Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Indonesia Tidak Siap Menyonsong Endemi?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
  • print Cetak

Oleh:  Ummu Umar
Anggota Komunitas Madina Menulis

Beberapa waktu lalu, pemerintah menyiapkan roadmap proses transisi dari pandemi ke endemi. Namun, peralihan status pandemi ke endemi tampaknya akan terganjal setelah terdapat kenaikan kasus positif Covid-19 bulan ini.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan setelah pada awal pekan kedua bulan ini 930 orang terkonfirmasi positif. DKI Jakarta menjadi provinsi yang melaporkan kenaikan terbesar, yaitu 517 kasus baru.

Menurut Hermawan, walau niatnya untuk menggerakkan kembali roda perekonomian, tetapi pelonggaran itu membuat masyarakat cenderung mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Yang kita sayangkan pemerintah terlalu excuse secara kebijakan. Sehingga sekarang ini kalau kita lihat mulai dari jalanan, orang berangkat dan pulang dari perkantoran, pemukiman, di tempat-tempat fasilitas pelayanan publik, tempat rekreasi, kuliner, dan lainnya hampir semuanya udah bebas,” kata Hermawan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/6/2022).

Mestinya Indonesia negeri kita tercinta ini belajar dari kesalahan- kesalahan selama pendemi lebih kurang dua tahun berlalu. Seharusnya ada perbaikan bukan jatuh di lubang yang sama, walau niat pemerintahan bagus untuk menaikan prekonomian masyarakat akan tetapi lebih dari itu ada keberlangsungan hidup dan ada nyawa masyarakat yang harus dijaga.

Negara harus lebih matang menyiapakan hal-hal yang mendukung endemi misalnya, masalah teknis, edukasi dan lain sebagainya, kalau memang negara belum siap menuju endemi maka jangan terburu-buru karena ini akan berakibat fatal bagi masyarakatnya, ini bukan ajang uji coba dan sepele, sekali lagi ini menyangkut jutaan nyawa manusia. Lalainya peran negara dan ditambah abainya masyarakat, menganggap Covid-19 sebagai penyakit biasa yang tidak lagi berbahaya. Apa jadinya nasib Indonesia kedepannya.

Tidak gegabah “mengendemikan” pandemi. Jika dirasa Indonesia belum memenuhi indikator endemi, ya jangan memaksakan diri hanya karena alasan ekonomi sebab hal ini menyangkut keselamatan nyawa rakyat.

Sejatinya, negara bisa melakukan langkah strategis tersebut sepenuh hati apabila paradigma pelayanan kepada rakyat tidak berkiblat pada kapitalisme. Corak kepemimpinan kapitalisme terbukti banyak mengabaikan pemenuhan hajat publik, Di tambah layanan BPJS yang membuat rakyat semakin menjerit. Bukan malah memudahkan tetapi bertambah susah.

Pandemi tidak akan berlarut-larut jika sejak awal ditangani tepat sesuai protokol Islam, yakni karantina wilayah dan vaksinasi secara menyeluruh. Sayangnya, pemerintah lebih menyukai kebijakan “jalan tengah” yang katanya meminimalisasi risiko resesi ekonomi dengan kebijakan tarik ulurnya. Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur.

Akan tetapi, belum terlambat untuk memperbaiki segalanya asalkan sistem tata kelola negeri ini diatur sesuai syariat Islam. Lagi pula, apa yang bisa kita harapkan dari kapitalisme yang banyak menimbulkan kerusakan dan pengabaian hak-hak rakyat?

Sejatinya dengan menerapkan sistem Islam kafah, riayah suunil umat dapat berjalan dengan baik, yakni akan  mengatur dan mengurusi keperluan serta kemaslahatan rakyat dengan amanah dan berkah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Tanam Padi Tiba, PUPR Madina Bersihkan Saluran Irigasi Skunder

    Musim Tanam Padi Tiba, PUPR Madina Bersihkan Saluran Irigasi Skunder

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal Elpianti Harahap, S.T mengatakan persoalan berkurangnya air irigasi untuk lahan pertanian akan berdampak luas dan rente dan akhirnya menurun produk pertanian berupa gabah dan naiknnya harga beras. ” Semua itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara tersediannya air yang cukup, pupuk, pengelolaan lahan pertanian […]

  • KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina)  mengumumkan syarat dukungan bagi calon bupati/wakil bupati perseorangan atau indevenden pada  Pilkada Madina 2015. Pengumuman itu tertuang dalam surat KPU Madina Nomor 131 /KPU-KAB-002.434826/V /2015  tanggal 24 Mei 2015 Tentang Pengumuman Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Mandailing […]

  • Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski telah 24 tahun berada di Mandailing Natal, namun PT. Sorikmas Mining belum juga berproduksi. Itu sangat disesalkan DPRD Mandailing Natal (Madina). Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mendesak manajemen PT Sorikmas Mining segera menyelesaikan pembangungan konstruksi agar cepat dapat beroperasi, sehingga dapat berkontribusi terhadap ekonomi daerah. “Kalau tidak mampu, ya […]

  • Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) ternyata ada Camat di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang nekat menyewa mobil untuk menunjang aktifitas kerjanya sebagai kepala wilayah, pasalnya mobil dinasnya mengalami kerusakan parah dibagian mesin sehingga tidak bisa di gunakan. Camat Ranto Baek kabarnya nekat menyewa mobil tersebut selama 3 bulan terakhir, ia menyewa mobil itu dengan […]

  • Fantastis, Ada 5 M Anggaran Untuk Belanja Jasa Acara di Dinas PPKB Madina

    Fantastis, Ada 5 M Anggaran Untuk Belanja Jasa Acara di Dinas PPKB Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( PPKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kucurkan anggaran Rp. 5.835.390.000 hanya untuk belanja jasa. Data yang didapat, sumber dana anggaran itu berasal dari APBD dan DAK tahun 2024. Salah satu Sub kegiatan yang paling membengkak di Biaya Belanja Jasa Penyelenggaraan Acara di Instansi tersebut seperti, […]

  • FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris […]

expand_less