Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Tahu Dimana Ngarijan Salim & Linda Kodrat? Laporkan!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak

Medan,

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu AS meminta bantuan masyakarat Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat, yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri dan buronan Interpol 182 Negara sejak Tahun 2006.

“Kita berharap bantuan seluruh masyarakat agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri itu, sehingga kasus perampasan aset Pemprovsu berupa lahan eks Studio Film di Jalan Sunggal Medan, dapat jelas,” kata Kapoldasu melalui Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto di Medan, Rabu (23/03/2011).

Ngarijan Salim menjadi DPO sesuai No Pol: DPO/34/VII/2006, sedangkan istrinya Linda Kodrat dengan No Pol: DPO/35/VII/2006/Dit Reskrim Poldasu, terkait “perampasan” aset Pemprovsu seluas 7.170 m2 dan 42.830 m2 di Jalan Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

“Walau DPO sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu, tapi bukan berarti DPO itu tidak ditindaklanjuti. Kita akan membuka kasus DPO atasnama Ngarijan Salim dan Linda Kodrat. Karena itu, masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan diharapkan memberikan informasi keberadaan Ngarijan Salim dan Linda Kodrat untuk dilakukan penangkapan,” tegas Agus.

Sebelumnya, Pjs Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat belum pernah diperiksa, maka DPO akan tetap berlaku sampai kapan pun.

“DPO tetap berlaku sampai kapanpun bila yang bersangkutan belum pernah diperiksa. Kalau penyidik Poldasu tidak menindaklanjuti surat DPO yang sudah dikeluarkan, maka penyidik telah melanggar hukum,” tegas Kombes Hery yang juga Direktur Binmas Poldasu.

Kombes Hery meminta, siapapun yang terlibat dan diyakini bisa memberikan keterangan agar kasus itu jelas, harus diperiksa, termasuk Hardi Mulyono, Anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar.

“Tidak ada yang kebal hukum di Negara Indonesia ini, semua manusia sama statusnya dihadapan hukum, jadi jangan penyidik Poldasu ragu-ragu,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Pusat Informasi Anggaran Rakyat (PINTAR) Uliyansyah Nasution didampingi Ketua Divisi Investigasi Fakhruddin meminta kepada Kapoldasu secepatnya menginstruksikan Dirreskrim Poldasu agar memeriksa “penjaga tanah” Hardi Mulyono.

Sebab, Hardy Mulyono selaku penerima kuasa dari Ngarijan Salim sebagai penjaga tanah eks lahan studio film bisa saja mengetahui keberadaan bosnya (Ngarijan Salim) itu.

“Kita sangat berharap kepada Kapoldasu secepatnya meminta Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto, harus memeriksa keterlibatan Hardi Mulyono,” ujarnya.

Alasannya, kata Fakhruddin membeberkan, pada 29 April 2006 di Kantor DPD Partai Golkar dilakukan “penyidangan” terhadap Hardi Mulyono sebagai Ketua Komisi A DPRD Medan ketika itu.

Selanjutnya, dalam pemeriksaan di Kantor DPD Partai Golkar Medan itu, dan dihadapan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan OK Chaidir dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar lainnya, Hardi Mulyono mengatakan, “Saya diminta Ngarijan Salim untuk menjaga tanah itu”.

Uliyansyah dan Fakhruddin mendukung Poldasu membuka kembali kasus penguasaan lahan eks Studio Film tersebut. Karena itu, diminta pihak Poldasu jangan ragu- untuk melakukan tindakan pemeriksaan dan pengusutan tuntas. Poldasu juga harus proaktif menyikapi kasus ini, sebab dalam kasus ini terdapat unsur tindak pidana. (BS-022)
SUMBER : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi Buka Kejuaraan Bola Voli Pra Porprovsu

    Sukhairi Buka Kejuaraan Bola Voli Pra Porprovsu

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Kejuaraan Bola Voli Pra Porprovsu seleksi 16 besar wilayah IV di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis (14/7). Pembukaan ini turut dihadiri Kapolres Madina, Wakapolres Madina, Ketua KONI Madina, dan Ketua BPVSI Madina. Dalam sambutannya, Bupati Madinah HM Jafar Suhairi Nasution mengucapkan […]

  • Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) – Informasi yang beredar,Saifullah Nasution Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) mangkir dalam panggilan ‘penyidik’ Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Madina terkait laporan LHKPN dirinya. Sumber menyebutkan, Saifullah dijadwalkan dimintai keterangan oleh divisi Penindakan Bawaslu Madina Rabu (20/11/2024), namun yang bersangkutan tidak hadir hingga batas waktu yang ditentukan. Terkait hal tersebut,Bawaslu […]

  • Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) tidak dapat membubarkan atau membekukan kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) karena BPA adalah organisasi yang tumbuh dari unsur raja-raja adat dari berbagai marga-marga di seluruh wilayah Mandailing. Itu dikatakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti SH.MH, Jum’at (14/11/2014), berpijak pada ketentuan Permendagri Nomor […]

  • Harga Karet Membaik di Madina

    Harga Karet Membaik di Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Harga karet dalam satu minggu terakhir beranjak naik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di pasar karet Kotanopan, Sabtu (24/8) harga tertinggi mencapai Rp.11.000/ Kg. Di pasar Bukit Malintang, Minggu (25/8) mencapai Rp.8.000/ Kg. Sebelumnya atau selama bulan Ramadhan lalu harga karet masih bercokol di kisaran 5.000 hingga 7.000 rupiah per kilo […]

  • Dua Pendeta Jadi Korban

    Dua Pendeta Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    * Termakan Isu Penculikan, Warga Pancurbatu Mengamuk * Poldasu Lacak Penebar Isu, 15 Tahun Penjara untuk Penganiaya MEDAN-Aksi main hakim sendiri terkait isu penculikan anak kembali terjadi. Kali ini di Kecamatan Pancurbatu, Selasa (14/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Keluarga pendeta dari Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) nyaris meninggal sia-sia dibakar warga yang tak percaya mereka pelayan […]

  • “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina. Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu […]

expand_less