Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan untuk membiayai urusan birokrasi semata. Kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung pada kemaslahatan masyarakat harus dikedepankan. Elemen masyarakat merasa dikebiri akan alokasi APBD Sidimpuan yang 75% nya dialokasikan untuk birokrasi.

Dana APBD Sidimpuan Tahun 2011 sebesar Rp435 miliar telah disahkan. Namun APBD itu dinilai sama sekali tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat kecil. Pasalnya, alokasi untuk infrastruktur sarana dan prasarana jauh lebih kecil yakni hanya sekitar Rp8 miliar.

Koordiantor Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Birokrasi Bersih (AMMPBB) Halomoan Harahap dalam siaran persnya yang diterima, Sabtu (26/03/2011) menegaskan masyarakat merasa dikebiri dengan alokasi APBD Sidimpuan 2011 yang lebih mengutamakan urusan birokrasi. Menurutnya, alokasi sebesar 75 persen untuk operasional PNS itu sama sekali tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dia menambahkan alokasi APBD bukan sekadar untuk pembiayaan PNS yang kami nilai telah sejahtera bila dilihat dari pendapatan dan honor bulananya. Ini sangat menyakitkan hati seluruh masyarakat di kota tercinta ini.

“Apakah APBD hanya untuk urusan birokrasi semata. Kami sangat kecewa karena ternyata alokasi APBD tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat,” ketusnya.

Halomooan yang juga Aktivis HMI Sumut itu juga mengungkapkan rasa penyesalannya karena birokrasi dan legislatif masih belum paham dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, alokasi APBD seharusnya lebih mementingkan kemaslahatan masyarakat dan bisa menyentuh langsung kebutuhan mendesak masyarakat.

Dia mencontohkan, biaya infrastruktur untuk perbaikan jalan dan irigasi merupakan kebutuhan mendesak yang langsung menyentuh kepada kepentingan masyarakat. Untuk itu, dirinya mendesak agar APBD tersebut dilakukan perubahan sesuai kebutuhan secara nyata di lapangan.

“Perbaikan jalan akan mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi Pemerintah Kota Padang Sidimpuan jelas-jelas mengetahui bahwasanya lebih sepuluh ribu orang menggantungkan hidupnya dari menarik becak. Artinya dengan kondisi jalan yang tidak baik pemko sudah mengabaikan hak-hak warganya. Juga bagi mereka para petani akan mudah melakukan distribusi usahanya bila infrastruktur dan jalan rayanya bagus. Dan bagi mereka para petani akan merasa sangat berguna bila irigasi mudah dijangkau,” ujar Halomoan memberikan solusi.

Kemudian, sambung Halomoan, besarnya alokasi untuk biaya birokrasi dinilai sangat menyakiti hati masyarakat. Pasalnya, kata Halomoan, birokrasi dianggap sudah mendapatkan fasilitas dari Negara dengan berkecekupan. Bila Tahun 2011 ini PNS mendapatkan alokasi dana yang begitu besar, maka alokasi itu dinilai sebagai kebijakan yang menghamburkan uang negara. Dengan tegas AMMPBB akan menolak segala bentuk kegiatan yang tidak pro rakyat yang dialokasikan dari uang rakyat.

“Selain dianggap sebagai kebijakan yang tidak pro rakyat, APBD itu sama sekali jauh dari usaha untuk mensejahterakan rakyat,” tukasnya. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunggu Pengumuman, Honorer K2 Diimbau Tetap Tenang

    Tunggu Pengumuman, Honorer K2 Diimbau Tetap Tenang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Forum Honorer Indonesia (FHI) mengimbau agar seluruh tenaga honorer kategori dua (K2) bersikap tenang dalam menunggu pengumuman kelulusan, yang hingga Rabu (5/2) petang ini belum juga dipublikasikan.  Seluruh honorer diminta menciptakan suasana yang baik, nyaman, dan aman. “FHI mengimbau dan mengajak kepada seluruh tenaga honorer untuk dapat menahan diri dan bijak menerima hasil […]

  • Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal, Musaddad Daulay, diminta menindak tegas oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 142632 Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, berinisial M yang tidak disiplin dan telah bertahun-tahun tidak mempedulikan kelangsungan proses belajar di sekolah itu. “Kadisdik harus segera menindaklanjuti keluhan para orangtua murid tersebut. Tindakan tegas sudah pantas diberikan kepada […]

  • Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Erika Pardede Indonesia merupakan negara ke­pu­­la­uan yang memiliki ben­tangan pantai yang sangat pan­jang mencapai 956,181 km, dimana sekitar 4,25 juta hektar terdiri dari hutan mangrove. Hutan mangrove ada­lah tipe hutan yang terdapat di se­panjang pantai atau muara sungai yang di­pengaruhi oleh pasang surut air laut, yaitu tergenang air laut pada waktu pa­sang dan […]

  • 17 Tahun Terbaring Sakit, Bupati Janji Bantu Usman

    17 Tahun Terbaring Sakit, Bupati Janji Bantu Usman

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Usman Zulkahfi (17) remaja, yang sejak lahir tak bisa berbuat apa-apa dan hanya terbaring di rumah panggung dan setiap hari ditemani ibunya, Rosmaita (43), dalam waktu dekat akan merasa lega. Pasalnya, Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara berjanji akan mengecek kesehatan Usman dan akan menindaklanjuti pengobatannya. […]

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

  • Life Skill Program Tepat Untuk Tempah Pemuda Mandiri

    Life Skill Program Tepat Untuk Tempah Pemuda Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) Upaya pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam mewujudkan program kerja baru salah satunya adalah dengan menerapkan program life skill, meski program ini belum berjalan tetapi diyakini akan membawa perubaha yang signifikan bagi kemandirian pemuda di Madina Demikian disampaikan oleh Kadispora, Budpar melalui Kasi Bina kewirausahaan pemuda, Daniel Rangkuti kepada MO, Jumat di Panyabungan, […]

expand_less