan Timnas Indonesia atas Filipina pada leg kedua semifinal Piala AFF. Di Kabupaten Mandailing Natal misalnya, Bupati Madina Aspan Sofian Batubara, Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay, Kajari Panyabungan Danang Purwoko, Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan dan Ketua Pengadilana Negeri Panyabungan Ikhwan Effendi Nasution, menggelar syukuran dengan makan Durian […]

  • Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: 370 dari 377 Kepala Desa di Mandailing Natal resmi menjabat 8 (Delapan) Tahun setelah dikukuhkan Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi. Kamis, (18/07/2023). Sebelumnya usia masa jabatan kepdes dalam satu periode hanya 6 tahun kini Kata Bupati Madina Para Kepdes yang sebelumnya sudah pernah dilantik pada Pilkades 2023 lalu, telah resmi menjabat 8 tahun […]

  • Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga segmen kebudayaan Mandailing dibahas pemerintah daerah bekerjasama dengan dua organisasi kebudayaan serta akademisi. Acara yang bertajuk Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (14/9/2019). Pesertanya terdiri dari Lembaga Adat Budaya Mandailing Natal; Forum […]

  • Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Sejumlah Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dikabarkan menolak pengadaan bibit bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Bibit itu dinilai terlalu mahal. Dari keterangan sejumlah Kepala Desa, setiap bibit dihargai Rp.115.000. Ada 4 jenis bibit yang di adakan oleh vendor yakni bibit mangga, durian, rambutan, dan alpukat. Belum diketahui pasti […]

expand_less