Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
  • print Cetak

Photo ( istimewa )

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda saat pelaksanaan karnaval budaya dalam memperingati HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) Rabu 16/8/2023 membuat 5 orang warga Pidoli jadi korban. Korban minta Panitia tanggung jawab.

Ke 5 orang itu adalah M Bakhtiar Pulungan (18) mengalami tusukan sejam, M. Sahnan (17), kena celurit di punggung, Mhd. Husein (23) memar kena tonjok dibawah mata, Hendri Lubis, (24) kena tonjok di area bawah mata dan Anwar ( 14 ) patah tulang.

Menurut Ketua Naposo Bulung Pidoli Dolok Ahmad Gusdanil Hasibuan kepada Wartawan Kamis 17/8/2023. Keributan itu berawal saat rombongan karnaval Naposo Nauli Bukung Pidoli tiba di area Bank Mandiri Panyabungan, tiba tiba seorang lelaki mendekati peserta karnaval barisan umum naposo bulung Pidoli menanyakan pada peserta karnaval siapa yang memukul anaknya.

“Setiba di tegah barisan karnaval warga kelurahan pidoli dolok, si bapak itu bertanya mana orangnya yang memukul mu, lihat wajahnya, tanya bapak itu, si anak itu menjawab, tidak ada disini orangnya, “ujar Ahmad Gusdani menirukan percakapan anak dan bapak itu.

Saat bentrok peserta karnaval di depan kantor Kas Bank Mandiri Panyabungan ( ist )

Tidak berselang lama bapak dan remaja itu keluar dari barisan tim karnaval warga pidoli, lemparan batu pun muncul dari arah penonton menghujani replika tank peserta yang dilengkapi dengan meriam bambu, mobilan dirusak, sopir replika tank dikeroyok, akibatnya, sejumlah anggota Naposo Bulung mengalami luka-luka dan bahkan ada yang patah tulang dan selanjutnya dilarikan ke rumah sakit.

Sementara Mantan Wakil Ketua Naposo Bulung Pidoli Dolok Ismail Nasution menyampaikan, penyelenggara Karnaval HUT ke-78 RI kabupaten Mandailing Natal aneh, panitia tidak ada upaya untuk mengawal tim karnaval sampai ke finis dan aman hingga pulang sampai ke kampung halaman.

“Pengeroyokan pertama sudah sama-sama kita ketahui, itu terbukti dengan banyaknya postingan di medsos, anehnya, panitia tidak mau tau soal itu, dan akhirnya pengeroyokan kedua pun terjadi di area pom bensin Sipolu Polu, “ujar Ismail.

Kami masyarakat kelurahan Pidoli Dolok merasa kecewa terhadap pihak keamanan dan khususnya pihak penyelenggara Karnaval HUT ke-78 RI tahun 2023 ini.

“Warga kami dilempari, di keroyok hingga mengalami luka-luka dan bahkan ada yang patah tulang ini siapa yang bertanggung jawab, “ujar Ismail. ( red ).

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan, Bupati Madina Tetap Teguh Pimpin Upacara HGN

    Diguyur Hujan, Bupati Madina Tetap Teguh Pimpin Upacara HGN

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (25/11/ 2025) tetap berjalan khidmat meski berlangsung di bawah guyuran hujan, Bupati H. Saipullah Nasution yang bertindak sebagai inspektur upacara tetap teguh berdiri bersama ratusan guru di bawah guyuran hujan […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

    Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pernyataan Evaline Sago yang dirilis media Mitanews bukan pernyataan ancaman. Demikian rilis pers Kuasa Hukum PT. Tri Bahtera Srikandi, Ridwan Rangkuti,SH.MH, Senin (18/11/2019) Ridwan merujuk kalimat Evaline “kalau tidak lari, Desember Syafron akan selesai” yang dikutip Mitanews edisi Jum’at 15 November 2019. Ridwan menyatakan, secara hukum pernyataan Evaline tersebut […]

  • Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online): Sejumlah mahasiswa yang berkuliah di Medan asal Mandaing Natal ( Madina) berkumpul dan melakukan deklarasi mendukung paslon 01 Harun-Ichwan Aliansi Mahasiswa asal Madina yang yang tergabung dari beberapa kampus di medan yakni UINSU, USU DAN UNIMED itu beralasan, dukungan terhadap paslon Harun- Ichwan bukan tidak punya dasar. Mereka menganggap Pemerintahan sebelum […]

  • Bupati Pimpin Apel Pagi Satpol PP

    Bupati Pimpin Apel Pagi Satpol PP

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution memimpin apel pagi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Komplek Perkantoran Bupati Lama Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, Senin (04/07). Bupati mengaku, apel pagi khusus untuk Satpol PP ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi Satpol PP di Kabupaten Madina […]

  • PIONIR YANG HILANG

    PIONIR YANG HILANG

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Amir Hamdani Nasution, SHI.MH Sekitar tahun 2011-2014, saya dan Abdul Syukur Nasution (sekarang beliau menjadi pengabdi negara di Sibolga) begitu sering berkunjung ke rumah sejahrawan Mandailing yakni Basyral Hamidi Harahap (semasa beliau masih hidup) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Rumah Ompung (begitu panggilan kami) penuh dengan buku, dan ada satu bilah pedang […]

expand_less