Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Dirjen EBTKE : SMGP Harus Dukung Pemkab Madina Bangun Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
  • print Cetak

Staf Khusus Bupati Madina Irwan Dauly saat melakukan pertemuan dengan Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana (tengah), didampingi Kasubdit Keteknikan dan Pengawasan Roy Chandra Harahap di Jakarta, Kamis (23/2/2023).

JAKARTA (Mandailing Online) – Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengimbau PT Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP) bekerjasama dengan Pemkab Madina membangun daerah.

Terutama mendukung perekonomian desa-desa sekitar wilayah kerja SMGP.

SMGP adalah perusahaan panas bumi yang memiliki Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) di Desa Sibanggor Tonga dan beberapa desa lainnya di Kabupaten Madailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Dadan di kantornya di bilangan Cikini, Jakarta pusat, ketika menerima audensi Staf Khusus Bupati Madina Irwan H Daulay, Kamis (23/2/2023).

Dalam pertemuan itu Dadan juga menjelaskan kondisi terakhir operasional perusahaan panas bumi tersebut pasca insiden yang menimbulkan korban keracunan di kalangan warga sekitar.

Saat ini, lanjut Dadan, pihak SMGP sudah dizinkan kembali melakukan operasional sebagaimana biasa untuk mencapai target sebagaimana kontrak hingga unit lima nantinya dengan total kapasitas terpasang 240 MWatt.

Posisi terkini, SMGP sudah berproduksi secara penuh hingga unit 3 dengan suplai mencapai 150 MWatt ke grid PLN.

Dadan dalam pertemuan itu yang didampingi Kasubdit Keteknikan dan Pengawasan Roy Chandra Harahap juga mengharapkan kedepan tidak terjadi lagi insiden yang merugikan masyarakat sekitar WKP, karena sebenarnya usaha panas bumi ini mestinya lebih aman dari jenis pembangkit listrik lain meskipun dalam kenyataan ada saja kecelakaan yang terjadi karena faktor alam maupun persoalan teknis di lapangan akibat kesalahan manusia.

“Kedepan kita akan terus mengevaluasi dan melakukan perbaikan-perbaikan sehingga insiden yang sama yang merugikan semua pihak dapat diminimalisir,” katanya.

Dalam pertemuan itu juga terungkap bahwa SMGP ternyata sedang berupaya menjual kepemilikannya kepada perusahaan lain dan informasi terakhir sudah ada 10 perusahaan swasta dalam negeri serta luar negeri yang menyatakan minat dan sedang melakukan negosiasi.

Upaya peralihan kepemilikan KS Orka sebagai pemilik saham mayoritas pada SMGP, lanjut Dadan, tidak menyalahi ketentuan dan dibolehkan dalam bentuk B to B (Business to Business) sepanjang calon pemilik memenuhi syarat kompetensi sesuai aturan dan kontrak yang disepakati.

Irwan Dauly menyerahkan dokumen kepada Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

Dalam pertemuan itu, Irwan mengajukan pertanyaan mengapa KS Orka berusaha menjual sahamnya? Dadan menjelaskan bahwa itu kemungkinan disebabkan oleh beberapa insiden belakangan ini yang sangat menggangu operasional perusahaan, hal ini tentunya sangat logis di mata pemerintah meskipun sebenarnya sangat disayangkan mengingat sudah berproduksi dan tinggal menyelesaikan dua unit lagi (unit 4 dan 5) dengan kapasitas terpasang nantinya sebesar 240 MWatt, dan berdasarkan hasil eksplorasi terbaru dapat mencapai 300 MWatt.

Irwan juga menjelaskan dalam pertemuan tersebut sebagaimana pesan Bupati Madina meminta pihak KemenESDM melakukan mediasi kepada manajemen SMGP agar Pemkab Madina memperoleh kepemilikan saham di usaha panas bumi tersebut atau menaikkan bonus produksi tanpa terlalu kaku menafsirkan undang-undang yang menetapkan maksimal kepemilikan asing 95% dan bonus produksi sejumlah 0.5%, karena menurut Irwan Daulay yang juga mantan dosen FT UNIMED  tersebut melalui upaya negosiasi banyak solusi yang bisa disepakati sehingga keberadaan usaha panas bumi ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Madina khususnya bagi warga sekitar.

Karena posisi saat ini, lanjut Irwan yang juga berprofesi sebagai pengembang properti ini, bahwa tidak banyak yang dapat dilakukan Pemkab Madina untuk mendorong perekonomian masyarakat dan perbaikan infrastruktur khususnya di sekitar WKP PT SMGP karena keterbatasan anggaran.

“Oleh karena itu dengan negosiasi saham dan bonus produksi, pendapatan daerah akan semakin besar dan pastinya sebagian akan digunakan untuk membangun perekonomian dan infrastruktur di sekitar WKP,” imbuhnya.

Irwan menyatakan, sesuai amanah bupati, dalam pertemuan itu KemenESDM diminta memfasilitasi pembicaraan dengan PT Supraco pemilik 5% saham SMGP untuk sebagian diserahkan kepada Pemkab Madina dalam bentuk goodwill, karena yang paling berhak memiliki saham lokal tersebut adalah Pemkab Madina. Dan ini merupakan kealpaan pemerintah daerah di masa lalu yang tidak berupaya memiliki saham goodwill saat lelang WKP, dan akhirnya diambil pihak Supraco.

“Oleh karena itu, saham ini sebenarnya wajib kita miliki bagaimanapun upayanya karena ini amanah rakyat kepada kami, seperti itulah sikap Bupati Madina untuk disampaikan kepada Dirjen EBTKE,” ungkap Irwan.

Pemkab Madina Mengajukan Pembangunan LPJU-TS Kepada Dirjen EBTKE

Dalam pertemuan yang sangat akrab tersebut sembari menikmati udara terbuka di Lt 2 gedung Ditjen EBTKE,  Irwan juga menjelaskan kepada media ini bahwa Pemkab Madina juga mengusulkan kepada Dirjen EBTKE Dadan Kusnadi agar tahun ini mendapatkan jatah Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (LPJU-TS) untuk dipasang di beberapa lokasi di Madina.

Irwan menjelaskan LPJU-TS ini sangat dibutuhkan, untuk penerangan pada malam hari di perkotaan dan pemukiman penduduk serta lokasi-lokasi yang belum teraliri jalur PLN.

“Sesuai arahan bupati Madina secara bertahap LPJU konvensional akan kita gantikan dengan tenaga surya. Selain untuk mendukung program nasional zero emition, juga menghemat anggaran daerah yang belakangan ini tekor dari jumlah Pajak Jalan Umum yang kita terima,” katanya.

Karena program ini berupa dana aspirasi dari anggota Komisi VII DPR RI, Dadan berjanji mendukung usulan tersebut dan akan membicarakannya dengan Lamhot Sinaga anggota Fraksi Partai Golkar dapil Sumut II dan menyarankan pihak Pemkab Madina juga ikut mengusulkan kepada Lamhot Sinaga.

“Karena sesuai aturan mereka yang menentukan titik LPJU-TS-nya baru kemudian dibangun oleh kementerian ESDM,” ujar Dadan.

“Sebagai informasi, tahun ini Provinsi Sumatera Utara mendapat jatah 400 titik LPJU-TS dan Madina diharapkan memperoleh setidaknya 150 dari 400 unit itu, dan untuk tahun berikutnya diharapkan secara bertahap mendapatkan porsi tambahan hingga seluruh lampu jalan di Madina menggunakan tenaga Surya,” pungkas Irwan. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya trik tersendiri agar direksi PLN di Jakarta mau menetap di Medan, Sumatera Utara. Mantan bos PLN ini mengaku sempat mengancam para direksi. “Kalau direksi enggak ada yang mau tinggal di Medan. Saya yang akan tinggal di Medan,” kisah Dahlan usai mengelar Rapim BUMN di […]

  • Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis […]

  • Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur makin dikenal sebagai etnis yang beragama Islam, bukan lagi Batak Kristen seperti selama ini anggapan orang di sana. Perubahan imej ini merupakan dampak dari banyaknya etnis Mandailing di Balikpapan yang tampil sebagai ustad. “Banyak etnis Mandailing yang ustad, bahkan sebagian ada yang dipanggil kiyai […]

  • Demokrat dan Hanura Kuasai Dapil V

    Demokrat dan Hanura Kuasai Dapil V

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk Dapil V (Daerah Pemilihan V) Partai Demokrat dan Partai Hanura memperoeh masing-masing 2 kursi. Dapil V meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Naga Juang, Huta Bargot, Bukit Malintang dan Kecamatan […]

  • Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri

    Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri

    • calendar_month Senin, 25 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Diduga karena cemburu, AH (25) warga Desa Simangambat TB Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, menikam istrinya SN (22 ) sehingga menyebabkan meninggal dunia. Peristiwa terjadi di rumah mereka, Senin (25/6) sekira pukul 08.00 WIB. Menurut saksi mata R ( 22 ) yang merupakan tetangga korban,  kronologi kejadian berawal dari pertengkaran dan […]

  • Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

    Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Seorang anak didampingi paman dan kakeknya mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara di Medan, Selasa (04/01/2011). Kedatangan mereka untuk mengadukan perlakuan pelecehan seksual atau sodomi yang dilakukan Martin Harun Munthe (39) warga Pasar V Mawar XII, Padang Bulan Medan, yang tak lain adalah ayah dari JJ (nama samaran) Kedatangan M […]

expand_less