Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


strong>MADINA-
Aura (nama samaran), siwi kelas VIII SMPN Sinunukan yang melahirkan di belakang sekolahnya, masih berhak mengecap pendidikan. Alasannya, remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan korban perkosaan abang kandungnya.
“Aura itu kan dalam hal ini sebagai korban atas tindakan asusila. Karena Aura masih berusia sekolah, dia harus mengikuti pendidikan meskipun tidak di sekolah yang sama. Aura memang telah melahirkan anak pada usia sekolah, namun statusnya dalam hal ini merupakan korban dan harus dilindungi. Apalagi Aura diketahui selama ini aktif mengikuti pelajaran di sekolah,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Madina yang membidangi pendidikan, Iskandar Hasibuan kepada METRO, Jumat (25/2).
Diutarakan Iskandar, Dinas Pendidikan dalam kasus korban perkosaan tersebut harus arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
”Disdik jangan terlalu cepat mengambil keputusan. Mestinya Disdik harus pelajari dulu seluruh persoalan sehingga dirumuskan untuk memperoleh jalan keluarnya. Karena siswa itu kan korban, dan yang bersalah dalam hal ini adalah pelakunya. Saya rasa masih ada jalan keluar bagi korban untuk bisa mengikuti sekolah lagi, kecuali korban memang tak mau lagi sekolah,” ujarnya.
Ditegaskan Iskandar, jika nantinya Aura dipecat dan tidak diperbolehkan lagi sekolah, Komisi I DPRD Madina akan memanggil Kadisdik Imron Lubis SPd MM untuk membahas persoalan ini di DPRD.
“Kita juga akan turun ke lapangan untuk mengetahui persoalan ini lebih intens,” tuturnya sembari menambahkan pihak sekolah dalam hal ini guru dan kepala sekolah seharusnya mengetahui persoalan yang dialami korban.
Senada dikatakan anggota Komisi I lainnya yang juga Ketua Fraksi Golkar Plus, Ir Wildan Nasution. Diutarakan Wildan, Disdik seharusnya menurunkan personel atau tim khusus untuk menginvestigasi persoalan itu sehingga hasil investigasi bisa menjadi rujukan untuk mengambil keputusan.
Disebutkan Wildan, meskipun diketahui bahwa Aura dalam beberapa bulan ini tidak memungkinkan untuk mengikuti pelajaran di sekolah, setidaknya ada solusi lainnya untuk kasus Aura.
”Artinya jangan dulu langsung diberhentikan. Pelajari dulu kasusnya seperti apa, karena siswi itu sebagai korban. Disdik harus bijaksana dalam persoalan ini, karena kita bisa saja melanggar peraturan dengan mengangkangi hak warga untuk mengecap pendidikan,” terang Wildan.
Kepala SMPN 1 Sinunukan Suryadi SPd kepada METRO mengaku bahwa wali kelas korban pernah mempertanyakan langsung ke Aura terkait kondisinya yang terlihat pucat dan lemas. Namun, Aura menjawab bahwa dirinya mengidap penyakit tumor di perutnya.
”Wali kelasnya sebelumnya telah mempertanyakan atas kondisi korban, tapi korban mengaku kalau dia terkena penyakit tumor, dan keluarganya tak bisa membawanya ke medis akibat ekonomi lemah,” ujar Suryadi kepada METRO belum lama ini.
Pj Kadisdik Madina Imron Lubis SPd MM kepada METRO, Jumat (25/2) mengatakan, Disdik akan memecat atau memberhentikan Aura dari sekolah.
Pasalnya, Aura telah mencemarkan nama baik dunia pendidikan, meskipun warga Kecamatan Linggabayu tersebut dalam hal ini sebagai korban
“Semestinya Aura mengadukan atau melaporkan kejadian tersebut baik kepada keluarganya atau sekolah dan pihak lain. Dia diberhentikan dari sekolahnya dan tak bisa mengikuti pendidikan karena tak ada dipensasi bagi siswa yang melahirkan.,” sebut Imron. (wan/muh)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unjuk Rasa Desak Penutupan PLTP Sorik Marapi

    Unjuk Rasa Desak Penutupan PLTP Sorik Marapi

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PURBA LAMO (Mandailing Online) – Sejumlah organisasi pemuda melakukan unjuk rasa di base camp PT SMGP di Desa Purba Lamo, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (10/3/2021). Demo puluhan massa yang mengatasnamakan diri dari Koalisi Pemuda dan Masyarakat Madina ini mendesak agar PT SMGP untuk menutup segala kegiatan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas […]

  • Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Warga kawasan Batahan Kabupaten Madina pertanyakan dana bantuan pasca angin puting beliung yang menimpa 99 kk Masarakat Batahan, sedang inpormasi soal dana bantuan dari Pemda Madina sebesar Rp120 juta lebih dipertanyakan. Kamis (11/11) Dana sebesar Rp 120 juta tersebut menjadi bahan pertanyaan warga Batahan setelah ada mendapat inpormasi bahwa dana bantuan yang terulis pada […]

  • Bandara Polonia Berubah jadi Lanud Suwondo

    Bandara Polonia Berubah jadi Lanud Suwondo

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DELI SERDANG, – Bandara Polonia kini resmi menjadi milik TNI Angkatan Darat setelah Bandara Kualanamu dioperasikan pada hari ini, Kamis (25/7) pukul 00.00 WIB. Saat ini, Bandara Polonia Medan juga telah berganti nama menjadi Pangkalan Udara (Lanud) Suwondo. “Bandara Polonia berubah menjadi Lanud Suwondo, itu merupakan nama pahlawan yang gugur ditembak di dalam pesawat,” ucap […]

  • PKB Madina Surati Bupati Terkait Pengisian Wakil Bupati Madina

    PKB Madina Surati Bupati Terkait Pengisian Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) Mandailing Natal (Madina) menyurati Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait pengisian calon wakil Bupati Madina yang saat ini masih kosong. Surat PKB ini menekankan kepada bupati bahwa proses pengisian kursi wakil bupati adalah berdasarkan Undang – undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Selama ini di […]

  • Geliat Batu Akik di Mandailing Julu, Dari Pirus Hingga Extra Jos

    Geliat Batu Akik di Mandailing Julu, Dari Pirus Hingga Extra Jos

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Lokot Husda Lubis Beberapa bulan terakhir, batu akik  menjadi serbuan masyarakat Indonesia, tidak ketinggalan juga masyarakat  Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir di setiap kesempatan, mulai dari warung kopi, di kantor, sekolah, di pasar, di tempat musyawarah dan rapat-rapat, batu akik terus menjadi pembicaraan. Keberadaan batu akik yang marak belakangan ini memang membawa […]

  • Jalan Propinsi Pagur – Hapung Palas Menunggu Izin Menhut

    Jalan Propinsi Pagur – Hapung Palas Menunggu Izin Menhut

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Rencana pembukaan jalan propinsi yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan menuju Hapung Kabupaten Padang Lawas, tinggal menunggu izin dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia. Demikian disampikan Camat Panyabungan Timur Awaluddin kepada MedanBisnis, Rabu (23/3) di Perkantoran Pemkab Mandailing Natal, Parbangunan, Kecamatan Panyabungan. Dijelaskannya, usulan dari Madina telah disetujui oleh Badan Perencanaan […]

expand_less