Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

HIRUK PIKUK DUNIA PENDIDIKAN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Julia Sitanggang, S.Pd
Karyawan swasta, anggota Majelis Taklim Islam Kaffah, tinggal di Tapanuli Tengah

 

Pendidikan adalah cara untuk mengangkat kelas sosial. Di sisi lain, pendidikan juga menjadi dasar pembangunan negara-negara maju.

Namun faktanya, masih banyak anak muda di Indonesia yang tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk mengenyam pendidikan tinggi, khususnya universitas. (Sumber MEDIA JABODETABEK)

Kita lihat sekarang banyak lembaga yang memang membuat suatu ajang pendidikan, tapi hanya membuat anak didik nntuk jadi cikal bakal kemajuan dalam hal tenaga kerja, bukan mendapatkan pendididikan yang tinggi tapi malah dijadikan sebagai buruh tenaga kerja yang ujungnya anak akan hanya akan memikirkan kesuksesan masalah finansial saja, tanpa memikirkan masa depan kesuksesan akhirat yang kekal abadi nantinya. 

Apalagi di era zaman sekarang yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin, jadilah budak dunia yang senantiasa haus akan kenikmatan duniawi. Na’udzubillaah

Orangtua dan anak seakan kehilangan arah pendidikan yang sebenarnya. Tidak heran karena anak dan orangtua sama-sama mengharapkan keuntungan materi, dan tidak jarang lupa akan akhirat.  Padahal tujuan kekal abadi yang lebih menjanjikan adalah syurgaNya Allah swt. 

Ini terjadi karena kahidupan kapitalis yang mana penguasalah yang akan semakin berkuasa. Anak didik tidak dihiraukan lagi.  Miris sekali memang kehidupan zaman milenial saat ini. 

Yang semakin menggeramkan rakyat, pemerintah hanya berdiam diri tutup telinga melihat keadaan pendidikan saat ini. Wajar saja, karena yang hanya mereka kejar adalah materi semata. Tidak peduli akan kehidupan yang semakin menggila ini.

Hiruk pikuk dunia pendidikan yang melanda generasi kita saat ini berlalu begitu saja, apalagi di masa pandemi saat ini. Mencari segepok uang itu terlalu susah, bahkan kita lihat bagaimanalah orangtua bekerja siang dan malam hanya untuk bisa menyekolahkan anak yang dicintainya. Agar bisa sukses dan bisa membanggakan kedua orangtuanya.

Tentu ini adalah cita-cita setiap anak dan orangtua yang selalu ingin mengharapkan yang terbaik di masa depannya kelak. Tapi itu hanyalah sebuah ilusi yang hanya sia sia saja. Karena selama pendidikan ini tidak ditentukan arah tujuannya akan semakin runyam dan kita hanya mendapati kerusakan yang semakin menjadi-jadi di tengah masyarakat kita. 

Kita sebagai cikal bakal hasil generasi peradaban semoga kita selalu senantiasa menanamkan nilai akhlaqiyah terutama aqidah yang menjadi tujuan utama kehidupan seseorang tersebut. Karena hanya aqidahlah yang akan mengantarkan seseorang tersebut kepada syurgaNya Allaah swt.

Wallahu’alam bishowab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah resmi mendukung dan memperjuangkan pemenangan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi-H. Imron Lubis,S.Pd.MM, Minggu malam (23/8) lalu. Dan kontrak politik antara PKS dengan pasangan Yusuf-Imron tentu menjadi salah satu landasan bagi PKS dan pasangan Yusuf-Imron dalam membangun Madina ke depan yang harus direalisaskan […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

  • Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    Harga Daging, Infrastruktur dan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2012 lalu saya dikontrak satu lembaga, menyurvey kebutuhan daging di Mandailing Natal (Madina), hasilnya : dalam sepekan Madina membutuhkan 25 ekor lembu. Lembu itu didatangkan dari Sumbar atau Bengkulu (beberapa tahun sebelumnya didatangkan dari kawasan Padang Lawas, tetapi karena tambah mahal akhirnya pedagang beralih ke Sumbar dan Bengkulu). Itu bukan sapi impor, melainkan sapi […]

  • Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwasanya seluruh wilayah di kabupaten ini setara kedudukannya alias tidak ada yang dikucilkan oleh pemerintah daerah. Bupati tidak ingin siapapun yang mencoba mengucilkan atau membedakan setiap wilayah di Madina, misalnya wilayah Pantai Barat. Pantai Barat, kata bupati, juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah, […]

  • Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua DPD KNPI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muliyadi Nasution meminta Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Anshari Nasution alias Todong mundur dari jabatannya sebagai pimpinan dan Anggota DPRD Madina karena diduga kuat telah menyalahi penggunaan fasilitas negara berupa mobil dinas. “Kita meminta agar Syafaruddin Anshari mundur dari DPRD Madina apakah itu sebagai pimpinan atau anggota. Kepada […]

  • Meski Harga Murah, Kaum Ibu Tak Mau ke Tapian Sirisiri

    Meski Harga Murah, Kaum Ibu Tak Mau ke Tapian Sirisiri

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah ibu rumah tangga di Panyabungan, Mandailing Natal mengaku malas pergi belanja ke Tapian Sirisiri, meski Pemkab Madina menyediakan harga murah dalam operasi pasar beras dan gas elpiji.  “Ah..malas, jauhnya lokasi itu, harus lewat kantor pemkab lagi,” ujar Kutek, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Dalan Lidang kawasan Lubuk Sibegu kepada […]

expand_less