Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Angka Stunting Turun 13,5% di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • print Cetak

Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi saat membahas data. Saat ini Madina berhasil menurunkan angka stunting menjadi 34,2%.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berhasil menurunkan angka stunting.

Berdasar data SSGI (Survei Status Gizi) tahun 2022, Madina menunjukkan keberhasilan menurunkan angka stunting menjadi 34,2%, atau mengalami penurunan 13,5% dari tahun 2021 yang masih 47,7 %.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras.

“Selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, dan selalu diberi arahan oleh pak bupati, kami mengapresiasi kerja keras semua yang telah bergotong royong menurunkan angka stunting. Kita bersyukur tapi tak puas diri karena masih banyak pekerjaan kita yg harus kita benahi lagi. Alhamdulillah Madina tidak tertinggi lagi stunting di Sumut,” katanya dalam satu pernyataan, Kamis (26/1/2023).

Secara jenjang, wakil bupati merupakan ketua tim percepatan penurunan stunting di kabupaten, wakil gubernur di provinsi, wakil presiden di tingkat nasional.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Walaupun menurun, angka tersebut masih relatif tinggi, mengingat target prevalensi stunting di tahun 2022 sebesar 18,4% berdasar RPJMN 2020-2024, dan standard WHO di bawah 20%.

Prevalensi adalah proporsi dari populasi yang memiliki karakteristik tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dalam dunia kedokteran, karakteristik yang dimaksud meliputi penyakit atau faktor risiko.

Kepala Dinas Kesehatan Madina dr M Faisal menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis, optimis Madina mampu menurunkan angka stunting saban tahun secara simultan jika meraba ritme prevalensinya dalam beberapa tahun terakhir.

dr M Faisal

Bahkan target angka 14% diharap tercapai pada tahun 2024.

Sebelumnya, Atika Azmi Utammi menyatakan, usaha menurunkan angka stunting membutuhkan keseriusan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara lintas sektoral serta peran serta masyarakat.

Setidaknya terdapat delapan aksi intervensi penurunan stunting, dimana beberapa OPD melaksanakan tugas-tugas berdasar bidang masing-masing.

Sebab, secara garis besar banyak faktor yang memengaruhi penyebab stunting, antara lain tingkat pendidikan orangtua, lingkungan rumah dan pemukiman, budaya dan tingkat ekonomi keluarga.

Peliput: Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing, Mahasiswa dan Literasi

    Mandailing, Mahasiswa dan Literasi

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Anwar Lubis Sejak 2017 silam, ketika saya masih semester tujuh di UIN Jakarta, saya aktif sebagai ketua seksi sosial-keagamaan dalam sebuah perhimpunan mahasiswa Mandailing Natal Jakarta, himpunan itu bernama HM Madina (Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal). Saya terlibat banyak obrolan dengan teman-teman HM Madina, terutama soal kemandailingan: sosial, politik, ekonomi, budaya, dan agama. […]

  • Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, M. Rahim Nasution,S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan di PDI Perjuangan. Pengunduran diri itu karena Rahim Nasution akan pindah ke Partai Golkar. Surat pengunduran diri Rahim Nasution itu tertanggal 3 Juli 2018 yang ditujukan kepada DPP PDI Perjuangan di Jakarta; DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut dan DPC […]

  • Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas  – Terkait proses penyelesaian konflik tanah adat antara masyawakat lima desa di Kecamatan Sosa dan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan PT Victorindo Alam Lestari (PT VAL) yang tidak kunjung mendapat penyelesaian oleh Pemkab Palas, perwakilan masyarakat ancam akan duduki Kantor Pemkab Palas. Kordinator Umum masyarakat adat lima desa Syawaluddin didampingi […]

  • Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dihimbau menyediakan bibit tanaman tumpang sari diantara tanaman karet, agar petani karet keluar dari kemiskinan. “Tanaman tumpang sari diantara tanaman karet menjadi solusi agar rakyat Madina yang mayoritas penyadap karet keluar dari kemiskinan akibat harga karet yang senantiasa anjlok,” kata pamerhati perkebunan, Anwar Sadat di Panyabungan, Kamis (22/9). Dikatakannya, […]

  • Jalan Muara Sipongi-Pakantan Kuabangan Kerbau

    Jalan Muara Sipongi-Pakantan Kuabangan Kerbau

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Kerusakan jalan jalur Muara Sipongi-Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) beberapa bulan terakhir semakin parah. Kondisi ini menyebabkan waktu tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, plus kina menyulitkan mobilisasi barang dan orang. Pantauan di lapangan, Rabu (14/8/2013), hampir disepanjang jalan ini aspalnya semuanya sudah terkelupas, yang tersisa […]

  • PLN: Dua Bulan ke Depan Medan Masih Gelap

    PLN: Dua Bulan ke Depan Medan Masih Gelap

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 8Komentar

    Belawan, – Dua bulan ke depan warga Kota Medan masih tetap mendapat giliran pemadaman oleh PT PLN (Persero). Pasalnya, hingga pertengahan Nopember 2013 PLN masih memberlakukan pemadaman bergilir bagi warga Kota Medan. Hal itu dikatakan General Manager Pembangkitan PLN Sumatera Utara (Sumut) Benardus kepada anggota DPD asal Sumut Parlindungan Purba yang melakukan peninjauan ke PT […]

expand_less