Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
  • print Cetak

Direktur Indonesia Narcotic Watch Budi Tanjung( ist )

Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif.

Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan Irjen Pol. Agung Setya yang membandingkan kondisi riil Sumut dengan Provnsi Riau saat dia menjabat sebagai Kapolda di provinsi tetangga itu.

Budi Tanjung berharap upaya pemberantasan narkoba, terutama jenis ganja di Kabupaten Madina, menjadi salah satu program prioritas Irjen Pol. Agung Setya sebagai Kapolda Sumut.

“Alasannya, narkoba tergolong extra ordinary crime. Karena itu, penanganan dan pemberantasan narkoba juga harus dilakukan secara ekstra,” kata Budi Tanjung di Kantor INW, Komplek Bea Cukai Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2023).

Pria kelahiran Panyabungan yang akrab disapa Butan ini menilai aparat penegak hukum (APH), terutama kepolisian, kurang agresif melakukan langkah-langkah pencegahan dan peredaran narkoba di Madina. Kondisi ini terindikasi dari masih maraknya peredaran narkoba, terutama jenis ganja, hingga ke masyarakat kelas jelata di Madina.

“Hampir tiap hari kita mendengar kabar ada yang tertangkap karena mengonsumi dan menjual narkoba, terutama jenis ganja, di Madina. Bahkan di Pidoli, ada sepasang suami-istri yang mata pencaharian sehari-harinya dengan menjual narkoba,” katanya.

Melihat kondisi riil peredaran narkoba yang makin mengkhawatirkan masa depan generasi muda di Madina, Budi Tanjung mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol. Agung Setya menjadikan Kabupaten Madina sebagai target prioritas operasi pemberantasan narkoba.

“Sudah terkenal ganja berkualitas terbaik berasal dari Madina. Reputasi ganja dari Tor Sihite di Madina itu sudah menggeser ganja dari Aceh,” ungkapnya.

Butan meminta semua pihak bahu-membahu memberangus peredaran narkoba di kabupaten paling selatan Sumatera Utara ini. “Perang terhadap narkoba ini adalah perang semesta. Semua pihak harus proaktif terlibat,” kata jurnalis CNN Indonesia ini.

Menurut dia, bisnis gelap narkoba termasuk bisnis yang menjanjikan keuntungan secara instan. Itu sebabnya, banyak orang yang tergiur menjalankan bisnis haram ini.

“Saking menguntungkannya bisnis narkoba ini, yang tergiur menjalankannya nggak cuma masyarakat biasa. Aparat kepolisian pun banyak yang terperangkap bisnis ini. Sudah banyak contoh kasusnya, bahkan ada jenderal yang terlibat bisnis haram ini,” papar Budi. (Ril )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

  • Menag dan Bupati Madina Dilaporkan ke Bawaslu

    Menag dan Bupati Madina Dilaporkan ke Bawaslu

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Media Kumparan merilis berita, Senin (14/1/2018) tentang Aliansi Anak Bangsa yang melaporkan Menteri Agama dan Bupati Mandailing Natal ke Bawaslu, Senin (14/1) terkait dugaan pose satu jari. Di lead berita, Kumparan menulis “Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Bupati Mandailing Natal, Sumbar, Dahlan Hasan Nasution, dilaporkan ke Bawaslu terkait foto […]

  • Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Idealnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melakukan pemangkasan jumlah honorer (TKS) untuk percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal Pemkab Madina tahun 2022 di Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan. Sukhairi menyampaikan, saat ini pemerintah harus menganggarkan Rp 80 miliar […]

  • PSMS Medan kalah lagi

    PSMS Medan kalah lagi

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BONTANG – Bontang FC sukses menuai angka penuh di kandang setelah menundukkan PSMS Medan 2-0 di Stadion Mulawarman dalam lanjutan Liga Prima Indonesia (IPL) 2011/12, Sabtu (18/2). Raihan tiga angka mengangkat posisi Bontang FC ke peringkat tujuh klasemen sementara usai mengumpulkan poin sepuluh dari sembilan laga. Bontang FC menggeser Persiraja Banda Aceh, PSM Makassar dan […]

  • Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK KAPUNDUNG II (Mandailing Online) – Selain pembangunan fisik (infrastruktur), pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat perlu dalam memajukan daerah. Salah satunya adalah pendidikan. Desa Lubuk Kapundung II di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis tidak memiliki dua keistimewaan itu. Selain jalan darat yang belum terealisasi, hingga hari ini sejak mekar pada tahun 2007 […]

  • Polri: Tak ada penjemputan paksa

    Polri: Tak ada penjemputan paksa

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kepada Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Aliyus membantah telah mengirimkan personel Provos ke KPK untuk menjemput paksa lima anggotanya yang bertahan menjadi penyidik di KPK. Berdasar pesan singkat yang diterima Republika, Jumat (5/10), Suhardi menyatakan telah menelpon langsung Karo Provos. “Tidak Benar. Baru saja saya menelpon Karo Provos yang sudah […]

expand_less