Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Disambar Petir Saat Ngaji, Pengantin Baru Tewas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
  • print Cetak


LUBUK PAKAM-
Baru empat bulan menikah, Zulham Efendi (23) dan Rusti Sinuhaji (23) meninggal tragis. Keduanya menghembuskan nafas terakhir di kubangan Lumpur di dekat rumahnya di Dusun V Desa Talapeta, Ke camatan STM Hilir, Deli Serdang, sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (2/3) lalu. Setelah gelaran acara adat Karo, jenazah keduanya disalatkan di rumah duka. Setelah itu, jenazah pasutri itu diboyong ke TPU Cinta Kasih di desa itu. Keduanya dikubur di liang lahat yang berdampingan.

Informasi yang diperoleh di lokasi menyebutkan, sekitar pukul 19.30 WIB, Zulham sedang mengajari istrinya yang mualaf untuk mengaji di ruang tamu. Malam itu, hujan deras turun disertai petir. Keduanya tidak terganggu, tetap mengaji di rumah semi permanen tanpa plafond berukuran 5X6 meter dengan satu kamar yang baru selesai dibangun.

“Zulham saat itu sedang mengajari ngaji kepada istrinya,” bilang Anto, paman Zulham.
Tiba-tiba, petir menyambar pohon pisang di depan rumah dan tumbang. Daunnya menyentuh atap seng dan entah bagaimana, keduanya ikut tersambar petir.

Zulham dan Rusti seketika pingsan, sementara dinding yag terbuat dari triplek terlepas dan plaster dinding batu terkelupas.

Di saat yang bersamaan, Paimin (24) tetangga mereka yang sedang memperbaiki talang seng rumahnya ikut tersambar. Paimin mengalami luka bakar mulai dari tangan hingga dada dan perut. Pria itu kemudian dipangku ibunya Ponijem (67), sebelum warga datang menolong.

“Suarnya keras, seperti suara bom. Aku terlempar 1 meter. Untung istri melihat dan menjerit minta tolong,” bilang Paimin saat ditemui di ruang melati Puskesmas Talun Kenas, kemarin.

Dia pun mengetahui hal itu setelah diceritakan kembali oleh ibunya.
Mendengar jeritan istri Paimin dan mengetahui ketiganya tersambar petir, warga langsung memberi pertolongan. Zulham, Rusti dan Paimin dikubur separuh badan di sebuah liang yang rencananya dijadikan septikteng samping rumah.

“Untuk memberikan pertolongan pertama ketiga korban langsung dikubur di lubang yang direncanakan dijadikan septikteng,” kata kata Zamiat Subari SPdI, tetangga korban.

Tak juga sadar, warga membawa keduanya ke persawahan milik warga yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah. Meski telah dikubur hampir tiga jam lamannya, Zulham dan Rusti malah mengehmbuskan nafas terakhirnya dalam kondisi terkubur di lumpur. Keduanya kemudian dikebumikan di pemakaman di kampung tersebut.

Sedangkan Paimin memperlihatkan perkembangan yang baik dan sudah sadarkan. Ia kemudian dirujuk ke Puskemas Talun Kenas dan hingg atadi malam masih menjalani perawatan intensif.

Menurut, Kepala Puskemas Talun Kenas, drg Susan br Hutapea, tindakan warga menolong dengan cara mengubur korban ke lumpur sudah tepat. “Pertama, suhu tubuh korban diturunkan. Pasalnya akibat sambaran petir suhu tubuh korban tinggi. Lumpur cepat meresap panas. Cara itu efektif untuk menghilangkan aliran listrik didalam tubuhnya,” ujar Susan.(btr)
sumber ; sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di DPR menilai, sangkaan pada pasal Kitab Undang-Udang Hukum Pidana (KUHP) yang menyangkut tindak pidana prostitusi, terlalu sempit. Dimana jerat pidana prostitusi saat ini hanya bisa disangkakan kepada mucikari atau makelar bisnis ilegal itu. Ke depan, pelaku bisnis prostitusi diharapkan bisa dijerat. Salah satu caranya melalui revisi UU KUHP […]

  • Minuman Air Kelapa Muda Kian Diminati Warga Panyabungan

    Minuman Air Kelapa Muda Kian Diminati Warga Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seiring gerak perkembangan kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), bisnis kuliner pun kian berkembang dari sisi jumlah maupun ragamnya. Salah satu yang baru muncul adalah minuman air kelapa muda. Pedagang air kepala muda ini memilih lokasi di kawasan Dalan Lidang dan Aek Godang Panyabungan sepanjang jalur Lintas Sumatera. Ahmad Saputra, warga Desa […]

  • Bupati Gratiskan Sewa Los Pasar Tapanuli 3 Bulan

    Bupati Gratiskan Sewa Los Pasar Tapanuli 3 Bulan

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) akan menggratiskan sewa los pasar Tapanuli selama tiga bulan kepada pedagang. Itu dikatakan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dalam acara dialog pedagang dengan pemerintah di Pasar Kuliling, Panyabungan, Jumat (26/9/2025). “Sewa los bagi pedagang sayur dan kue-kue basah gratis sampai akhir tahun. Pembayaran sewa baru […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang II. (Sesi I) Hari :  Kamis, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 11 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 52133000354 Auli Astuti 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 […]

  • Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ny. Patianur dan suami (saat suami masih hidup) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ny. Patianur (61 thn) warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sumut, akhirnya merasa lega setelah Gugatan Kewarisan yang diajukan terhadap dirinya berhasil di menangkan oleh Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madina Yustisia, di Pengadilan Agama Panyabungan. Gugatan harta warisan tersebut […]

  • Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama ini para kontraktor mengabarkan bahwa salah satu oknum yang terlibat menjual proyek pemerintah daerah adalah Asisten III Pemkab Mandailing Natal (Madina), Samad Lubis, SE. Selain Samad Lubis, ada juga onum anggota DPRD Madina berinisial JS yang disebut-sebut orang dekat bupati terlibat dalam bisnis kongkalikong penjualan proyek tersebut. Ketika persoalan pengarahan […]

expand_less