Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


P. Sidimpuan,

Direncanakan akhir tahun 2011 atau tepatnya bulan Desember, tambang emas di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan mulai berproduksi.

Demikian Permitting & Government Relation Manager G-Rosurces Martabe, Linda Siahaan kepada Analisa disela-sela kunjungan Bupati H. Syahrul M Pasaribu bersama sejumlah anggota komisi D DPRD SU di tambang mas Bt Toru Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (20/4) sore.

Dikatakan, saat ini perusahaan pertambangan emas yang telah berganti kepemilikan dari Aginrcourt, Australia ke G. Resources, Hongkong ,sudah memasuki tahap konstruksi.

“Direncanakan tahapan konstruksi berlangsung 5 hingga 9 bulan kedepan, sehingga akhir desember tambang emas ini sudah bisa memasuki tahapan produksi seiring semua infrastruktur penunjang perusahaan selesai, “katanya.

Dijelaskan, sebelumnya Agricourt sempat menghentikan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tambang emas di Batang Toru, Sumut karena perusahaan pertambangan asal Australia itu mengalami dampak akibat krisis keuangan global.

“Sejak Februari 2009, perusahaan itu sempat merumahkan karyawan harian dan kontrak selama setahun lebih, sebelum lokasi pertambangan emas itu dilepas kepemilikannya kepada G. Resources, Hongkong. Itulah sebenarnya salah satu alasan kenapa hingga saat ini tambang ini belum berproduksi,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kandungan mineral yang bernilai ekonomis tinggi pada proyek Martabe tersebut, Linda mengatakan, sumber daya emas di tambang Martabe sekitar 6,5 juta ons dan perak 66,4 juta ons.

Namun yang sudah dipastikan, cadangan emasnya sekitar 2,7 juta ons dan perak 32,8 juta ons,” terangnya sembari menyebut, wilayah eksplorasi kontrak karya G-Resources seluas 163.927 hektare, membentang di wilayah Kabupaten Tapsel, Taput, Tapteng,Madina dan Kota P. Sidimpuan.

Lebih lanjut Linda mengatakan, kendala dan kesulitan yang dihadapi G-Resources saat ini adalah, teknis lahan berupa pergeseran lokasi pembangunan pabrik, dan hujan terus menerus yang mengakibatkan pekerjaan lapangan harus dihentikan.

Terkait ganti rugi lahan dan invetasi yang ditargetkan G-Resources di proyek Martabe ini Linda mengatakan, lahan warga yang sudah diganti rugi sekitar 1.000 Ha dan untuk sementara tidak ada lagi ganti rugi. Sedangkan investasi yang ditanamkan untuk proyek ini sekitar US$440 juta atau sekitar Rp 3,5 Triliun lebih.

Terpisah, Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu mengungkapkan harapan agar proses konstruksi dapat selesai sesuai jadwal yang ditentukan, sehingga tahapan produksi dapat segera dilakukan. (hih/sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menolak menandatangani dokumen tentang batas baru Kabupaten Madina-Kabupaten Tepsel. Penolakan itu sebagai bentuk keberatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Madina. Rencana penetapan batas wilayah dua kabupaten yang berada […]

  • Pecandu Batu Akik Menurun

    Pecandu Batu Akik Menurun

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Peminat batu akik menurun di Madina sejak 3 bulan terakhir. Sebelumnya, demam terhadap batu cincin ini sangat meriah di Madina (Mandailing Natal) ditandai dengan menjamurnya unit-unit penjualan dan tukang asah batu akik di seantro Madina yang selalu diramaikan oleh pengunjung tiap hari. “Demam batu akik cuma sekitar setahun aja, kini […]

  • Bupati dan Wabup Salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur

    Bupati dan Wabup Salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution melaksanakan salat Iduladha 1443 H di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan,Kecamatan Panyabungan, Minggu (10/7). Bupati Madina tiba di masjid bersama istri dan anak-anaknya pukul 07.00 WIB disambut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan […]

  • Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Drg. Bidasari dikukuhkan kembali sebagai Direktur Direktur RSU (Rumah sakit Umum) Panyabungan, Rabu (5/4/2017). Pengukuhan itu bersemaan dengan pengukuhan dan pelantikan sejumlah pejabat eseleon III dan IV di RSU Panyabungan. Termasuk pelantikan dr Ahmad Ikhsan Nasution sebagai Direktur RSU Natal. Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di aula […]

  • PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI DISTRIBUSI BBM   Oleh: Rahmad Daulay*   PROLOG Antrian BBM pasca banjir bandang di Sumatra kembali memperlihatkan rapuhnya rantai distribusi BBM ketika daerah dilanda bencana alam. Banjir yang merendam jalan utama merusak jembatan dan menghambat mobilitas membuat suplai BBM dari terminal ke SPBU tersendat. Situasi ini menyebabkan masyarakat terpaksa mengantri berjam-jam hanya […]

  • DPRD Sumut Berjanji Perjuangkan Nasib Guru Honor

    DPRD Sumut Berjanji Perjuangkan Nasib Guru Honor

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan serta Komisi E Bidang Kesejahteraan Sosial menegaskan komitmennya untuk senantiasa memperjuangkan nasib para guru honor di daerah itu. “Kita tetap komitmen dan konsisten memperjuangkan guru honor menjadi PNS (pegawai negeri sipil),” tegas Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga koordinator Komisi […]

expand_less