Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

2 Diduga Pelaku Pembacokan Dibawa ke TKP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
  • print Cetak


POLRES- Hingga Jumat (15/4) Polres Madina belum menetapkan siapa pelaku di balik perampokan yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu hingga menewaskan Nurazmi (60). Namun, polisi telah mengamankan 2 orang yang diduga pelaku dari Pematangsiantar Kamis (14/4) dan langsung dibawa ke TKP.
Hal ini dibenarkan Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim AKP SM Siregar SH saat dikonfirmasi METRO, Jumat (15/4).
Saat ditanya apakah kedua orang itu sudah menjadi tersangka atau belum, Kasat masih belum memberikan penjelasan. Sebab, pihaknya masih dalam proses lidik. “Dua orang yang dibawa dari Pematangsiantar langsung dibawa ke TKP untuk melakukan cross cek lapangan dan akan diminta keterangan,” sebut SM Siregar.
Sementara itu Kasubbag Humasy Polres Madina AKP E Banjarnahor saat dihubungi METRO menyebutkan, proses hukum atas kasus pembacokan dan perampokan di Tabuyung masih dalam proses penyelidikan. Untuk sementara Polres belum banyak memberikan keterangan seputar siapa pelaku di balik tragedi berdarah dini hari pekan lalu.
“Kasus sedang dalam lidik, untuk sementara belum banyak keterangan yang kita peroleh. Kita tunggu dulu informasi dari petugas yang saat ini masih di lapangan” kata AKP E Banjarnahor.
Sebelumnya diberitakan, satu keluarga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina, diserang kawanan orang tak dikenal, Kamis (7/4) dini hari. Dalam peristiwa itu pasangan suami istri, seorang nenek, dan pemuda, ditendang, dipukul, dan dibacok.
Adalah Jarobatan (50) dan Nurazmi (60), pasangan suami istri yang menjadi korban. Lalu ibu Nurasmi, Musdalifah (80) dan Julham (25). Keesokan harinya, Nurazmi tewas usai dioperasi di bagian kepala. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M. Ma’ruf Direktur-Religious Democracy Institute …….Kurdi sudah pasti tidak akan mendapatkan kemerdekaan sebagai negara normal, tapi kemungkinan besar malah akan menjadi daerah jajahan baru sebagai tempat pangkalan militer AS dan Israel untuk bermimpi menyerang Iran melalui tangan suku Kurdi…….   Eforia berita hasil referendum kemerdekaan Kurdi terus menghiasi media lokal dan Internasional. Komisi […]

  • Dirjen EBTKE : SMGP Harus Dukung Pemkab Madina Bangun Daerah

    Dirjen EBTKE : SMGP Harus Dukung Pemkab Madina Bangun Daerah

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengimbau PT Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP) bekerjasama dengan Pemkab Madina membangun daerah. Terutama mendukung perekonomian desa-desa sekitar wilayah kerja SMGP. SMGP adalah perusahaan panas bumi yang memiliki Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) di Desa Sibanggor Tonga dan beberapa desa lainnya di Kabupaten Madailing Natal (Madina), […]

  • Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar tiga puluh mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) berunjukrasa mendesak penegakan pemberantasan korupsi di Madina. Unjukrasa hari Selasa (16/2) itu dimulai dari kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi, lalu ke kantor bupati Mandailing Natal (Madina) dan diteruskan ke DPRD Madina. Pengunjukrasa mendesak penghapusan […]

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 2)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 2)

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kota Multi Etnis Oleh : Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Pusat Kebudayaan Sejarah tamaddun, peradaban, mencatat bahwa sungai adalah sarana peradaban yang tinggi. Sarana itu dimiliki oleh kota Panyabungan yaitu beberapa sungai: Batang Gadis, Aek Pohon, Aek Mata, dan Aek Rantopuran yang mengaliri areal persawahan yang sangat luas di bagian barat Panyabungan. Keadaan alam […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

  • Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    gambar kelompok kera di sekitar warung Pak Syafri (foto: Maradotang Pulungan) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bila anda berkunjung ke komplek perkantoran pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), singgah lah di warung pecal sederhana persis disamping kantor Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Madina. Warung sederhana milik Pak Syafri selain menyajikan panganan pecal dan goreng-gorengan, juga memberikan pemandangan menarik […]

expand_less